Kunci Orgasme Wanita: Waktu!

Sebagai kaum Adam, apakah Anda ingin cepat-cepat “selesai” pada ketika bekerjasama intim dengan pasangan Anda? Apakah sehabis sepuluh menit lebih “turun-naik” Anda ingin segera menuntaskannya dengan ending berjulukan ejakulasi? Mudah-mudahan tidak. Sebab, kebanyakan lelaki justru berharap dirinya sanggup bertempur selama mungkin supaya dianggap jantan dan bisa memuaskan pasangannya. Bermacam-macam cara, metode, dan teknik pengobatan dicari oleh lelaki yang mendambakan keperkasaan di ranjang.

Sayangnya, lelaki adakala tak tahu apa yang diharapkan dan dirasakan oleh perempuan pasangannya. Jangankan yang cuma bisa bertahan semenit dua menit, yang perkasa pun sering kali gagal menciptakan pasangan terengah-engah menikmati orgasme. Padahal, menyerupai seorang pelari, kaum lelaki cenderung menjadi seorang sprinter yang ingin secepatnya mencapai garis finish. Sementara, perempuan menyerupai pelari maraton yang membutuhkan kesabaran dan ketrampilan mengatur irama dan kecepatan hingga bisa menembus garis finis.

Wanita butuh waktu lebih usang untuk mereguk nikmatnya sensasi orgasme. Sementara lelaki lebih cepat, bahkan ada yang kurang dari satu menit alias ejakulasi prematur. Kalau lelaki sudah “keluar dulu” dan penis terkulai lemas tak berdaya, orgasme perempuan tentu jauh panggang dari api.

Selama “bertempur” perempuan mungkin juga mengeluarkan erangan yang menyampaikan perasaan nikmat dan puas. Tapi itu tak selalu berarti beliau mendapat rangsangan yang dibutuhkan. Biasanya, kenikmatan yang dirasakan perempuan merupakan respon emosional saja terhadap rasa nikmat yang dialami lelaki.

Wanita merasa puas kalau berhasil memuaskan lelaki pasangannya. Tapi perempuan tak hanya cukup dengan kepuasan emosional. Dia butuh belaian dan waktu untuk mencapai orgasme. Bila seorang perempuan merasa diberi waktu yang cukup selama kekerabatan seks, beliau akan yakin akan mendapat kepuasan yang dicarinya.

Umumnya, lelaki memang doyan seks. Sesuatu yang, katanya, tidak begitu luar biasa bagi wanita. Namun, lelaki pun gampang resah bahkan putus asa apabila perempuan pasangannya menyampaikan bahwa beliau belum orgasme. Banyak laki-laki (juga perempuan sendiri) tak memahami bahwa perempuan butuh waktu sepuluh kali lebih usang daripada laki-laki untuk mencapai orgasme. Tak sedikit lelaki yang frustrasi sebab tak sabar dalam upaya membangkitkan hasrat seks pasangannya.

Perhitungan waktu merupakan salah satu perbedaan seksual yang besar antara lelaki dan wanita. Lelaki biasanya hanya perlu waktu rangsangan dua atau tiga menit saja untuk mencapai orgasme (ejakulasi). Ini merupakan proses yang sangat sederhana, sesederhana mengocok sekaleng bir kemudian membiarkannya meletup! Secara biologis, lelaki diciptakan untuk seketika terangsang bagaikan obor yang tersulut

Sedangkan perempuan umumnya memerlukan waktu lebih lama.. Sementara perempuan diciptakan untuk menjadi terangsang secara perlahan-lahan dan setahap demi setahap. Wanita memerlukan waktu pemanasan dan rangsangan sekitar duapuluh hingga tiga puluh menit pada kemaluannya.

Sering kali lelaki sudah mencapai orgasme sehabis beberapa menit dan menganggap perempuan pasangannya mencicipi kegembiraan dan kepuasan mirip yang dirasakannya. Sang lelaki akan berkata, “Kamu bisa, kan?” Wanita biasanya akan menjawab, “ Mulai saja belum!”.

Bagaimana solusinya? Gampang saja. Agar perempuan mengalami orgasme, lelaki harus menempatkan orgasme perempuan sehabis dua hingga tiga menit orgasmenya sendiri, dengan melaksanakan rangsangan duapuluh hingga tigapuluh menit [hnl].
(satulelaki.com)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor