Kiat Memperlihatkan Kata Cinta Untuk Kekasih

Cinta tanpa ungkapan kata kata cinta ialah menyerupai sayur asam tanpa garam. Rasanya hirau taacuh walau masih dapat dimakan. Kebanyakan orang jikalau sudah cinta akan mengungkapkan kata-kata cinta. Bila memang memuji maka akan disertai dengan kata manis, “Cantik, hari ini kau elok sekali”. Berbagai kata cinta seseorang akan dikeluarkan untuk kekasih sebagai simbol wacana kecintaan dirinya.

Cinta tanpa ungkapan kata kata cinta ialah menyerupai sayur asam tanpa garam Kiat Memberikan Kata Cinta untuk Kekasih

Memang sebagian tradisi masyarakat ada yang menganggap bahwa pengungkapkan kata-kata cinta dianggap menyerupai alergi. Ada yang merasa kurang yummy memperlihatkan kata-kata cinta dan ada juga yang merasa kurang yummy diberikan kata-kata cinta. Memang bila sudah menjadi tradisi, maka tidak perlu lagi memaksakan untuk berkata-kata cinta. Walau demikian, perlu diganti dengan simbol cinta lainnya yang merupakan makna kecintaan yang sebenarnya menyerupai memperlihatkan perhatian, memperlihatkan tanggungjawab, cemburu, memanjakan, dan sebagainya.

Bila memang mengungkapkan kata-kata cinta ialah sebuah tradisi, maka hal ini pun perlu dilakukan. Jangan memaksakan diri untuk tidak berkata-kata cinta. Walau demikian, jangan hanya sebatas kata-kata cinta namun harus meresap ke hati dan berasal dari hati. Karena ungkapan cinta hanya sekedar garam yang menyedapkan kuah sayur. Inti utama ialah kuah sayur bukan garamnya.

Karena ungkapan kata-kata cinta salah satu serpihan penting maka dari itu perlu kiat khusus mengungkapkan kata cinta. Berikut kiat khusus untuk mengungkapkan kata-kata cinta pada kekasih supaya tidak menumbulkan ketidaktepatan memberi kata cinta:

1.    Motivasi anda memperlihatkan kata-kata cinta pada kekasih

Apa motivasi anda mengungkapkan kata-kata cinta pada kekasih? Hal ini penting yang tujuannya untuk menghasilkan ungkapan kata cinta yang berkualitas.

Bila memang motivasi berkata-kata cinta pada kekasih hanya untuk kepentingan menjalankan tradisi, dapat jadi anda terpaksa mengungkapkannya walau anda tipe orang yang tidak suka berkata-kata cinta. Bila memang berkata-kata cinta hanya bermaksud untuk mengelabui kekasih, dapat jadi cinta anda memang tidak tulus.

Intinya ialah perhatikan motivasi anda memperlihatkan kata cinta untuk kekasih. Tentunya, bila motivasi anda dalam memperlihatkan kata-kata cinta ialah jelek maka anda perbaiki lagi supaya terjalin relasi yang baik. Bila memang motivasinya baik maka pertahankan supaya selalu baik.

2.    Melihat situasi dan kondisi kekasih

Memang kekasih anda suka dipuji. Bila anda sudah memuji maka akan selalu memperhatikan apa yang anda puji. Bila anda memuji wacana bibir kekasih yang indah mempesona maka ia akan selalu menjaga bibir supaya selalu indah. Namum, walau kekasih suka dipuji hingga bersikap perhatian apa yang anda puji, dapat jadi ada momen-momen tertentu untuk tidak suka dipuji fisiknya oleh anda. Sehingga dalam hal ini anda jangan memuji wacana fisik di momen yang terlarang untuk memberi pujian.

Ada hal lain. Terkadang, anda tidak suka mengakatan kata-kata cinta pada kekasih tetapi kekasih sangat ingin anda memperlihatkan kata-kata cinta untuknya. Dalam hal ini ada sesuatu hal yang bertolak belakang. Bisa jadi akan mengakibatkan konflik. Karena melihat kekasih anda yang garang ingin dipuji, dirayu dan sebagainya sebagai kata-kata cinta, maka anda seharusnya memperlihatkan apa yang kekasih inginkan. Tentu sesuai kadar anda. Bisa lewat goresan pena SMS atau memperlihatkan doa-doa kebaikan setiap kekasih melaksanakan yang menyenangkan untuk anda dan sebagainya.

3.     Penyesuaian ekspresi anda sendiri dalam memperlihatkan kata-kata cinta

Penyesuaian ekspresi tentu mengarah pada ekpresi cinta. Tidak ada yang lain. Karena disini sedang membahas sumbangan kata-kata cinta sebagai simbol rasa cinta. Makara dihentikan ada ekspresi yang jelek dalam ungkapan kata cinta anda.

Anda memuji kekasih tetapi ekspresi wajah anda tertekuk alias cemberut. Setidaknya senyum walau sedikit memperlihatkan rasa manis dalam senyuman. Bila memang memuji sambil cemberut, maka kekasih yang diberi kebanggaan akan menanggapi secara berbeda berbeda. Bisa jadi kekasih merasa kecewa atas sumbangan kebanggaan dari anda. Anda memperlihatkan kebanggaan tetapi sambil cemberut. Walau maksud anda tidak sedang cemberut.

Bila anda memuji kekasih, berikan kebanggaan sambil tersenyum manis, “Kau elok sekali. Istri yang solehah.” Maka kekasih anda mencicipi ketulusan kata-kata cinta anda. Karena ekspresi yang diberikan berupa ekspresi senyum manis.

4.    Melatih dengan baik berkata-kata cinta dan jangan memaksakan menyampaikan pada kata-kata yang sulit diucapkan

Ada dua hal. Bila memang anda tidak jago berkata-kata cinta maka harus latihan dengan baik. Atau, bila memang tidak mau latihan dengan baik maka jangan memaksakan diri untuk mengungkapkan kata-kata cinta yang sulit diucapkan. Anda buat semudah mungkin, seperti, “Istriku yang tercinta, kemarilah.” Makara tidak perlu panjang berkata-kata cinta bila memang sulit.

Memang tidak perlu panjang-panjang dalam memperlihatkan kata cinta. Namun dalam momen Istimewa menyerupai ulang tahun harus panjang. Bila memang tidak dapat panjang, kalimat pendek asal mengena sudah menjadi hal yang spesial.

5.    Jangan sering memperlihatkan kata-kata cinta

Berikanlah kata-kata cinta ketika ada momen-momen yang pas untuk berkata-kata cinta. Seperti sehabis berafiliasi badan, ulang tahun, dan lainnya. Bisa juga sehabis membantu acara anda yang membutuhkan tenaga kekasih. Intinya ialah jangan setiap hari selalu mengungkapkan kata-kata cinta. Karena, bila memang setiap hari memperlihatkan kata-kata cinta maka akan dianggap membosankan.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor