Arti Cinta Biologis Dan Sejati

Anda tahu arti cinta? Cinta yaitu sebuah fitrah yang akan selalu ada di dalam diri insan walau daerah berlabuhnya sanggup berganti-gati, hilang atau kembali. Ia bukan hanya untuk jalinan antar lawan jenis. Ia juga untuk jalinan seluruh kehidupan. Bila cinta harta, tentu inilah cinta. Bila cinta wanita, tentu juga cinta. Dan sebagainya. Ia ada di aneka macam daerah dimana dia mau menempatinya.

 Cinta yaitu sebuah fitrah yang akan selalu ada di dalam diri insan walau daerah berlab Arti Cinta Biologis dan Sejati

Bila mengkaitkan cinta untuk jalinan antar lawan jenis, maka akan berhadapan dua jenis cinta. Ada cinta biologis dan sejati alias murni.




Apakah ada yang salah dengan pembagian cinta di atas? Silahkan anda menyalahkan pembagian ini. Namun aku akan menjelaskan keduanya. Karena pembagian ini hanya sekedar untuk memahami mengenai arti cinta pada lawan jenis.

1. Arti Cinta Biologis

 Kapan anda jatuh cinta pada lawan jenis? Apakah semenjak kecil anda sudah menyayangi lawan jenis? Tentu tidak kan? Yang niscaya anda sudah sanggup menyayangi lawan jenis dikala sudah tahu wacana cinta dan sudah berumur remaja. Anda setuju dalam hal untuk pengertian cinta biologis ini?

Bila memang anda menyayangi lawan jenis dikala masa puber datang, masa remaja, maka ada makna apa dalam hal ini? Silahkan anda bayangkan dikala menyayangi lawan jenis. Apa yang anda rasakan pada lawan jenis? Anda mencicipi jantung berdegup kencang, gugup, merasa ada getaran di tubuh dan ada reaksi di kelamin. Setuju?

Apakah ini cinta atau memang nafsu biologis? Ini benar-benar cinta. Cinta yang mirip ini yaitu rasa ketertarikan pada sesuatu yang sesuai dengan nafsu biologisnya. Disebut juga cinta biologis. Bila memang nafsu biologisnya tertarik pada lawan jenis yang berambut merah, berkulit putih dan berhidung mancung, maka itulah pilihannya.

Coba anda perhatikan orang yang tidak normal. Misal penyuka sesama jenis. Kira-kira akan menyayangi lawan jenis tidak? Tidak akan mencinta lawan jenis dalam segi biologis. Karena memang nafsu biologis tidak menawarkan daerah untuk lawan jenis.

Contoh lagi yang gampang. Begini, anda menyukai lawan jenis. Secara umum, anda menyukai lawan jenis. Karena anda normal. Namun lawan jenis yang mirip apa? Nah, niscaya anda akan menentukan lagi yang sesuai dengan nafsu biologisnya. Anda akan menentukan lawan jenis yang berambut ikal, berbadan kurus, dan berbibir tipis. Bila anda melihat lawan jenis yang berbeda, maka belum tentu tertarik dengannnya padahal sama-sama lawan jenis.

2. Arti Cinta Sejati

 Bila hanya tertarik pada lawan jenis dan tertarik pada jenis yang terpilih sesuai nafsu biologisnya maka ini belum dikatakan cinta sejati. Bila memang kondisi lawan jenis bermetamorfosis sosok yang tidak disukai nafsu biologisnya, apakah dijamin masih ada cinta? Tentu akan berkurang rasa cintanya. Karena memang belum ada cinta sejati yang besar dalam hatinya.

Pengertian cinta sejati tidak memandang siapa yang dicintainya. Ia hanya memandang sesuatu yang layak dicintainya. Bisa menyayangi sesama jenis dan tentu sanggup menyayangi lawan jenis. Karena tujuannya bukan lagi untuk pemenuhan nafsu biologis tetapi sudah kepada pemenuhan jiwa akan kebaikan-kebaikan cinta. Inilah cinta sejati.

Bukan berarti orang yang menyayangi sesama jenis dikatakan tidak normal. Kalau tidak normal, maka tidak normal juga menyayangi orang tua, menyayangi saudara kandung dan menyayangi diri kita sendiri. Walau arah cinta sejati sanggup ke kekasih, sesama jenis, saudara kandung atau orang tua, tetap dikatakan normal.

Bila ada orang yang berkata cinta namun sering menyakiti pasangan maka niscaya hanya sedikit cinta sejati yang ada di dalam dirinya. Hanya cinta biologis yang ada di dalam dirinya. Karena memang tidak ada kebaikan-kebaikan dalam hubungan cintanya.

Untuk itu, penting kita mempunyai cinta sejati alasannya yaitu tujuan cinta sejati yaitu untuk pemenuhan jiwa pada kebaikan-kebaikan cinta.

***

Cinta biologis yaitu sebagai bentuk kenormalan seorang insan saja. Layaknya binatang yang mempunyai ketertarikan pada lawan jenis di dunia hewan. Karena tujuannya yaitu supaya mau menjalin hubungan seksual dengan dasar pernikahan. Pada ujungnya untuk mengembangbiakkan makhluk hidup: dalam hal ini manusia.

Namun cinta biologis tanpa dicampuri kesejatiannya, akan mengalami penurunan seiring daya tarik lawan jenisnya menurun. Sehingga perlu kesejatian cinta supaya sanggup mendapatkan apa adanya. Walau secara biologis menurun namun tidak menurunkan rasa tanggungjawab, perhatian, dan perilaku baik lainnya.

Cinta biologis ibaranya jasad dan cinta sejati menyerupai yaitu ruhnya. Jasad akan menentukan jasad dan ruh akan menentukan ruh. Namun jasad simpel luntur dan ruh tetap kekal. Sehingga tidak asing kalau ada orang yang selalu menyayangi kekasih walau jasad sudah terkubur dalam tanah. Karena yang bekerjasama yaitu ruh dengan ruh.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor