Menguak Cinta Itu Indah Verbal Hati

Apa yang di maksud cinta itu indah? Pernah kah hati anda mencicipi kata kata cinta terasa indah di dengar? Sekali lagi, apa sih yang maksud cinta itu indah? Keindahan cinta ialah dilema rasa. Kalau dilema rasa, berarti dilema pe-rasa-an yang mana terletak di hati. Rasa ialah bahasa hati yang akan menentukan indah atau tidaknya, berdasarkan Erbe Sentanu dalam Karakter 360. Bila cinta itu indah, bagaimana kah keindahanya?


Sekarang kita pahami dulu mengenai bagaimana pandangan anda saat melihat perempuan cantik? Mata anda tidak kuasa berpaling mengingat kecantikannya. Rasa pandangan yang anda rasakan ibarat apa saat melihat perempuan cantik? Hm... sepertinya, tidak perlu pembahasan panjang. Yang jelas, saat melihat keindahan-keindahan, kita merasa bahagia, senang, perasaan mengembang, bukan?


Bagaimana saat kita mempunyai cinta, apakah akan terasa indah? Cinta atau orangꟷyang dicintainyaꟷyang merasa ada keindahan? Sepertinya, anda mulai berpikir menuju berkemajuan dalam hal ini. Apakah cinta yang dianggap indah atau kekasih anda yang dikatakan indah? Anda tidak dapat menjawab kan? Karena jikalau menjawab bawha cinta yang dianggap indah, kekasih anda tidak dianggap indah. Kalau kekasih anda yang dianggap indah, ah, cinta bakalan tidak dianggap indah. Mungkin, anda menentukan keduanya alasannya ialah alasan mengasihi harus ada objek kecintaannya. Betul?

Sekarang kita bermain analogi lagi. Apakah cinta itu? Apakah sama dengan bahagia, sedih, kecewa, marah, dan sifat lainnya? Kalau anda menyampaikan bahwa cinta ialah makhluk gaib, berarti orang dapat mempunyai makhluk mistik bila ada cinta. Jadi, apakah cinta itu sifat? Tentu jawabannya ialah sifat. Lalu sifat ibarat apa sifat cinta itu? Mungkin, hal itu dapat dianalogikan dengan indah. Indah itu ibarat apa? indah itu lezat dipandang, di dengar. Nah, bagaimana dengan pengertian cinta?

Seperti yang sudah dijelaskan di pembahasan terdahulu, definisi cinta ialah memperlihatkan kebaikan. Maka variasi kebaikan pun bermacam-macan. Cinta ialah keindahan, apakah dianggap sebuah kebaikan? Cinta ialah kesetiaan, apakah dianggap sebuah kebaikan? Cinta ialah memperlihatkan perhatian, apakah sebuah kebaikan? Cinta ialah memarahi biar tidak terjerumus dalam keburukan, apakah kebaikan? Bila sudah bermanka banyak mengenai cinta, maka cinta ialah simbolisasi sikap-sikap insan yang bernilai positif.

Lalu bagaimana makna cinta itu indah? Cinta itu indah alasannya ialah cinta ialah menghadirkan keindahan-keindahan. Bila sedang berkomunikasi dengan kekasih, yang dihadirkan ialah kata-kata baik dan penuh dengan hiburan, keromantisan. Apakah cara komunikasi ibarat ini bukan termasuk keindahan? Bila kekasih datang, anda akan memperlihatkan senyuman yang paling baik, bagus, indah sedunia. Apakah memperlihatkan senyuman itu bukan sesuatu keindahan? Itulah keindahan dan keindahan yang diberikan ialah simbol kecintaan.

Bila dikatakan cinta itu indah, memang indah cinta itu. Tetapi keindahan cinta bukan pada cinta itu sendiri melainkan ekspresi-ekspresi keindahan dari kita sendiri terhadap orang yang dicicntai. Tanpa eskpresi kecintaan yang indah, apalah arti sebuah keindahan cinta bukan?

Cinta Itu Indah Hadir Dalam Ekspresi Tulisan Keindahan

Banyak orang mengekpresikan perilaku diri lewat tulisan-tulisan keindahan, contohnya lewat puisi. Hal ini sedang memaknai hati dengan kecintaan. Memang, banyak penyair yang menciptakan karya tidak sedang ada rasa cinta dalam dirinya atas suatu objek. Namun, dalam cara pandang keindahan cinta, penyair yang menciptakan puisi indah sedang mengekpresikan sebuah makna cinta hasil pantauan terhadap orang-orang yang sedang bermain dengan cintanya.

Apakah ada goresan pena keburukan, misal bahaya pembunuhan, sebagai goresan pena yang mewakili keindahan cinta? Tidak bukan? Justru goresan pena ibarat itu mengindikasikan kebencian atas sesuatu, baik kebencian dirinya atau mewakili kebencian orang lain.

Cinta Itu Indah Hadir Dalam Ekspresi Ucapan Keindahan

Cinta itu indah bila kita melaksanakan ekpresi ucapan keindahan. Benarkah ibarat itu? Bila benar, apakah gombalan merupakan bentuk ekpresi keindahan untuk cinta? Seperti yang sudah didengar ratusan bahkan sejagat manusia, bahwa gombalan ialah kata-kata manis untuk memikat hati walaupun di dalamnya mengandung kebohongan. Jadi, apakah ucapan gombalan merupakan ekpresi ucapan keindahan untuk cinta alias ucapan keindahan cinta?

Kita harus mengartikan terlebih dahulu mengenai makna gombalan. Gombalan ialah kata-kata yang terkesan membual, berbohong yang faktanya ialah berbohong. Namanya juga omongan gombal. Ada orang berkata, “Dasar gombal”. Ucapan tersebut mengindikasikan ketidakpecayaan alasannya ialah ada indikasi berbohong. Jadi, apakah cinta itu indah dapat hadir dalam gombalan?

Sekali lagi bahwa cinta ialah memperlihatkan kebaikan-kebaikan. Apakah jujur bentuk kebaikan? Lawan kebaikan ialah keburukan. Apakah berbohong ialah kebaikan? Berbohong ialah salah satu perilaku keburukan. Bila mengatasnamakan cinta lewat ucapan kebohongan alias gombalan, apakah dapat masuk dalam ekpresi ucapan keindahan untuk cinta?

Begini, gombalan sebetulnya secara fakta rill ialah ucapan yang berisi kata-kata baik. Seperti ucapan, “Aku sayang kamu, cinta. Aku tidak akan menduakan bersamamamu. Mau kah kau menjadi pendampingku? Kamu berbeda dengan yang lain. Kamu istimewa. Aku tidak dapat menentukan yang lain bila kau masih menginginkanku. Percayalah, saya ingin menikahimu.” Apakah ucapan tersebut bentuk ucapan buruk? Secara fakta rill, begitulah ucapakan keindahan untuk cinta. Masalahnya, ucapan tersebut bukan ucapan yang sesungguhnya. Maka dari itu, bagaimanakah status ucapan gombalan?

Mungkin saya perlu menyepakati bahwa apapun niat seseorang, apabila yang diucapkan ialah kata-kata baik penuh keindahan pada orang yang dicintai, itulah bentuk cinta yang indah itu. Bila mendapat kata-kata baik penuh dengan ekpresi kecintaan, bagi orang yang sedang jatuh cinta akan terdengar indah walaupun kata kata baiknya penuh kebohongan.

Namun pada dasarnya, cinta memang kejujuran. Maka dari itu, ucapan keindahan untuk cinta harus berdasarkan kejujuran biar benar-benar cinta itu indah. Banyak yang menganggap cinta tidak indah alasannya ialah berawal dari rasa sakit hati akhir kebohongan seseorang.

Cinta Itu Indah Hadir Dalam Ekspresi Sikap Seseorang

Seorang ibu tidak perlu menyampaikan ‘Aku Sayang Kamu’ pada seorang bayi alasannya ialah si bayi sendiri belum memahami bahasa mulut orang tuanya. Seoarang bayi hanya dapat memahami bahasa sikapnya ibarat menyusui, memeluk, meninabobokan, mencium dan sebagainya. Bayi dapat mencicipi bahwa ibunya sedang memarahi, memujinya dan lainnya dengan bahasa sikap. Mengapa bayi saat diberikan ekpresi wajah ibunya sambil berkata “Ciluk Ba...” dapat tertawa? Itulah bahasa perilaku yang dapat dimengerti oleh anak kecil.

Bukti kecintaan, buktikan saja melalui sikap-sikapnya ibarat perilaku seorang ibu pada anak kecil yang gres lahir. Sikap kecintaan itulah yang menghadirkan keindahan. Cinta itu indah manakala perilaku seseorang menghadirkan kebaikan. Sikap-sikap kebaikan yang diberikan itulah tanda kecintaan. Cinta, perilaku dan keindahan berpadu menjadi satu.

Ketika anda sedang sakit, diberikan makan dan minum oleh kekasihnya plus membantu memperlihatkan obat, kondisi perasaan anda akan mencicipi kebahagiaan-kebahagiaan. Melihat sikapnya yang merawat dengan tulus, anda ibarat melihat pemandangan indah taman bunga-bunga aneka warna. Kecintaan kekasih pada anda menghadirkan perilaku yang indah untuk anda.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor