Aja Nguthik-Uthik Macan Turu

Aja Nguthik-uthik Macan Turu

Artinya, aja nguthik-uthik (jangan mengusik), macan turu (harimau tidur). Di Jawa, harimau sering digelari raja hutan. Tentu saja, sebutan “raja” tersebut merupakan kiasan atau padanan. Sebab, “kekuasaan” yang diperoleh bukan alasannya yaitu kebijakan, kearifan, dan kepemimpinannya yang baik, melainkan alasannya yaitu sifat perbuatannya yang dinilai kejam, pemangsa hewan lain, praktis marah, buas, liar, dan selanjutnya. Karena itulah, orang yang mempunyai sifat ibarat itu lazim disamakan dengan macan atau harimau.

Orang bertabiat jelek sebagaimana harimau pada umumnya ditakuti alasannya yaitu setiap ketika sanggup menciptakan onar dan membahayakan orang lain. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya ia dibiarkan tenteram (asyik dengan dunianya sendiri), jangan hingga angkaran murkanya kambuh. Manakala yang bersangkutan sedang “tidur” (tabiat buruknya hilang untuk sementara), sekali-kali jangan diganggu atau dibangunkan (dipancing dengan masalah) alasannya yaitu dikhawatirkan sifat buruknya muncul mendadak, sehingga menciptakan kekacauan dan keributan di mana-mana. 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor