Persepsi adalah

Pada sebuah saat tentu kita pernah menyaksikan benda bergerak diantara ranting pepohonan. benda tersebut berwarna gelap dan berpindah2 dari satu dahan ke dahan yang lain. Dari mula kita sudah mengasumsikan bahwa itu ialah binatang, melulu saja belum jelas binatangnya apa. Tidak barangkali kita mengasumsikan itu ialah sepeda motor mini atau pesawat remote control yang dapat bergerak laksana itu. Kita simaklah bahwa di sini anda sudah memakai praduga mula atau persepsi awal. Kemampuan menciptakan praduga ini paling tergantung pada jumlah data yang terdapat di kenangan kita.


Setelah anda semakin mendekati pohon2 itu, barulah dapat diketahui bahwa itu ialah anak2 musang yang sedang berkejar2an. Kita dapat tahu itu ialah musang sebab ada database musang dalam kenangan kita.


Kalau anda ringkas, terdapat tahapan mula berupa persepsi, yang disusul dengan pemantauan dan akhirnya hingga pada kesimpulan andai data tersebut telah ada di kenangan kita.

Yang menjadi masalah ialah jika persepsi mula sudah keliru, misalnya mengasumsikan itu ialah sepeda motor mini, sesudah itu diperbanyak lagi dengan pengambilan benang merah yang keliru sebab benda tersebut melulu serupa2 dengan yang terdapat di database kenangan kita. Misalkan disangka kucing sebenarnya musang.

Kita lihat ini ialah fenomena yang jelas2 dapat diindera tetapi dapat menghasilkan benang merah yang salah. Bayangkan andai yang anda lihat tersebut hanyalah khayalan yang tidak dapat diindera, anggaplah khayalan yang hadir pada masa-masa meditasi atau pada waktu situasi setengah sadar, kira2 seberapa besar bisa jadi salahnya dikomparasikan benarnya?                       
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor