Kisah Kisah Mistis Terjerat Birahi Siluman Penunggu Guci Antik

Cerita Mistis Misteri Bercinta Dengan Jin Cantik Setiap Hari Selalu Update

akan selalu membuatkan kisah positif misteri dunia menurut pengalaman seseorang.Diantaranya kisah positif penampakan hantu kuntilanak,pocong,genderuwo,dll.
Pada update kali ini akan membuatkan kisah cowok yang terlena dengan hubungan sex dengan makhluk gaib,entah itu siluman,entah itu kuntilanak.kita simak kisahnya

1998, yaitu suatu masa yang tak mungkin sanggup kulupakan. Betapa tidak, pada masa itu, selain jatuhnya kekuasaan Presiden Soeharto disusul dengan terjadinya krisis moneter yang teramat memukuI perasaan banyak orang. Dan aku, mungkin salah satu dari sekian banyak orang yang terpaksa harus mendapatkan akhir buruknya. Ya ... pada waktu itu, saya terkena pemberhentian hubungan kerja dari perusahaan yang selama ini menjadi gantungan hidup dari kehidupanku.
Sejak itu, jadilah saya seorang pengangguran. Tak ada lagi sanggup kulakukan, selain berjalan kesana-kemari untuk mencari lowongan pekerjaan.Aku sudah bertekad
untuk mendapatkan segala jenis pekerjaan, asalkan halal dan sanggup menutupi sekadar makan, minum dan membayar sewa kos kamar.
Hampir sebulan, alih-aIih sanggup berbicara dengan personalia, di depan pintu masuk, sudah tertulis Tidak Ada Lowongan!
Aku benar-benar mulai kalut. Ketika malam, untuk melepaskan pepat, maka, saya pun duduk di pinggir jalan di ujung gang bahu-membahu dengan beberapa cowok yang bernasib sama.

Cerita mistis misteri kisah positif terjebak hasrat birahi jin perempuan cantik


Tamat SMA, tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Kami saling menceritakan pengalaman pahitnya kehidupan, sementara, beberapa yang gres kembali sehabis mengamen di bus-bus kota, tiba dengan membawa minuman keras murahan. Anggur Merah Cap Orang Tua. Dengan perasaan was-was, saya pun mulai mencicipi panasnya minuman Anggur Merah. Sejak itu, tiap malam, saya niscaya ada di tengah-tengah mereka.
Menjelang bulan ketiga, HP-ku pun berdering. Walau tak mengenal nomornya, dengan perasaan malas saya pun menerimanya; “Halo...,” kataku.
“Imran, apa kabar, kalau ada waktu, kini juga tiba ke toko .. ya,” demikian bunyi dari seberang sana.
“Siapa nih?” Tanyaku penasaran.
“Gua, Fikri, banyak yang mau gua omongin. Cepet dateng ya,” kata Fikri dengan penuh harap.
“Oke ... agak siang. Maklum macet, dah usang gak ngerasain makanan enak,” kataku mulai gembira. Aku Iangsung beranjak mandi sambil berandai-andai, mungkinkah Fikri akan memberi pekerjaan?

Singkat kata, dalam pertemuan yang hangat, Fikri, sahabat sekelas waktu SMA, eksklusif mengatakan pekerjaan sebagai penjaga toko barang antik miliknya yang gres yang ada di Jawa Tengah. Tanpa berlama-lama, saya pun eksklusif mengangguk tanda setuju. “Kapan gua mulai kerja, dan bagaimana caranya nentuin harga masing-masing barang?” Tanyaku pada Fikri.Fikri tertawa sambil menggelenggelengkan kepala.

‘Ternyata, dari dulu, yang namanya Anto gak pernah berubah. Selalu cepat mengambil kesempatan,” kata Fikri sambil menyerahkan map berisi banyak sekali catatan ihwal harga barang-barang yang ada di toko barunya itu, “selain gaji, lu dapet sepuluh persen komisi dari tiap yang kejual,” tambahnya.
“Oke ... trus kapan gua berangkat?” Desakku.
“Besok boleh, paling lambat lusa,” jawab Fikni sambil menyerahkan amplop berisi uang untuk biaya perjalanan sahabatnya itu,

“Kita ketemuan di sana aja, nanti gua kenalin dulu ama yang kerja di toko lain. Biar banyak temen,” sambungnya sambil pamit kembali ke toko dan selanjutnya berangkat dengan memakai pesawat.Malamnya, Anto eksklusif mentraktir teman-temannya yang biasa nongkrong di pinggir gang. Malam perpisahan.

 Hari terus berganti. Tak terasa, kehidupanku pun mulai berubah. Kini, saya lebih menyelami dan mendalami banyak sekali sejarah yang berkaitan dengan banyak sekali barang antik yang ada di toko milik Fikri. Dari sekian banyak barang yang ada, tetapi, entah kenapa, saya begitu kagum dengan gambar seorang putri berpayung yang tergambar pada guci kuno yang konon Fikri dapatkan dari salah seorang keturunan pemiliknya yang mukim di Kalimantan yang gres dibelinya siang tadi. Sudah barang tentu, ia membelinya dengan harga yang cukup tinggi.
Buktirya, harga untuk guci tersebut dibanderol dengan harga sekitar Rp 100 juta. Suatu harga yang fantastis...

“Mungkinkah ada kolektor yang membelinya?” Pertanyaan itu terus saja berputar-putar dalam benakku.
Malamnya, kebetulan malam Jumat, entah kenapa, sekali ini mataku sulit untuk dipejamkan. Anganku selalu saja terpaku pada gambar perempuan anggun di guci kuno yang tadi kubersihkan. Hingga akhirnya, saya pun tertidur....

Cerita mistis misteri berafiliasi tubuh dengan jin penunggu barang antik


Entah pada malam keberapa, saya bermimpi bertemu, berkenalan dan selanjutnya bercumbu dengan perempuan yang wajahnya amat seolah-olah dengan gambar perempuan yang ada di guci kuno tersebut. Paginya, selain seprei yang berantakan, pada bab depan CD-ku terasa ada sesuatu yang telah mengering. Walau tak ada yang tahu, dengan muka merah alasannya yaitu malu, saya hanya berkata; “Ah ... ternyata cuma mimpi.”

Anehnya, semenjak itu, hampir tiap malam saya mencicipi mimpi yang sama. Perlahan tetapi pasti, berat badanku pun mulai menurun, sementara, beberapa barang sanggup terjual dengan hanga yang luar biasa tinggi. Di atas yang ditentukan oleh Fikri. Ketika hal itu kuberitahukan, dengan perasaan riang, Fikri pun menyahut; Makanya, gua gak salah pilih kan?”

Agaknya, alasannya yaitu selalu mencicipi hanya dalam mimpi, sore itu, menjelang mandi, saya pun bengumam setengah merutuk; “Enaknya cewek itu wujud, bukan ngimpi doang.”
Malamnya, sesudah makan di warung, Anto pun kembali untuk tidur di kamarnya yang terletak di belakang.


Belum lagi ia sempat mengganti celananya dengan kain sarung, terdengar ketukan halus di pintu dan seseoraang memanggil namanya. Sesaat Anto terdiam. Namun, seiring dengan wangi wewangian yang menerobos hidungnya, tanpa banyak cakap, Ia pun membukakan pintu kamar.
“Hai ... akhirnya, harapan ini terkabul”, bisik hatinya riang ketika melihat ada sebentuk tubuh berkulit putih dan wajah anggun menguarkan senyum bangkit di depannya.

Bagai telah saling kenal, keduanya pun eksklusif berpelukan dengan hangat bahkan panas. Kini tak lagi sekadar pelukan, dengan ganas, Anto mendaratkan kecupan di bibir perempuan yang belum sempat memperkenalkan dirinya itu. bahkan sesekali tangan dan Iidahnya dengan liar mempermainkan puncak sepasang gunung kembar perempuan itu.

Tak ada kata yang terucap dari ekspresi keduanya, kecuali desahan dan erangan kenikmatan. Seiring dengan lolongan panjang anjing milik tetangga yang terasa menyayat dan berkepanjangan, Anto bagai lupa diri, Ia terus memacu perempuan itu dengan ganas, seolah penunggang kuda yang memacu kudanya melewati bebatuan gunung gemunung yang terjal. Ia gres berhenti, ketika lahar panas di puncak gunung itu memuntahkan lahar panasnya.Kini, keduanya melamun dengan senyum kepuasan.

Esoknya, toko benar-benar ramai. Anto. sempat kewalahan melayani pembeli yang tiba membludak. Di antara para pembeli, ada seorang kakek berjenggot yang terus saja memperhatikan dirinya. “Jangan diteruskan anak muda. Selain bibitmu habis, engkau sanggup masuk ke alamnya dan tak mungkin sanggup ditolong oleh siapa pun,” gumam sang kakek ketika mendekati dirinya.

Tubuh Anto sontak menggigil. Ia tidak mengerti, jikalau apa yang dilakukannya kini ini yaitu ulah jin penunggu guci kuno itu. Sambil menangis, Anto pun berkata dengan menghiba; “Tolong saya Kakek.”
“Baik ... nanti malam, silakan tiba ke rumahku,” kata Si kakek sambil menyebutkan alamat rumahnya.
usai menutup toko tanpa berlama-lama, Anto pun Iangsung berangkat ke rumah Si kakek. Sesampainya di sana, sang kakek pun menceritakan apa yang dialami oleh Anto selama ini. Tak ada sanggahan, semuanya benar’

Ternyata, ubo rampe berupa kembang dan jajanan pasar tujuh rupa, tumpeng robyong, ingkung ayam dan bermacam-macam jenis buah-buahan, makanan dan minuman, sepertinya memang telah disediakan dan sudah tertata rapi di dalam kamar khusus sang kakek.

Mulanya, penunggu mistik guci kuno itu enggan untuk melepaskan Anto dengan alasan, ia begitu mencintainya. Sementara, sang kakek mengingatakan bahwa alam kehidupan keduanya berbeda. Pertarungan pun sempat terjadi walau hanya sesaat.
itulah kisah mistis misteri seorang cowok yang terjerat hasrat birahu jin cantik

 Baca juga cerita misteri berafiliasi tubuh dengan hantu perempuan cantik
Akhirnya, lewat doa-doa khusus, sambil merintih meminta ampun, akhirnya, si kakek berhasil meminta penunggu guci kuno itu untuk tidak lagi mengganggu Anto. Kini, Anto telah menikah dengan cucu sang kakek yang menolongnya dan dikaruniai seorang bayi lelaki yang lucu. Kadang, ketika melihat istri dan anaknya tengah tertidur lelap di sampingnya, ia hanya sanggup menangis, menangis dan terus menangis meratapi segala perbuatannya itu.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor