10 Malaikat Dan Tugasnya

Berapakah jumlah malaikat seluruhnya? Sejauh ini baik Al-Qur'an maupun hadits tidak menyebutkan jumlah malaikat secara pasti. Tetapi tidak tidak mungkin jumlah mereka mencapai ribuan atau bahkan jutaan. Hal ini tersirat dari beberapa hadits berikut ini. Hakim bin Hazam memberitahukan, ketika Rosulullah saw. berada di antara sahabatnya, dia bertanya, "Apakah kalian mendengar apa-apa yang saya dengar?" Mereka menjawab, "Kami tidak mendengar apa pun." Beliau bersabda, "Sungguh saya sedang mendengar suara derap langkah dari langit yang tidak pernah berhenti, sedangkan di sana tidak ada sejengkal pun tempat, kecuali ditempati oleh malaikat yang bersujud, atau berdiri." (HR. Thobroni)

Dalam hadits yang menunjukan perihal Isro' Mi'roj, Nabi Muhammad saw. antara lain menerangkan, "Kemudian saya dinaikkan ke Baitul Makmur, dan tiba-tiba saya menemukan pada setiap hari daerah itu dimasuki 70000 (tujuh puluh ribu) malaikat." (HR. Bukhori Muslim) Kelak juga ada tujuh puluh ribu malaikat yang menyeret insan ke neraka Jahanam. 


Ibnu Mas'ud menceritakan, Muhammad Rosulullah saw. bersabda, "Pada hari itu akan dimasukkan ke dalam Jahanam 70.000 (tujuh puluh ribu) kelompok orang yang berdesakan. Dalam setiap kelompok itu terdapat 70000 (tujuh puluh ribu) malaikat yang menyeret." (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Yang mengetahui secara niscaya jumlah malaikat hanyalah Allah SWT. "Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu, kecuali Dia sendiri." (QS. 74/Al-Muddatstsir: 31)

Berikut kami uraikan sepuluh nama malaikat dan kiprah mereka masing-masing.

1. Jibril as., mengepalai seluruh malaikat. Ia mempunyai beberapa nama lain, ialah Namus, Ruhul Amin (roh yang diberi kepercayaan) dan Roh Kudus (roh yang suci). Nabi Muhammad Rosulullah saw. pernah melihat rupa aslinya. "Sungguh dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain." (QS. 53/ An-Najm: 13)

Malaikat Jibril as. juga pernah menampakkan diri menjadi seorang laki-laki kepada ibunda Nabi Isa as. Ceritakanlah (Muhammad) kisah Maryam di dalam Kitab (Al-Qur'an), ketika ia mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu ternpat di sebelah timur (Baitulmaqdis), kemudian dia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka, lantas Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, maka dia menampakkan diri di hadapannya (dalam bentuk) insan yang sempurna. Dia (Maryam) berkata, "Sungguh saya berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih terhadapmu, kalau engkau orang yang bertakwa". Dia (Jibril) berkata, "Sungguh saya hanyalah utusan Tuhanmu, untuk memberikan anugerah kepadamu seorang anak lelaki yang suci." (QS. 19/ Maryam: 16-19)

Malaikat Jibril as. bertugas memberikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rosul. "(Dia-lah) Yang Mahatinggi Derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya biar memperingatkan (manusia) perihal hari pertemuan (hari kiamat)." (QS. 40/Al-Mukmin: 15) Dia pula yang memberikan ayat-ayat Al-Qur'an kepada Muhammad Rosulullah saw. Katakanlah (Muhammad), "Barang siapa memusuhi Jibril, maka (ketahuilah) bahwa dialah yang telah menurunkan (Al-Qur'an) ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan (kitab-kitab) terdahulu, dan menjadi petunjuk serta informasi bangga bagi orang-orang yang beriman." (QS. 2/ Al-Baqoroh: 97)

2. Mikail as., yaitu malaikat yang bertugas membagikan rezeki kepada seluruh makhluk Allah SWT. "Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rosul-rosul-Nya, Jibril dan Mikail, maka bekerjsama Allah musuh bagi orang-orang kafir." (QS. 2/ Al-Baqoroh: 98)
Malaikat Mikail as. juga kerap mendampingi malaikat Jibrilas. melaksanakan tugas-tugasnya, antara lain:

-Sewaktu Jibril as. membedah dada Nabi Muhammad saw., Malaikat Mikail as. yang mengambil air zam-zam untuk mencuci hati beliau.

-Mendampingi Malaikat Jibril as. mengantarkan Nabi Muhammad saw. melaksanakan isro' mi'roj.


3. Izroil as., yaitu malaikat yang bertugas mencabut ruh (nyawa) semua makhluk Allah SWT. termasuk mencabut nyawa para malaikat, dan kelak mencabut nyawanya sendiri. Karena itu dia menerima julukan "malaikat maut", yang mengantarkan kematian. Tentu saja kiprah tersebut dia lakukan sehabis menerima perintah dari Allah SWT. "Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut." (QS. 79/ An-Nazi'at: 1-2)

4. Isrofil as., yaitu malaikat yang bertugas meniup sangkakala (terompet) pada ketika tiba hari tamat zaman dan menjelang insan dibangkitkan dari alam kubur kelak. "Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah)." (QS. 39/Az-Zumar: 68)

Dalam suatu doa, Nabi Muhammad saw. juga pernah menyebut nama Isrofil. "Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Isrofil, Pencipta langit dan bumi. Yang Maha mengetahui yang mistik dan zhohir, Engkaulah yang menghukum di antara hamba-Mu pada apa-apa yang mereka perselisihkan, tunjukilah saya kebenaran dari apa-apa yang diperselisihkan dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjuki siapa saja yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus." (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi, dari 'Aisyah ra.)

5. Roqib as., yaitu malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan perbuatan baik manusia.

6. Atid as., yaitu malaikat yang bertugas mencatat segala ucapan dan semua perbuatan jahat manusia. Tentang kedua malaikat ini, diterangkan dalam Al-Qur'an, "Sungguh bagi kau ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (perbuatanmu), mereka mengetahui apa yang kau kerjakan." (QS. 82/A1-Infithor: 10-12)

7. Munkar as. dan 8. Nakir as, yaitu malaikat yang bertugas menginterogasi insan di alam kubur. Abu Huroiroh ra. menceritakan, Rosulullah saw. bersabda, "Apabila seorang jenazah atau seorang kau telah dikuburkan maka datanglah kepadanya dua malaikat yang berwarna hitam dan biru. Yang satu berjulukan Munkar, dan satu lagi berjulukan Nakir. Lalu keduanya bertanya, "Bagaimana pendapatmu perihal laki-laki ini?"

Jika ia menjawab, "Dia yaitu hamba Allah dan Rosul-Nya, saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad yaitu hamba dan Rosul-Nya", maka keduanya berkata, "Kami sudah mengetahui bahwa kau menyampaikan kalimat ini. Lalu kuburnya diluaskan sampai tujuh puluh hasta kali tujuh puluh hasta, dan diterangi dengan cahaya. Kemudian dikatakan kepadanya, "Tidurlah kamu", ia menjawab, "Bolehkah saya kembali kepada keluargaku di dunia biar saya sanggup menceritakah kepada mereka apa yang terjadi?" Kedua malaikat itu berkata, "Tidurlah kau ibarat tidurnya seorang penganten yang tidak akan dibangunkan kecuali oleh istrinya yang paling dia cintai, sampai Allah membangkitkannya."

Jika mayit itu seorang munafik, maka ia akan menjawab, "Aku mendengar orang-orang menyampaikan sesuatu, maka saya pun ikut menyampaikan ibarat perkataan mereka, sedangkan saya tidak memahami." Lalu kedua malaikat itu berkata, "Kami mengetahui bahwa kau menyampaikan demikian." Maka diperintahkan kepada bumi, "himpitlah dia." Bumi pun menghimpit jenazah itu sampai tulang-tulang rusuknya berantakan, dan is akan selalu diazab sampai Allah SWT membangkitkannya kelak." (HR. Tirmidzi dan Ibnu 'Ashim)

9. Ridwan as. yaitu malaikat yang bertugas menjaga pintu nirwana daerah insan mendapatkan imbalan dari ketaatan dan ketakwaannya kepada Allah SWT.

10. Malik as. yaitu malaikat yang bertugas menjaga neraka, daerah insan mendapatkan imbalan dari kedurhakaannya kepada Allah SWT. Mereka berseru, "Wahai (malaikat) Malik, biarlah Tuhanmu mematikan kami saja." Dia menjawab, "Sungguh, kau akan tetap tinggal (di neraka ini)." (QS. 43/ Az-Zukhruf: 77)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor