Tokek Dongeng Mistis Berburu Tokek Hutan Mistik Siluman Yang Berharga Milyaran

Cerita Mistis Misteri Berburu Tokek Hutan Dan Tokek Rumah Berukuran Raksasa

Tokek binatang menyerupai cicak ,namun ukurannya yang jauh lebih besar ini kadang bersarang di rumah –rumah yang disebut tokek rumah,banyak lagi yang bersarang di pohon-pohon di hutan atau tokek hutan.Tokek raksasa atau tokek terbesar yang ukurannya tidak lazim berharga ratusan juta rupiah bahkan milyaran.


 Cerita Mistis Misteri Berburu Tokek Hutan Dan Tokek Rumah Berukuran Raksasa    Tokek Kisah Mistis Berburu Tokek Hutan Gaib Siluman Yang Berharga Milyaran
CERITA MISTIS ini Siapa yang bisa mengira binatang yang berbentuk menyerupai kadal dan bertubuh agresif dan besar itu yang dinamakan tokek bernilai ratusan juta dan bahkan ada harga tokek yang hingga milyaran rupiah. Hingga harga yang cukup menjanjikan itu menjadi bisnis tokek dadakan bagi orang-orang yang ingin kaya mendadak. Kisah dongeng berburu tokek inipun terjadi ketika perburuan tokek sedang marak-maraknya di Kisaran sebuah kota kecil di Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Aku seorang pegawai kecil di sebuah instansi pemerintah. Sebagai pegawai rendahan sudah tentu honor yang kuterima tiap bulan tidak seberapa. Apalagi saya sudah mengambil uang di bank dengan jaminan SK Pegawaiku untuk membeli sebuah rumah kecil di pinggiran kota. Awalnya semua kujalani dengan biasa-biasa saja. Hatiku terhibur dengan mendapat rumah gres itu. Tapi ketika ku tahu istriku sedang mengandung anakku yang pertama, jujur ada perasaan cemas di hatiku.

Do’aku untuk mempunyai keturunan telah dijawab Tuhan, tetapi kemampuan ekonomiku untuk menyambut anakku yang benar-benar meragukan. Biaya susu, periksa kandungan tiap bulan, biaya ini-itu yang makin menciptakan kepalaku serasa mau pecah. Padahal sering malam hari untuk mengisi kekosongan waktu saya ngojek di stasiun kereta api. Kupikir yang kulakukan sanggup menambah income. Tapi tetap saja masih kurang. Karena istriku dalam masa hamilnya sering sakit-sakitan. Kata dokter, memang bawaan si jabang bayi yang ada dalam perutnya.

Lalu di ketika kekalutanku makin manjadi, seorang teman membawa kabar baik yang cukup menggiurkan. Bisnis tokek. Binatang melata yang menyerupai cicak atau kadal yang bertubuh besar berwarna kuning dan bertubuh merah. Binatang yang ku tahu cuma binatang yang menjijikan itu ternyata harga tokek  cukup menggiurkan. Dan itu ku tahu dan Mr. Lie, pria renta asal Malaysia.

Cerita Kisah Mistis Berburu Tokek Hutan Dan Tokek Rumah Dengan Harga Yang Fantastis


Katanya tokek seberat 3 ons saja bisa mencapai ratusan juta apalagi yang mencapai berat hingga 4 ons ke atas. Pembeli dari Malaysia siap membayar dengan hitungan milyar, semula saya masih tidak percaya. Tapi Mr. Lie menunjukkan keseriusannya dengan menginap di sebuah penginapan di kotaku. Yang makin meyakinkanku ia memboking kamarnya selama satu bulan dan siap membantu uang transportasi team kami dalam perburuan tokek.

Semangetku mendadak bangkit. Bayangkan, untuk menjadi orang kaya terus memenuhi ruang kepalaku. Pagi saya kerja, sorenya kuhabiskan waktuku keliling Asahan dengan team untuk memburu tokek. Awalnya kami cuma berempat, namun dalam waktu sekejap kami sudah menyerupai sebuah organisasi yang terorganisir.

Kami punya kaki atau informan dan setiap tempat yang kami datangi. Dan Air Joman, kota Tanjung Balai, Sungai Kepayang, desa Silau Laut, bahkan hingga Kabupaten Batubara, Labuhan Batu Utara dan Simalungun. Sepertinya semua demam tokek. Semua teriming-iming untuk menjadi orang kaya mendadak.

Hari-hariku ikut berubah. Aku sudah jarang menemani istriku di rumah. Semua demi mimpi yang saya sendiri pun masih tetap ragu. Karena, yang kudapati di lapangan, tokek terbesar cuma seberat 2 ons. Sudah berpuluh-puluh sasaran yang kami dapat, hasilnya sama. Tapi ada yag seberat 2,9 ons. ini yang menciptakan keraguanku berubah-ubah. Jujur, setengah bulan kujalani pulang pagi hanya untuk memburu tokek, yang juga membuatku hampir putus asa. Awalnya pencarian itu wajar, belakangan, kami sudah melibatkan jasa paranormal. Bahkan beberapa paranormal sudah ikut bergabung dalam team.

Menurut paranormal tokek itu binatang mistis,dari mistis bunyi tokek hingga mitos keberadaan tokek yang di anggap misterius yaitu ada bunyi tokek belum tentu sanggup dilihat keberadaannya,sehingga perlu cara menangkap tokek dengan banyak sekali mantra dan sesaji.

Mereka mulai memakai banyak sekali macam sesaji. Ada yang memakai jenis bunga-bungaan yang dihanyutkan ke sungai, ada juga yang memakai darah ayam hitam yang dipercikkan di tempat berburu tokek yang diduga berpengaruh ada tokeknya. Malah ada juga yang memakai pedupaan untuk memuja tokek semoga mau datang.

 Kadang saya geli, tapi bayangan uang ratusan juta dan milyaran itu membuatku ikut dalam banyak sekali macam ritual. Kesan yang kurasa, tokek menyerupai binatang setan. Karena ketika kami berada di sebuah gedung renta di tempat Pematang Siantar suaranya terperinci terdengar suara tokek tapi bentuk tokeknya tak sanggup kami temukan. Padahal sudah dilakukan banyak sekali ritual berdasarkan paranormal yang ikut. Lagi-lagi kami gagal. Kesalnya saya setengah mati!

Sepertinya cerita berburu tokek niscaya ada hubungannya dengan jin. Itu pendapat paranormal yang ada dalam team kami. Sungguh mati saya tidak percaya dengan pernyataan paranormal itu. Semua hanya alasannya ialah bayangan uang. Kalau tidak dibayarin saya tak mau ikut dengan team yang mulai edan dengan hal-hal yang berbau takhayul mengenai mitos mistis tokek.

Waktu berputar begitu cepat. Tidak terasa apa yang kami kerjakan sudah hampir satu bulan. Waktu itu masa tinggal Mr. Lie hanya tinggal sekitar 5 hari lagi. Sementara tokek yang kami cari satu ekorpun belum ada yang kami dapatkan. Laki-laki renta asal Malaysia itu memang sudah cukup banyak menghabiskan uangnya selama di Indonesia.

Maka sisa yang tinggal sedikit kama berharap, perjuangan kami berhasil. Apalagi ketika seorang teman mengundang kami ke ladangnya di tempat Bandar Pasir Mandoge hanya berjarak beberapa kilometer lagi dari Pematang Siantar. Dia sangat yakin di ladangnya ada tokek yang cukup besar. Karena pekerjanya pun pernah melihat tokek raksasa itu melintas beberapa kali. Hanya saja ketika hendak ditangkap tidak pernah bisa.

Secercah impian muncul di hati kami semua. Rasa lelah alasannya ialah kegagalan yang sudah-sudah juga sirna. Masih kuingat ketika istriku melarangku pergi alasannya ialah bosan dengan kegagalan yang kami alami tapi saya menyejukkannya dengan bayangan uang milyaran.Kali kami berangkat dengan doktrin yang kuat. Sepertimya akupun teramat yakin kemiskinan akan berakhir ketika kami pulang dari perburuan tokek ini.

Mistis Suara Tokek Besar Siluman Tokek Hutan Dalam Berburu Tokek


Di sekitar pohon yang dikatakan pemiliknya ialah sarang tokek, kami menangkap tokek dengan cara pasang jaring keliling sebagai antisipasi jikalau tokeknya Iari ke Iuar. Paranormal yang ikut bersama kami sudah menaburkan ramuannya ke empat sudut yang dibatasi dengan jaring. Yang niscaya persiapan kali ml benar-benar Iebih diutamakan. Atas ajuan si paranormal, kami menunggu hingga malam sebelum bertindak. Menurutnya ia akan berkomunikasi dengan penghuni mistik tempat itu semoga diberi izin untuk membawa tokek terbesar itu pulang.

Sepertinya waktu berjalan begitu lamban. Kami tidak banyak bersuara di sana, mungkin di dalam hati kami masing-masing hanya ada impian dan do’a semoga perburuan tokek kali benar-benar menuai sukses.Malamnya, semua berdiri di belakang si paranormal dengan jantung berdebar. Laki-laki separuh baya itu begitu khusuk dengan meditasinya. Lalu keheningan itu terusik dengan suara tokek yang begitu terperinci dan keras terdengar.

“Koookk...kookkk.. .“

Kata mereka bunyi tokek yang sudah - di atas berat 3 ons, akan berubah menyerupai bunyi seekor ayam. Suasana makin tegang. Apalagi aku, tampaknya nafasku hampir tertahan menahan rasa yang saya sendiri sulit untuk mengungkapkannya.

“Koookk.. .kookkk...” Untuk kedua kalinya, bunyi itu kembali terdengar. Dan kali ini si paranormal bergerak dan meditasinya dan berdiri, dan berucap dengan bunyi agak pelan;
“Cepat bergerak! Tangkap tokek itu sebelum hilang Iagi!l”

Tanpa men unggu komando yang kedua, saya dan beberapa teman pribadi melompat ke arah bunyi itu menembus jaring-jaring yang sudah terpasang. Sebuah bayangan menyerupai dengan kadal melompat cepat berlari mesuk ke dalam sebuah batang kayu tua. Aku bergerak cepat menyergap ke arah batang kayu renta tadi dibantu penerangan cahaya senter di tangan kiriku dan senter besar di tangan sahabatku Wawan.

Tapi alasannya ialah batang kayu itu agak panjang maka cahaya senter tidak bisa menembus ke dalam lubang. Tapi semua wajah-wajah kami nampak bahagia, alasannya ialah semua melihat terperinci seekor tokek seukuran botol aqua masuk ke lubang itu. Yang niscaya bayangan uang ratusan juta sudah terlintas begitu dekatnya.

“Potong dari bawah biar saya tutup atasnya dengan jaring!” Pinta Danu sesudah dengan sigap menutup lobang tempat masuk tokek tadi dengan jaring. Aku menyambar kapak kecil dan dengan sekuat tenaga memotong batang pohon itu dari bawah. Hanya dengan hitungan menit batang pohon itu terbelah jadi dua. Tapi sungguh di luar dugaan, tokek besar tadi tak kelihatan lagi. Padahal kalo dilihat tidak ada sedikit celahpun yang bisa menciptakan tokek itu lepas.

“Ternyata kita masih belum diizinkan untuk mengambil tokek itu!” Suara Si paranormal terdengar berat di belakang. Semua kami menekuk wajah. Jujur, rasa kecewaku sudah di luar batas kemampuanku untuk menahannya. Lagi-lagi hanya pernyataan begitu yang kudengar. Sesaji tidak diterimalah, penghuni setempat gak mengizinkanlah.

“Dasar ghoib keparat!” ucapku spontan.

Si paranormal yang kelihatan paling kaget atas ucapanku tadi. “Sampean gak boleh begitu!”

“Semua penghuni di tempat ini cuma jin keparat! Mereka gak’lebih gak kurang kayak kita juga. Pembohong semua!” lanjutku lagi dengan nada makin tinggi. Semua terdiam. Aku memang sudah tidak peduli. Tiba-tiba dari lubang pohon itu ke luar seekor burung hantu besar yang sanggup kami lihat terbang dan hilang kegelapan. Dan dari lubang itu juga menyusul beberapa ekor anak tokek merayap perlahan.

Aku yang masih larut dalam emosi pribadi mengayunkan kapak di tanganku dan...Iima ekor anak tokek yang gres ke luar itu mati semua dengan badan terputus putus.

“Sabar Mat, tenangkan dirimu! Kita masih di dalam hutan. Tuh lihat! Tokeknya gak ketemu malah yang muncul burung hantu. Ntar kau bisa kuwalat!” ujar Wawan sambil mengelus pundakku untuk menenangkan.
“Kita semua udah dibohongin sama makhluk keparat Wan! Emang bisa apa penghuni hutan ini sama kita?” emosiku semakin sengit. Sambil mengacungkan kapakku ke arah kegelapan saya berucap lantang.

“Hei jin-jin goblok! Kalau kalian tidak terima, kalian boleh menuntut ganti rugi sama aku!” Usai saya berucap dan kegelapan sana terdengar kembali suara; “Kookkk...kookkk...

kookkk Aku terdiam. Jujur, saya merinding. Suara itu memang menyerupai bunyi tokek yang tadi kami dengar. Tapi semua itu niscaya hanya kebetulan.Berangsur suasana kembali tenang. Kami pun berkemas untuk segera pulang. Jengkel di hatiku juga ikut surut, membeku bersama terpaan angin malam yang makin dingin.

Kisah Mistis Akibat Berburu Tokek mistik Hutan yang berakhir bencana


Dua ahad kemudia istriku tiba waktunya untuk melahirkan. Sepertinya yang kurencanakan, saya memanggil bidan ke rumah. Setelah hampir satu jam berjuang dengan rasa sakitnya, karenanya anakku pun lahir. Tapi. ..jantungku menyerupai berhenti berdetak. Karena anakku lahir sudah tak bernyawa dengan kondisi badan menyerupai terpotong-potong. Malah yang lebih menciptakan hatiku pedih, kulitnya menyerupai mirip seekor tokek bertutul-tutul merah.

Aku tak berpengaruh menahan air mata. Saaat istriku sadar, anak kami telah meningal dengan kondisi demikian, Ia pribadi pingsan. Batinku berkecamuk kuat. Apakah semua ini ada hubungannya dengan perburuan tokek kami malam itu? Kebencianku semakin kuat. Andai ketika ini ada seribu tokek di depanku, niscaya akan kuhabisi semua. Tapi sekarang seluruh persendianku menyerupai tak bertenaga. Aku benar-benar larut dalam kesedihan.
Walau saya berserah pada Tuhan, namun insiden itu hingga kapanpun tak pernah hilang dari ingatanku. Terkadang hidup tidak bisa berjalan mulus menyerupai yang kita inginkan.     

Baca juga Cerita Pesugihan Tikus Ngepet ,bukan cuma babi saja yang ngepet
Itulah Kisah dongeng mistis berburu tokek mistik siluman hutan yang tergiur alasannya ialah harga tokek yang fantastis namun berakibat bencana

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor