Benarkah Coklat Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya

Benarkah Coklat Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya - Apakah Anda suka makan cokelat? Jika jawabannya ialah ya, Anda niscaya sedang membayangkan coklat favorit Anda ketika ini. Coklat memang mempunyai rasa yang sangat yummy dan banyak yang menyebutkan coklat sanggup menghilangkan stress. Tapi mungkin Anda masih ragu apakah benar coklat menjadikan jerawat, sebagian orang membenarkan hal itu dan ada yang menyampaikan tidak. Seperti yang di lansir oleh stylecraze, berikut klarifikasi mengenai hal tersebut.

Penyebab Jerawat:
Penyebab benjol sangatlah banyak. Seperti yang Anda semua tahu, kulit Anda mengandung kelenjar minyak yang penuh sebum. Suatu saat, pori-pori, folikel, dan kuman yang tersumbat memakan minyak ini menjadikan benjol dan jerawat. Apa yang menciptakan benjol lebih jelek ialah sifat cantik ekspresi yang berlebihan, perubahan mendadak dalam hormon, peradangan, dan sebagainya. Kami masih belum tahu dari makanan tertentu apa  yang menjadikan jerawat. Bahkan, ada beberapa makanan yang sanggup Anda makan untuk menghilangkan jerawat.

Apakah Chocolate menjadikan jerawat?
Menurut Dokter Ava Shamban (dokter kulit populer dari Amerika Serikat), cokelat tidak benar-benar menjadikan jerawat. Bahkan, kalau Anda melihatnya di jalan, hampir tidak ada bukti bahwa coklat atau jenis makanan berlemak akan menjadikan jerawat. Tetapi beberapa andal juga menyampaikan bahwa makan terlalu banyak permen atau memanjakan ke makanan yang tidak sehat sering sanggup menjadikan produksi hiperbola dari minyak, yang kesudahannya menjadikan jerawat. Sekali lagi, itu tidak akan adil kalau menyampaikan bahwa gula secara eksklusif menjadikan jerawat. Tapi memang benar bahwa lebih sering mengkonsumsi cokelat atau permen lain dan makanan yang tidak sehat sanggup merusak tekstur dan kualitas kulit Anda.

Jadi, sebab kita tidak sanggup menyalahkan cokelat sebagai penyebab jerawat, kita masih sanggup menyangkal fakta bahwa itu masuk dalam kategori tidak sehat. Tapi apa jenis cokelat yang bekerjsama menciptakan lebih jelek untuk kulit Anda?

Menurut Dokter Shamban, susu dan coklat putih mempunyai jauh lebih banyak gula dan pengawet dari dark chocolate. Ketika makanan cenderung hiperbola gula, mereka menjadikan perubahan hormon yang sanggup menjadikan peradangan. Sebagian besar ini terjadi di antara orang-orang yang rentan terhadap jerawat. Tingginya kandungan kakao ditemukan dalam cokelat hitam berarti mengandung flavonoid, catechin, dan procyanidin. Ini sanggup bertindak sebagai antioksidan dan melindungi badan terhadap kanker dan penyakit yang mengancam jiwa lainnya.

Singkatnya, Anda tidak pernah sanggup eksklusif menyalahkan cokelat ialah penyebab jerawat, jerawat, dan jerawat. Tapi ya, mereka sangat cantik dan penuh lemak yang sanggup meningkatkan produksi sebum dalam badan Anda yang pada kesudahannya mengarah pada jerawat. Jadi, untuk menjaga diri di sisi yang aman, makan lebih banyak buah dan sayuran, dan konsumsi cokelat secukupnya saja ketika Anda sangat ingin makan cokelat.

Bagaimana hasil dari penelitian?
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2009 oleh BMC Public Health, peneliti sebuah universitas di Amerika Serikat mencoba untuk memahami bagaimana cokelat menjadikan benjol di kalangan remaja, terutama mereka yang berusia 18 atau 19 tahun. Mereka menemukan semacam hubungan antara konsumsi cokelat secara teratur dan jerawat. Namun, studi lebih perlu dilakukan untuk memastikan apakah studi ini menawarkan bukti faktual atau tidak.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor