Penjelasan Etimologi, Mencipta dan Membuat

Melalui etimologi bahasa, kita dapat mengetahui bahwa pengertian itu pada umumnya hadir sesudah benda atau kejadiannya dikenali. Misalnya kata "burung", tersebut pasti hadir setelah orang menyaksikan burung kemudian memberinya nama. Contoh beda lagi contohnya "berlari", tersebut pasti hadir setelah terdapat orang yang berlari dan kegiatan itu butuh diberi nama.


Selain tersebut ada juga pengertian yang hadir walaupun bendanya tidak dikenali. Contohnya tuhan, malaikat, setan, roh, hantu, sorga, neraka, astral plane, alam gaib dan lain2. Walaupun benda2 tersebut tidak dikenali, namun ada pengertian yang diciptakan dengan mengacu pada benda2 lainnya. Cara kerjanya tidak lain jauh dengan membuat khayalan atau idea. Jadi khayalan itu ada pun yang telah diberi nama seperti misal benda2 tadi. Contohnya, "hantu" ialah sesuatu mahluk yang berbentuk laksana gas, tidak santap dan minum, tidak jelas asal usulnya, suka nakut2in manusia, dapat menembus benda2 padat lainnya namun tidak dapat menembus bumi. Kita lihat ada tidak banyak flaws dalam soal menjebol bumi itu. :))


Sekarang kita kupas asal kata "penciptaan" (creation). Apakah yang dinamakan kreasi? Kreasi ialah hasil olah pikir yang diwujudkan secara fisik. Contohnya contohnya saya menciptakan kreasi seni melipat kertas (origami). Origami yang sudah terbentuk dari hasil benak saya tersebut disebut sebagai kreasi saya, atau ciptaan saya. Jadi, pengertian penciptaan ialah "the act of making, inventing, or producing" (Merriam Webster), atau menyelenggarakan hasil karya dengan teknik membuat atau memproduksi. Kita dapat amati bahwa dalam penciptaan tersebut ada bahan baku dan terdapat ruangannya untuk menanam bahan baku tersebut dan mengolahnya. Kita lihat bahwa mencipta tersebut hanyalah mengubah format atau komposisi dengan teknik assembling, converting, reengineering, transforming, mutating dan sejenisnya. Tidak terdapat yang berkurang atau berlebih secara gaib, semuanya jelas sumbernya dari mana dan sisanya dilemparkan kemana.

Dalam perkembangannya kata kreasi tersebut kemudian diplesetkan oleh kaum agamis menjadi membuat sesuatu tanpa bahan baku. Padahal seumur2 tidak pernah terdapat bukti manusia dapat menciptakan sesuatu tanpa bahan baku.

Jadi bila ada orang2 yang menuliskan bahwa alam ini "diciptakan" tanpa bahan baku, diperbanyak dengan sedkit rapalan semacam kun fayakun atau abrakadabra, maka dapat kita lihat sebenarnya siapa yang suka berimajinasi dan suka menciptakan plesetan pengertian melenceng dari pengertian awalnya. Sesuatu yang dimulai dengan plesetan tentu hasil akhirnya bakal kepleset-pleset. Percayalah.... :))                      

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor