Via Vallen Sayang Lirik Dalam Kata Kata Cinta

Via Vallen Sayang, Anda yakni salah satu perempuan yang mempopulerkan lirik lagu dangdut koplo jawa. Bahkan, di vokal Anda, lagu dangdut koplo membawa pikiran penonton mengawang-awang ke Tanah Abang, eh tanah Sakura. Dan berdasarkan kabar yang beredar, lirik lagu Sayang yang dibawakan Via Vallen Sayang mengintip nada laris yang berasal dari penyanyi Jepang. Menurut kabar yang beredar, benar atau salah. Saya pertama mendengarkan nyanyian Via Vallen Sayang saja, sudah ibarat dininabobokan lagu-lagu Jepang. Ternyata, rumornya mengintip nada lagu penyanyi Jepang.


Via Vallen Sayang, tahu tidak jika saya tidak mengidolakanmu? Ceileh, kejam banget. Ya, bagaimana mau mengidolakan bila saya tidak paham laris yang dibawakan Via Vallen Sayang. Bukan tidak sepenuhnya tidak paham. Saya hanya tidak paham beberapa kata dari lagu yang dibawakan oleh Via Valen Sayang. Hal ini alasannya saya berasal dari Cirebon. Di samping berbahasa jawa, juga ada bahasa Indonesia sehingga agak kurang jelas dalam pemahaman lagu.




Tetapi, saya jujur saja untuk Via Vallen Sayang, bahwa lirik lagu Sayang yang dibawakan Via Vallen berasa menyentuh hatiku. Walaupun saya tidak mengidolakanmu, mendengarkan lagumu ibarat dininabobokan mengingat suaranya yang lembut dan mempunyai ciri khas bunyi yang bercorak getar. Intinya, lagu-lagu yang dibawakan Via Vallen seputar lagu yang menjadi albumnya, dianggap berhasil. Contoh positif yakni lagu Sayang, yang meledak dipasaran. Apalagi, didukung dengan paras ayu Via Vallen menambah nilai jual sendiri.

Wah, yang menjadi masalah, mengapa blog Mutiara Kata Kata Cinta menghadirkan Via Vallen Sayang dan lirik lagunya? Nah, alasannya berhubung lirik lagu Sayang yang dinyanyikan Via Vallen masih berkaitan dengan dunia cinta, maka cocok sekali bila membahasnya. Mengapa tidak? Berawal dari lirik lagi percintaan kita akan menemukan pelajaran wacana cinta. Apakah begitu? Saya kira, pemahaman perlu ditekankan mengingat saya pun akan menekankan pemahaman pada lirik lagu yang dibawakan Via Vallen Sayang.

Sebelum naksir Via Vallen Sayang dengan sejuta kata kata cinta alias sayang, mari melihat klarifikasi atas lirik lagu yang dinyanyikan.

Judul : Sayang
Arti Judul lagu : Sayang
Penyanyi : Via Vallen
Pencipta : Anton Obama
Asal : Jogjakarta

“Sayang Opo Kowe Krungu, Jerite Atiku Mengharap Engkau Kembali (Sayang Apa Kamu Dengar, Jeritan Hatiku Berharap Engkau Kembali)”

Via Vallen Sayang, apakah saya harus tahu, harus mendengar jeritan hatimu? Kalau saya mau mendengar jeritanmu, seharusnya kau menjerit saja lewat mulut. Hati tidak bisa menjerit, Via Vallen Sayang. Ah, kau mah aneh, menjerit kok menggunakan hati? Aku tidak mendengar jeritan hatimu, apalagi jeritanmu pada orang yang ingin kembali padamu. Orang itu jauh, yang mustahil kembali bila sekedar jerit. Pakai Whatsapp dong, minimal mendengar bunyi pesanmu, Via Vallen Sayang.

Via Vallen Sayang, yang kau katakan yakni kata-kata berlebihan yang mana indera pendengaran disuruh bisa mendengarkan kata hati seseorang. Itu sifat dilebih-lebihan. Aneh. Tetapi itulah bahasa-bahasa orang yang sedang jatuh cinta, tetapi hanya ada dalam lagu. Seperti ‘bulan madu di bulan’, lirik lagu yang dipersembahkan Nike Ardile. Padahal, hingga kini Nike Ardila belum juga bulan madu.

Mungkin yang dikatakan Via Vallen Sayang dengan kalimat “Sayang Apa Kamu Dengar, Jeritan Hatiku Berharap Engkau Kembali” yakni sebuah keinginan besar di tengah tenanan batin. Karena tidak bisa mengungkapkan isi hati, cuma menjerit-jerit dalam hati di ketika ada keinginan besar ungkapan isi hatinya di dengar, Via Vallen Sayang hingga berkata ibarat itu yang berharap mendengar jeritan hatinya.

Tragisnya, sudah menjerit dalam hati, kekasihnya masih menenjauh, belum kembali. Bagaimana mendengarnya? Memangnya, Via Vallen Sayang mau menjerit pakai sinyal 4G? Kali ya...

“Sayang Nganti Memutih Rambutku Ra Bakal Luntur Tresnaku (Sayang Sampai Memutih Rambutku, Tak Akan Luntur Cintaku) ”

Konon, perempuan besar lengan berkuasa menanti hingga 1000 tahun lamanya untuk seorang yang dicintai. Namun sekali dikhianati, maka tidak ada maaf lagi. Persis kesetiaan Via Vallen Sayang yang rela menanti hingga rambut di kepalanya memutih. Bahkan rambut-rambut yang lainnya menjadi putih, Via akan tetap setia menanti, tetap mencintai, tidak akan luntur cintanya.

Tetapi, apakah rambut selain jenggot, bulu hidung dan rambut kepala akan ikut memutih? Berarti Via Vallen Sayang tidak bisa setia hingga rambutnya memutih alasannya ada rambut-rambut lain yang tidak memutih. Apa ya? Oh, mungkin pemahaman ‘rambut’ hanya pada kepala alasannya yang lain yakni bulu-bulu. Hm... kali saja ada bulu yang memutih. Bulu hidung bisa memutih, salah satunya.

Via Vallen Sayang bisa saja menciptakan kalimat perjanjian yang lucu. Sampai rambut memutih, cinta Via tidak akan luntur. Memangnya, cinta itu terbuat dari cat kain atau cat tembok ya hingga bisa luntur? Lagi-lagi lirik lagu sayang yang dinyanyikan Via Vallen mengandung makna majas. Kali ini menggunakan majas apa ya? Yang jelas, menggunakan bahasa yang mewakili kata ‘berkurang’. Luntur artinya yakni pengurangan akan sesuatu yang berujung pada hilangnya sesuatu. Cinta luntur berarti cinta berkurang.

Haduh, itulah perempuan jika sudah cinta yang terbilang ‘akut’. Via Vallen Sayang, apakah siap menunggu kekasihmu hingga rambut memutih? Kalau siap, silahkan. Yang jelas, nenek-nenek tidak bisa menghasilkan keturunan. Mau?

“Wis Tak Coba Ngelaleke, Jenengmu Soko Atiku Sak Tenane Ra Ngapusi, Isih Tresno Sliramu (Dah Ku Coba Lupakan, Namamu Dari Hatiku. Sebenarnya Tak Kupungkiri, Masih Cinta Dirimu)”

Melupakan nama apa wajah, Via Vallen Sayang? Ada saja pembahasan yang membuatku tertawa. Kalau tertawa, berarti menertawakan pencipta lagunya. Tetapi tertawaku bukan menertawakan lirik lagunya tetapi menertawakan tingkah orang yang sedang jatuh cinta hingga berbahasa pun alay. Lirik lagu intinya penggambaran orang atau apapun di dunia.

Bahasa ambigu, fatamorgana, berlebihan merupakan bahasa yang cocok untuk menggambarkan jiwa orang yang lagi jatuh cinta. Seperti bahasa Via Vallen Sayang, yang sedang jatuh cinta pada seseorang yang jauh di sana, hingga rela menanti walaupun sudah beruban. Termasuk berusaha untuk melupakan ‘nama’ dari hatinya. Bukankah yang dilupakan itu muka jeleknya?

Ah, serius kondusif sih saya padahal itukan bahasa majas.

Via Vallen Sayang ini memang aneh. Mencoba untuk melupakan nama seseorang di ketika dirinya masih mempunyai cinta. Aduh, maksudnya bagaimana? Kalau sudah mempunyai cinta, tetaplah menyimpan nama orang yang dicintai dalam hati walaupun tidak berjodoh sekalipun. Cinta hadir dengan kenikmatan maka nikmatilah.

“Do Pepuja Neng Ati, Nanging Koe Ra Reti, Koe Sing Tak Wanti-Wanti (Selalu Kupuja Dihati, Tapi Kamu Tak Tahu, Kamu Yang Selalu Kuharap)”

Pujian itu harus disampaikan pada orang yang dipuji jika ingin orang yang dipuji mengetahui. Via Vallen Sayang ini bagaimana? Lah, perlu diluruskan pemahaman ini. Selalu dipuja di hati orang yang dicintainya tetapi tidak pernah tahu. Ya terang tidak tahu lah.

Kadang bahkan sering perempuan itu aneh. Banyak perempuan yang ingin selalu dicintai hingga pengucapan dan hal lainnya namun tidak pernah memancing atau mengungkapkan kecintaannya biar si laki-laki pun mengungkapkan rasa cintanya. Wanita pintar menyimpan diam-diam di hati kah? Bila kebutuhan mepet ibarat yang dialami Via Vallen Sayang, harusnya diungkapkan, jangan dipendam di dalam hati. Untuk apa? Jodoh tidak, sakit hati beneran. Mau apa?

Ungkapkan saja pujian-pujian perempuan pada laki-laki yang dicintainya apalagi disertai rasa berharap. Kalau pun balasannya tidak enak, terpenting sudah merasa lega. Kalau ada istilah ‘jodoh tidak, sakit hati beneran,’ maka sudah tidak dianggap hal yang berat lagi alasannya sudah pengungkapan diri.

Tetapi perempuan itu jaim. Ya sudah, maka jangan resah bila kebanggaan dalam hatinya tidak akan diketahui. Emangnya malaikat? Malaikat saja tidak mengetahui isi hati manusia.

“Malah Jebul Saiki, Koe Mblenjani Janji. Jare Sehidup Semati Nanging Opo Bukti (Malah Ternyata Sekarang, Engkau Ingkar Janji. Bilang Sehidup-Semati Tapi Apa Bukti)”

Wanita akan rela menanti walaupun hingga 1000 tahun ketika sudah jatuh cinta. Tetapi jika sudah dikhianati, maka sulit sekali mengembalikan kepercayaan. Nah, sudah tahu kan jika kekasih Via Vallen Sayang mengingkari janji? Tetapi masalahnya, memangnya mengetahui bahwa kekasihmu mengingkari komitmen itu dari mana? Harus ada bukti bahwa kekasihmu memang mengingkari janji.

Banyak perempuan yang gampang terkena omongan orang lain apalagi urusan pecintaan. Padahal, bila memang kekasihnya itu berbuat yang tidak menyenangkan, katakanlah selingkuh, maka harus diselidiki terlebih dahulu. Bila memang tidak ada bukti, sudahlah kecurigaan itu.

“Koe Medot Tresnoku Demi Lanangan Liyo, Yo Wes Ora Popo Insyaallah Aku Iso Lilo (Engkau Akhiri Cintaku Demi Lelaki Lain, Sudahlah Tak Apa Insyaallah Aku Bisa Merelakan)”

Bisa dikatakan, pencipta lagu Sayang yang dinyanyikan Via Vallen dianggap genit, tetapi genit yang menggelikkan bila maksud syairnya ibarat yang akan dijelaskan. Coba perhatikan bait syair pada bab “Demi Lelaki Lain.” Apa maksudnya? Maksudnya adalah, Via Vallen sudah kepalang sayang pada seorang laki-laki yang diharapkannnya namun laki-laki tersebut tega mengakhiri cinta Via Vallen demi laki-laki lain. Genit bikin menggelikan bukan? Bagaimana bisa si laki-laki meninggalkan Via Vallen Sayang demi seoarang pria? Idih, nejong nek.

Apakah kau percaya, Via Vallen Sayang, jika kau dikhianati kekasihmu yang mempunyai hubungan dengan laki-laki lain? Idih, nejong nek. Ah, itu kan kata kata kau dalam nyanyian. Aku hanya mengikuti alur nyanyian kamu. Tetapi, benarkah ada modus laki-laki naksir pria?

Untuk pemahaman kalimat lirik lagu di atas, mari mengkajinya berdasarkan kaidah berpikir.

Pertama, si laki-laki mengajak mengakhiri sebuah pecintaan demi si laki-laki lain. Artinya, si laki-laki mempunyai kelainna hubungan di ketika Via Vallen Sayang sangat mencaintainya dan menantinya.

Kedua, si laki-laki mengajak mengakhiri sebuah pecintaan demi laki-laki lain yang dianggap sosok laki-laki yang lebih cocok dengan Via Vallen Sayang. Artinya, si laki-laki tidak mempedulikan lagi sosok Via dan lebih menyuruh bersama laki-laki lain di kehidupan Via.

Mana yang lebih masuk akal? Menurut kasih sayangku pada Via Vallen, tidak ada yang masuk logika apa yang dikatakan Via sebelum mendapatkan kejelasan maksud kalimat dari sang pencipta lirik lagu Sayang. Mengapa tidak ada yang masuk akal? Pemahaman pertama, mustahil si laki-laki ada hubungan lain dengan laki-laki lain. Ini mustahil menjadi sebuah karya cipta yang diakui kecuali mau mengalami kontraversi, penolakan dan lainnya. Pemahaman kedua, mustahil juga di tengah keinginan yang tinggi pada sosok laki-laki A, malah si laki-laki yang menyerahkannya pada si laki-laki yang lain. Alur dongeng dari lagu itu bagaimana tiba-tiba ada sosok laki-laki lain?

“Meh Sambat Kalih Sinten Yen Sampun Mekaten, Merana Uripku (Ingin Marah Pada Siapa Kalau Sudah Seperti Ini, Merana Hidupku)”

Bisa dikatakan Via Vallen Sayang merasa mendapatkan takdir walaupun hingga merana hidupnya. Hal yang sulit bila harus mendapatkan kenyataan pahit sebuah cinta. Mungkin efek dari cinta terpendam. Tetapi, apakah Via Vallen mengalami rasa cinta yang terpendam? Seperti yang telah dijelaskan bahwa Via memang tidak bisa murka pada siapa-siapa. Tetapi, bukankah si laki-laki sudah berjanji pada Via untuk menikahinya? Mungkin hanya merasa resah kemarahan dirinya untuk siapa bukan alasannya efek cinta terpendam.

“Aku Welasno Ningmas, Aku Mesakno Aku (Aku Sayang Padamu, Aku Merana Sendiri)”

Nikmati saja cintamu, Via Vallen. Memiliki rasa sayang atau cinta, akan menunjukkan kenikmatan tersendiri bagi yang sudah paham dan ikhlas. Apakah kau sudah paham mengenai kenikmatan cinta, sayang? Mengapa kau hingga merana ibarat itu alasannya cinta, alasannya mencintai? Berarti ada duduk kasus tersendiri dalam hatimu. Kamu belum mempunyai rasa tulus mendapatkan takdir atas cintamu.

“Aku Nangis Nganti Metu Eluh Getih Putih (Aku Nangis Sampai Keluar Darah Putih)”

Lirik lagu Sayang ini jika didengarkan dari awal hingga akhir, gotong royong bikin tertawa geli. Menurutku, pencipta lagu ini mempunyai daya hayal yang abstrak hingga bisa menciptakan Via Vallen bernyanyikan keabsurdan lirik lagu. Cinta Via Vallen pun berasa bernilai absurd. Mengapa bisa absurd, wahai Via Vallen?

Kamu bisa melihat sendiri, Via Vallen bahwa nyanyianmu membawakan keabsurdan. Masak menangis gara-gara cinta hingga mengeluarkan darah putih? Ada-ada saja. Padahal yang keluar yakni darah bening, bukan putih. Memang sebuah majas tetapi majasnya masih lebih sesuai bila menggunakan kata darah bening bukan darah putih. Tetapi alasannya mengikuti kata “tih”, hasilnya menggunakan kata pu-tih.

“Hari Demi Hari Uwis Tak Lewati, Yen Pancen Dalane Kudu Kuat Ati (Hari Demi Hari Sudah Ku Lewati, Kalau Memang Takdirnya Harus Kuat Hati)”

Yang kuat, ya Via Vallen. Karena hidup ini ditentukan oleh takdir. Kuat atau tidak pun, kau terikat dalam ketentuan takdir. Bila memang orang yang kau cintai tidak berjodoh denganmu, terima saja. Lagi pula, kau sudah besar lengan berkuasa menjalani hari demi hari dengan keinginan kosong. Darah putih pun menjadi saksi kecintaanmu.

“Ibaratke Sego Uwis Dadi Bubur, Nanging Tresno Iki Ora Bakal Luntur (Ibaratnya Nasi Yang Sudah Makara Bubur, Namun Cinta Ini Tidak Akan Luntur)”

Apa yang sudah menjadi bubur? Apakah alasannya cinta dan kepasrahanmu yang membuahkan kegagalan itu yang dianggap menjadi bubur? Apakah kau hanya sekedar memendam? Ah, tidak. Kamu dan kekasihmu sudah menjalin komitmen walaupun kekasihmu membatalkannya demi ‘pria lain.’ Seharusnya, kau gembira alasannya sudah menjadi bubur. Mengapa kau harus bangga? Karena cinctamu tidak pernah luntur. Ceileh.

“Sak Tenane Aku Iki Pancen Tresno Awakmu. Ora Ono Liane Sing Iso Dadi Penggantimu (Sesungguhnya Aku Ini Memang Cinta Dirimu. Tak Ada Yang Lain Yang Bisajadi Penggantimu)


Tidak ada yang bisa menjadi penggantimu? Ah, keterlaluan sekali kamu. Kalau saya sayang kau yang tak tergantikan, terus bagaimana? Ah, sudah lah. Capek ngomongin Via Vallen Sayang melulu. Lirik lagu yang lainnya, tidak perlu dibahas lagi. Bay!
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor