Bathok Bolu Isi Madu


Bathok Bolu Isi Madu


Artinya, bathok (tempurung kelapa), bolu (bolong telu atau berlubang tiga), isi madu (berisi madu). Secara bebas diterjemahkan sebagai tempurung kelapa yang sudah berlubang tiga, namun berisi madu. Padahal, pada umumnya, tempurung kelapa yang berlubang sudah kosong. Daging buahnya sudah rusak, atau habis dimakan serangga. Peribahasa ini sering dipakai untuk menggambarkan orang yang sepertinya bodoh, rendah derajatnya, ternyata mempunyai ilmu pengetahuan tinggi serta kearifan yang luar biasa.

Contohnya, serombongan mahasiswa arkeologi tiba ke sebuah candi untuk melaksanakan penelitian. Melihat ada orang renta berpakaian seadanya tengah duduk di bawah pohon, seorang mahasiswa eksklusif mendekat dan memberi sedekah. Awalnya, orang renta tadi terkejut. Tetapi, sambil mengangguk-anggukkan kepala, pertolongan uang ala kadarnya itu pun diterima sang kakek.

Tak tahunya, saat mereka ketemu dengan petugas cagar alam di sana, yang diminta memperlihatkan klarifikasi mengenai candi itu justru orang renta tadi. Dengan fasih dan detail, dia menerangjelaskan seluruh keberadaan candi itu kepada para mahasiswa. Ternyata, orang renta itulah juru kunci candi; pekerjaan yang ditekuni bebuyutan dari nenek moyangnya. Maka, tidak mengherankan kalau orang yang sepertinya menyerupai fakir itu justru mempunyai pengetahuan mengenai candi lebih banyak daripada para mahasiswa sekolah tinggi tinggi. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bathok Bolu Isi Madu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel