Cerita Misteri Penampakan Hantu Pocong Angker Pesugihan

Cerita Misteri Berburu Penampakan Hantu Pocong Setan Seram Pesugihan Kaprikornus Jadian Keliling Desa

Cerita Misteri hari ini akan membuatkan kisah Berburu penampakan hantu pocong pesugihan atau pocong jadi jadian oleh insan yang bersekutu dengan setan.Inilah Cerita mistis penampakan hantu pocong seram jadi jadian.

Cerita Mistis Pocong.Mitos Mistis Pesugihan.Seperti halnya di kawasan kampung dan dusun di aneka macam pelosok, di kawasan saya pun, Indramayu, kata pesugihan atau nyupang istilah dan bahasa Indramayu sudah sangat terdengar familiar di indera pendengaran para warga kampung atau pun dusun di desa kami. Saking familiarnya sampai-sampai kalau ada orang kaya mendadak atau usahanya maju pesat maka banyak warga yang bilang kemungkinan dia menganut ilmu pesugihan, atau pun berkolaborasi dengan setan supaya kaya.

Memang terdengar naif, tapi itulah realita yang ada di desa kami, biarpun dibicarakan secara berbisik-bisik atau istilahnya bisik-bisik tetangga, tapi hal semacam ini sudah menjadi semacam kebiasaan warga kampung kami, terutama para ibu-ibu kalau sedang ngerumpi di teras-teras rumah tempat mereka berkumpul.

Pengalaman CeritaMisteri ini memang kejadiannya sudah berlangsung sangat lama, tapi tidak ada salahnya membuatkan Cerita Mistis ini sekarang.
 Cerita Misteri Berburu Penampakan Hantu Pocong Setan Seram Pesugihan Kaprikornus Jadian Keliling Cerita Misteri Penampakan Hantu Pocong Seram Pesugihan

Al kisah di suatu desa kami, sebut saja di desa Cibuntu, yang ada di ujung barat kabupaten lndramayu, atau perbatasan dengan kabupaten Subang, malam itu semilir angin begitu lembut sepoi-sepoi menerpa wajahku.

Suasana malam yang cerah, langit begitu cerahnya dengan dihiasi bintang-bintang yang begitu Indah dipandang mata, sedang enak-enak nya memandangi bintang bintang dan menerawang di langit lepas, tiba-tiba saja saya dikejutkan oleh bunyi salah seorang sahabat yang dengan seketika Iangsung membuyarkan lamunanku, sebut saja namanya Kasrim, “Jangan terdiam saja nanti kau ditemenin hantu Iho...” kata kasrim, kemudian dengan senyum kecut, saya menyeletuk, “Mana ada Srim sore-sore begini ada setan gentayangan, paling ada juga janda bohay yang lewat,”jawabku sambil bergurau.

Cerita Mistis Misteri Penampakan Hantu Seram Setan Pocong Pesugihan Keliling


Lalu Kasrim pun menimpali “apa Kamu gaktahu ya? Baru gres ini orang-orang lagi geger,Kebanyakan sedang membicarakan bahwa ada penampakan hantu pocong jadi-jadian berkeliaran ketika malam Jum’at Kliwon.”

“Ah yang bener Srim,”jawabku hirau tak acuh.

“Bener!” jawab Kasrim dengan serius.

Akhirnya dengan rasa penuh ingin tau saya bertanya lagi, “Emang kau tahu dari mana?” Lalu kasrim menjawab “Tahu dari ibu Darmi yang rumahnya di ujung kampung kita ini, kata ibu Darmi pas malam Jum’at Kliwon dia melihat ada hantu pocong di depan rumahnya.”

“Memang kronologinya gimana,” tanyaku lagi tambah penasaran.

Lalu Kasrim bercerita, katanya, Entah kenapa dan ada apa pada malam jum’at Kliwon itu ibu Darmi susah tidur, sudah beberapa kali matanya coba dipejamkan, tapi percuma, matanya masib saja sangat susah untuk dipejamkan, ga mau tidur juga, kemudian dia keluar dari kamar menuju ruang tamu, untuk duduk-duduk di dingklik depan.

Baru saja ibu Darmi duduk, tiba-tiba saja dia dikejutkan oleh bunyi gedubrak di teras depan rumahnya. Dengan reflek bu Darmi segera beranjak dari dingklik untuk mengetahui apa yang terjdi di teras depan rumahnya. Melalul jendela rumahnya yang terletak agak tinggi, ibu Darmi berjalan berjinjit-jinjit dengan maksud supaya hingga kepalanya sanggup untuk melihat ke luar rumahnya tanpa terdengar.

Dengan perasaan takut campur penasaran, diapun memberanikan diri mengintip melalui hordeng jendela rumahnya. Dia melihat ke teras depan rumahnya, betapa sangat terkejutnya hati bu Darmi ketika melihat ada satu sosok di pekarangan rumahnya berbentuk pocong. Dia tak percaya dengan pandangannya sendiri, dia pun mengucek-ngucek matanya untuk Iebih memastikan lagi, apa benar yang dilihat di depan pekarangan rumahnya itu yakni pocong.

Walaupun bu Darmi sudah mengucek ngucek matanya, pocong tersebut masih ada, dan yang lebih ingin tau lagi pocong tersebut kakinya melekat di tanah, Karena konon kata orang, kalau pocong sungguhan kakinya tidaklah menyentuh tanah.

Beberapa detik bu Darmi hanya tertegun, tiba-tiba saja si pocong tersebut menoleh ke arah bu Darni. Yang menciptakan bu Darni bertambah terkejut ternyata wajah berupa pocong tersebut sangat bu Darni kenal. Setelah menoleh pocong tersebut pergi mirip di film-film, wusssh jalannya Secepat kilat, demikian Kasrim berkata sambil mengakhiri ceritanya. Tapi kata Kasrim bu Darni engga mau menyebut siapa orangnya, itu pula yang menciptakan kami makin penasaran.

Berawal dari dongeng Kasrim tersebut, kesudahannya Kasrim setuju untuk pergi mendatangi orang yang mempunyal ilmu Iinuwih di desa kami, tidak hingga memakan waktu Iama,kira-kira hanya 5 menitan, tibalah kami di rumah orang yang dituakan di desa kami, dia berjulukan kang Rasilah.

Orangnya berpenampilan sangat kalem, dan bicaranya ceplas-ceplos, makanya kami sanggup bersahabat dengan beliau. Setelah uluk salam sambil mengetuk pintu rumahnya, keluarlah kang Rasilah, begitu kami memanggil beliau. Sambil menjawab salam kami, kang Rasilah kemudian mempersilakan kami berdua masuk, kemudian saya dan Kasrim masuk dan duduk di dingklik yang berjejer rapi di dalam ruangan tersebut.

Setelah duduk kang Rasilah membuka pertanyaan kepada kami. “Ada apa malam malam begini kalian tiba menemuiku.” Lalu saya jawab “Begini kang, tadi Kasrim bercerita panjang lebar sama saya katanya di gang sebelah ada pocong jadi-jadian alias nyupang!” Jawabku, kemudian kang Rasilah menimpali, “Ya memang, sebetulnya saya sudah tahu itu...” jawabnya.Jawaban dia sontak menciptakan saya dan Kasrim melongo.

“Lalu kau mau apa,” tanya kang Rasilah.

“Sebagai anak muda yang serba ingin tahu, alias penasaran, apa salahnya kang kalau kita pergi ke sana kang, siapa tahu sanggup menjumpai penampakan hantu pocong jadi-jadian tersebut,” jawabku.

Kang Rasilah tertegun sejenak dan berkata “Iya boleh saja, saya mau, tapi kalau seandainya nanti kita bertemu dengan pocong jadi-jadian tersebut, saya minta pada kalian berdua, biar jangan hingga kalian ngomong kepada orang-orang apa yang akan kalian ketahui nanti, alasannya yakni takutnya menjadi fitnah, lagian kan belum tentu orang yang menjadi pocong tersebut telah merugikan kita,” terang kang Rasilah.

Seperti dikomando saja kami berdua pun kompak menjawab “lya kang, beres... “

Kemudian kang Rasilah masuk ke kamarnya dan keluar lagi sambil membawa sebilah keris yang berukuran rada kecil, kira-kira berukuran 5 centimeter saja, kemudian dimasukkan keris tersebut ke sakunya.

Kemudian kang Rasilah pun mengajak kami berdua pergi ke tempat awal pertama pocong jadi-jadian tersebut terlihat di teras bu Darni. Tepat nya di ujung desa kami yang tempatnya masih banyak lahan-lahan kosongnya. Dengan berjalan kaki, kina-kira 30 menit sampailah kami bertiga ke tempat tersebut. Hari sudah sangat malam kira kira jam 23 WIB. Suara daun pohon yang diterpa angin, dan bunyi lolongan anjing dari kejauhan yang menciptakan suasana terasa makin mencekam.

Sebenannya saya dan Kasrim agak takut dengan suasana sepenti ini, cuma alasannya yakni ditemani kang Rasilah yang menciptakan saya dan Kasrim jadi berani. Kami berdua dengan Kasrim saling pandang, kemudian kang Rasilah berkata, ‘Kalau benar pocong jadi-jadian itu ada, niscaya sebentar lagi dia keluar, ayo kita bersembunyi saja di balik pohon besar tersebut.”

Lalu kami bertiga mencari tempat persembunyian biar tak terlihat pocong yang kami tunggu di balik pohon tersebut. Di tengah kegelapan malam, dengan perasaan dag dig dug, campur ingin tau kami bertiga dengan sabar menunggu di balik pohon besar tersebut. Benar saja apa yang dikatakan kang Rasilah tidak berapa ama kami menunggu, kira-kira hanya setengah jam, muncullah dari rerimbunan pohon satu sosok berbentuk putih, yang usang kelamaan semakin terlihat terang di antara ceIah celah pohon yang besar-besar, ya dialah pocong jadi-jadian yang selama ini menjadi pembicaraan ramai di masyarakat kampung kami.

Cerita Misteri Kisah Nyata Mistis Berburu Penampakan Hantu Setan pocong Seram


Dengan tidak menyadari keberadaan kami, pocong jadi-jadian tersebut melintas ke arah jalan Setapak yang tak jauh dari tempat pohon kami besembunyi. Lalu dengan terpekik di dalam hati saya mengucapkan istighfar di dalam hati, Sosok pocong jadi-jadian tersebut terang sekali terlihat kami, dan yang menciptakan kami terkejut adalah, wajah pocong jadi-jadian tersebut sangat kami kenal, ya dia adaIah salah seorang tetangga kami.

Setelah pocong jadi-jadian tersebut menjauh dan hilang di kegelapan malam, kemudian kang Rasilah menepuk pundak kami berdua, “Sudah... ayo kita pulang,” dan kang Rasilah pun berkata, “Sekarang kau berdua sudah tahu, dan ingat...jangan bicara atau bercerita ke siapapun, cukup ini menjadi belakang layar kita bertiga.”

Dengan perasaan campur aduk saya dan Kasrim hanya sanggup menganggukkan kepala, di benakku terlintas pikiran, “Ko’ ada ya orang ingin kaya hingga menjadi pocong, yang sudah jelas-jelas itu perbuatan yang tidak di ridhoi Tuhan SWT... Naudzubillah.Mengingat setan iblis sanggup ibarat insan siapa saja kecuali para Nabi tentunya,dan untuk menghindari fitnah ,kami telah setuju untuk menjaga belakang layar itu.Sumber;Misteri.
Jangan lewatkan cerita misteri penampakan hantu kepala di jembatan angker
Itulah dongeng misteri mistis kisah faktual berburu penampakan hantu pocong menyeramkan jadi jadian

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor