Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei)

Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei).


Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei).
Secara Umum– Mangsa “Desta”.

Orang yang terlahir pada pada tanggal 20 April – 12 Mei, mereka termasuk orang “Desta”, Mangsa yang ke IX dengan Candra “Permata Hati”.
Daya dan dampak Mangsa sangat besar lengan berkuasa sekali bagi mereka yang terlahir pada ketika itu. Sifatnya pantang mundur, bijaksana dan tegas walaupun tindak-tanduknya sudah diperhitungkan terlebih dahulu dan pasti.
Begitu pula mereka yang terlahir pada mangsa “Desta” santai dan lemah dalam mengerjakan segala sesuatu pekerjaan. Tetapi semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya selalu sanggup selesai pada saatnya, alasannya yakni orang “Desta” selalu memiliki kiat tersendiri dalam mengerjakan segala sesuatu.

Sistimatis dan praktis, sehingga dengan santai, ia sanggup menyelesaikan pekerjaan
Sifat santai dalam tindak tanduknya itu, mempengaruhi juga dalam pergaulan. Sehingga tidak mengherankan ia juga banyak pengagum. Tubuhnya yang tegap dan berotot, menggambarkan bahwa ia tidak malas mengerjakan pekerjaan apapun.

Dalam pergaulan sangat menyenangkan, tetapi tidak mudah mempercayai orang lain, juga memiliki sifat cemburu. Senang mempelajari Ilmu Gaib, Karena ia memiliki perasaan kuat, maka segala langkahnya walaupun lamban tetapi pasti.

Sering menunjukkan Dermawannya, walaupun untuk itu hatinya tidak ikhlas. Diluar dugaannya, jawaban orang lain menganggap ia sebagai Dermawan benar-benar, sehingga banyak orang dating meminta santunan padanya.

Penampilannya selalu tampak rapi dan meyakinkan. Menonjolkan kegagahannya dan parlente dengan rambut yang tersisir rapi. Bagi orang “Desta” berpakaian rapih dan kerapihan rambut, yakni sangat besar artinya bagi keyakinan penampilan orang “Desta”.

Walaupun tampak kalem, tetapi kalau terpancing oleh kemarahan yang tidak tertahan lagi maka diapun sanggup murka sekali. Padahal kalau sudah murka tidak sanggup dikendalikan. Kalau sudah disakiti hatinya dan dikecewakan maka ia cepat mengambil suatu keputusan yang drastis dan tidak mau lagi berhubungan.

A. Keadaan Fisik.

Orang kelahiran mangsa “Desta” berdasarkan Astrologi Jawa ada dua golongan. Mereka itu yakni yang terlahir diwaktu “Siang” dan “Malam” hari. Adapun yang terlahir di waktu “Malam” hari, betampang cakep, baik laki-laki mupun perempuan kelahiran mangsa “Desta” memiliki bentuk badan maupun wajahnya berlainan dengan kelahiran “Siang” hari.

Postur tubuhnya sedap, tetapi otot-ototnya menonjol menggambarkan kalau orang “Desta” itu gemar melatih kebugaran tubuhnya dengan teratur. Wajahnya bulat, dengan sepasang bibirnya yang tipis, beralis tebal, bermata lingkaran dan bersinar tajam. Menggambarkan kalau orang “Desta” selalu optimis.
Secara umum bentuk Fisik orang “Desta” tampak sangat mengagumkan, tetapi ini jumlahnya sangat sedikit.

Sifatnya pun orang “Desta” kelahiran “Malam” hari Ramah dan Sabar dalam menuntaskan segala sesuatu urusan. Banyak pula dari kalangan orang “Desta” yang menjadi “Binaragawan”, alasannya yakni bentuk tubuhnya dengan tonjolan otot-ototnya yang sangat indah. Ditunjang pula oleh kesehatan tubuhnya yang kebal terhadap penyakit.
Orang “Desta” sanggup dikatagorikan bertubuh kebal terhadap penyakit, alasannya yakni jarang terjangkit penyakit. Kalau menderita sakit, hanya ringan yaitu panas dalam atau sariawan itupun sanggup segera diatasi.

 B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Desta” memiliki jiwa peka sekali terhadap lingkungan. Kalau salah bergaul dan salah didik maka sanggup jelek akibatnya. Dia mudah terseret dalam perbuatan yang kriminal bahagia Mencuri dan Serakah, bahkan sanggup menjurus ketindak kekerasan.

Pada dasarnya anak “Desta” sangat menyenangkan dan baik dalam berteman. Maka tidak mengherankan kalau anak “Desta” banyak memiliki kawan. Karena ia bahagia menolong kawan, halus tutur katanya. Penampilannya pun sangat rapih dan higienis mempesona.
Tidak sanggup mendapatkan perlakuan yang bersifat mengikat dan kurang disiplin, alasannya yakni ia akan merasa terkurung dengan adanya aturan-aturan dan ikatan-ikatan itu. Biasanya ia akan memberontak. Kalau sudah begini ia akan berbuat semaunya.
Mereka lebih cenderung untuk membentuk diri sendiri, semenjak masih bawah umur sudah berguru sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan berani. Jarang rewel dan menangis.

C. Keadaan Masa Remaja .

Ketika umurnya telah memasuki Masa Remaja, intinya masih terbawa sifat dan keadaannya pada waktu kanak-kanak. Hanya saja perkembangan Budi Pekertinya telah meningkat, telah menonjolkan daya fikir dan imajinasi. Sehingga semua yang akan dikerjakannya telah lebih terarah.
Kalau pada masa kanak-kanak bahagia berbuat seenaknya dan hirau tak hirau terhadap lingkungan. Kalau disuruh orang bau tanah dikerjakan sambil bermain-main. Maka masa remaja sudah banyak berubah, alasannya yakni sudah sanggup membedakan mana yang penting dan mana yang tidak.

Dalam kehidupan sehari-hari remaja “Desta” sangat menarik, banyak mitra dan kawan-kawannya itu sangat menghormatinya. Karena ia memiliki sifat penuh pengertian dan bahagia menolong. Dalam pergaulan ia selalu tampil ke depan kalau kawan-kawannya menghadapi bahaya, alasannya yakni ia siap membela kawan-kawannya dengan sepenuh hati.

Penampilan remaja “Desta” selalu rapih, parlente, trendy, dengan busana mutakhir. Dia sangat bahagia pada kerapihan dan keindahan, serta pesta-pesta. Karena dalam pesta banyak keindahan yang sanggup dinikmati, termasuk masakan yang enak, music dan melantai/dansa.
Sebenarnya orang “Desta” dalam segi pendidikan tidak begitu menonjol, hanya saja mereka memiliki Kharisma sebagai penakluk. Ternyata banyak tokoh-tokoh Nasional maupun Internasional yakni orng-orang “Desta”.

Hal itu dpat terjadi alasannya yakni orang “Desta” sanggup berbuat tenang, teliti, tekun dalam menghadapi segala macam kasus, walau bagaimanapun rumitnya. Sehingga banyak dilema rumit sanggup dipecahkn. Orang “Desta” tidak mementingkan kuantitas tetapi kualitas.

Dalam pekerjaan ia sangat tekun dan telaten hingga sanggup menyelesaikan pekerjaannya dengan tuntas. Tidak ingin dipuji alasannya yakni ia merasa apa yang dikerjakan itu sudah semestinya. Banyak orang yang ditolong tanpa mengharapkan imbalan dan pujian.
Sukses yang dicapainya alasannya yakni ia sanggup menuntaskan pekerjaan-pekerjaan. Bagi orang lain pekerjaan itu sangat sulit. Hal itu akan berkembang dalam karier dan terus berkembang hingga jenjang prestasi.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Ada beberapa tanda khas sebagai petunjuk seseorang kelahiran mangsa “Desta” yang termudah yakni mengamati “Penampilan”. Karena orang “Desta” tampil dengan segala “Kerapihannya”, baik itu pakaian maupun cara menyisir rambut. Bahkan kalau rambutnya lurus dikerting dan creambath.

 E. Ikatan Persahabatan .

Orang kelahiran mangsa “Desta” bekerjsama memiliki banyak kawan. Karena ia yakni figur yang menarik dalam pergaulan. Sahabatnya pun banyak, alasannya yakni umumnya orang “Desta” pintar memelihara kekerabatan antara kawan. Sehingga banyaklah kawan-kawan kepercayaannya. Tetapi kalau orang “Desta” itu disakiti hatinya, maka seumur hidup tidak akan mau kenal lagi, bahkan bertemu saja sudah tidak sudi. Begitu Tegas dan Drastis.

Maka semoga tidak terjerumus pada pergaulan yang nantinya akan merugikan diri. Sebaiknyalah kalau diketahui garis-garis persahabatan yang cocok berdasarkan penemu Astrolog Jawa. Dalam pergaulan yang paling cocok bagi orang kelahiran mangsa”Desta” itu yakni mereka yang terlahir pada Mangsa “Katelu” selain itu juga cocok dengan orang “Kapitu”. Kalau bertemu sahabat yang tertera diatas tadi, yaitu “Katelu” dan “Kapitu” bahkan dengan “Desta” maka orang-orang itulah yang sanggup dijadikan sahabat karib. Kemungkinan retak tidak ada.

Karena orang “Desta” sering berpergian jauh, maka membutuhkan orang yang sanggup mendapatkan amanah untuk menjaga, baik itu harta, rumah, maupun keluarganya. Kalau dikantor juga mewakilinya selama ia berada ditempat lain.

F. Keadaan Kesehatan .

Pada umumnya orang “Desta” jarang terjangkit penyakit. Penyakit langganannya yakni panas dalam dan sariawan, hal itu sanggup terjadi kalau ia menekuni pekerjaan berhari-hari hingga larut malam dengan mengabaikan makan dan minumnya. Maka sakit sariawan itu niscaya tiba. Penyakit itu bekerjsama semenjak masih bawah umur sering dideritanya.

Adapun penyakit lain yang mungkin sanggup mengganggunya yakni kejang bab leher, dpat juga terkena penyakit lambung. Bagi otang “Desta” yang terlahir pada hari “Selasa”, maka harus berhati-hati dengan jantung dan syarafnya.

Harus dijaga jangan hingga kepekaa itu benar-benar menjadi penyakit. Senam kebugaran jasmani dan olah raga sangat baik untuk pencegahannya. Selain itu juga harus dijaga Kelampiasan Kencingnya, dengan banyak minum air putih setiap pagi berdiri tidur dan jangan ditahan kalau terasa akan kencing. Kepekaan penyakit kandung kencing ini sanggup mengganggu orng “Desta” kelahiran hari “Rabu” dan “Jumat”. Mereka harus benar-benar waspada.

Kalau tidak dijaga tingkat kestabilan kondisi tubuhnya maka orang kelahiran mangsa “Desta” sering mengalami serangan penyakit yang tiba-tiba dan penyakit itu biasanya parah.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Bagi orang “Desta” bekerjsama ada beberapa pekerjaan yang bisa ditekuninya. Namun para Astrolog Jawa mengelompokkan tingkat kemampuan orang “Desta” menjadi tiga kelompok. Pengelompokan itu berdasarkan hari kelahiran sebagai berikut :

“EKA” - Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok kelahiran ini memiliki kesempatan kerja pada bidang perdagangan, sanggup juga sebagai wartawan, sebagai dokter, atau pengobatan lainnya. Tetapi yang paling cocok bekerjsama dalam dunia Seni.

Dapat sebagai Aktor/Aktris Film, Teater. Dapat juga sebagai Pelukis, Pemahat, Pematung dan Interior serta Taman.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Kelompok kedua ini, memiliki kesempatan kerja dibidang Pengolahan Tanah atau Petani.

Juga baik sekali sebagai Pengarang, kalau sekolahnya cukup dibidang Perbankan, maka di Bank sangat cocok. Tekhnik juga cocok, dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan tanah: Pertanian, Keramik atau Perusahaan Genting atau Bata.

 “TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Pada kelompok kelahiran ini, lapangan kerja yang cocok yakni dibidang Travel Biro, Perdagangan hasil Pertanian dan Wirausaha. Yang paling cocok yakni sebagai Wirausaha yang berafiliasi dengan Tekhnik, baik itu Pabrik maupun Bengkel.

H. Gambaran wacana Rejeki .

Status Sosial orang kelahiran mangsa “Desta” berdasarkan pendapat para Astrolog Jawa dikelompokan keadaannya berdasarkan hari kelahirannya menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

“EKA” -Kelompok I : Mereka ini yakni kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini tingkat ekonominya rata-rata baik. Mencari uang gampang, perjuangan apapun sanggup berhasil dan manfaatnya cukup baik. Bagi mereka khususnya yang lahir di Minggu Kliwon, Rabu Pon dan Jumat Pon, pada usia 24 tahun akan menemukan rejeki yang tidak mengecewakan dan itu sanggup untuk modal. Pada umumnya kelompok ini dihari tuanya cukup baik bahkan sanggup Kaya dan Bahagia.

 “DWI” –Kelompok II : Mereka yakni yang dilahirkan pada Hari Senin. Pada kelompok ini termasuk orang “Desta” yang kurang berhasil. Segala usahanya akan selalu ada hambatan, bahkan sering pula kekurangan uang. Maka kalau kebetulan sedang menerima rejeki yang baik, harus menyisihkan uangnya untuk menabung. Hari baik yang kemungkinan sanggup rejeki baik yakni kelahiran hari Senin Legi pada usia 30 tahun. Senin Wage pada usia 36 tahun. Senin Kliwon pada usia 30 tahun. Yang kami utarakan tersebut yakni ketika usia yang baik dan rejeki agung. Maka harus berhati-hati memanfaatkan uang pada ketika itu. Kalau tidak maka dihari bau tanah akan gulung tikar alasannya yakni kekurangan uang.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pada kelompok kelahiran yang ketiga ini pun tidak begitu beruntung. Maka harus berhati-hati dalam menentukan pekerjaan dan dalam menangani keuangan, Karena kalau salah sanggup gulung tikar dan selalu kekurangan uang. Tetapi rata-rata pada usianya yang memasuki 30 tahun, rejekinya akan baik. Maka pada ketika itulah kesempatan untuk memanfaatkan uangnya untuk keperluan yang penting sehubungan dengan masa depan, kalau tidak maka dihari tuanya akan melarat.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Waktu sangat berarti bagi suatu kehidupan. Karena orang yang mengabaikan waktu akan mengalami suatu kerugian besar. Seseorang pada suatu ketika akan mengalami laba yang sangat besar dan tidak terduga menerima rejeki.

Sebagai rujukan ada orang menitipkan kendaraan beroda empat untuk dijualkan, pada hal ia bukan makelar, dilain pihak ada orang yang menitipkan rumah untuk dijual atau tukar dengan kendaraan beroda empat dengan tambahan beberapa juta Rupiah. Maka transaksi tadi akhirnya jadi. Dapat untung dri penjualan kendaraan beroda empat dan sanggup untung dari penjualan rumah.

Keuntungan Puluhan Juta Rupiah, itulah salah satu citra sederhana datangnya laba yang tidak terduga. Tetapi bagi orang Paragnos atau Paragnosa hal itu terjadi alasannya yakni proses kosmis juga, yaitu jatuhnya titik kulmulasi pada ketika transaksi itu terjadi. Pada ketika itulah tiba saat-saat baik, ALLAH meridhoi dan menurunkan karomahnya kepada orang tadi.

 Oleh para Astrolog insiden itu menjadi catatan dan telah melalui pembuktian berkali-kali, dicatat sebagai ketika keberuntungan. Saat keberuntungan bagi orang kelahiran mangsa “Desta” yakni pada bulan mendekati Nopember, alasannya yakni titik terperinci jatuh pada tanggal 30 Nopember.

Lebih-lebih pada ketika itu jatuh pada hari Rabu atau Jumat, tanggal 20 – 30 Nopember. InsyaALLAH segera perjuangan atau pekerjaan apa saja yang bersifat penting sekali sanggup berhasil dengan baik. Bahkan sangat penting bagi kehidupan dan penghidupannya.

Peristiwa itu akan selalu terjadi pada setiap tahun, pada hari dan tanggal yang tidak berbeda. Hal ini disampaikan semoga menjadi suatu upaya untuk mewujudkan yang terbaik bagi masa depan diri eksklusif orang kelahiran mangsa “Desta”. Tentu saja keberhasilannya tidak hanya menunggu, harus dengan berusaha keras dan ulet.

J. Hobi .

Orang yang terlahir pada mangsa “Desta” tidak memiliki banyak kesenangan. Dia hanya memiliki kesenangan beberapa saja, antara lain :

 Keindahan, Bertamasya ke Taman Rekreasi atau daerah Parawisata, lebih disukai di Pegunungan dan lembah-lembah.
Lukisna termasuk Melukis dan Kolektor Lukisan.
Barang-barang yang keramat, contohnya Keris.
Batu Permata.
Koleksi Busana Mutakhir.
Pesta. Beberapa hobi orang “Desta” tersebut cukup menelan anggaran yang tidak sedikit. Maka bagi orang “Desta” yang berhobi tersebut, yakni tergolong dalam kelahiran kelompok pertama (EKA) yaitu yang terlahir pada hari Minggu, Rabu dan Jumat. Tetapi kelompok Dua dan Tiga pun hamper sama hanya lebih ekonomis, artinya sebatas kemampuan.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Orang kelahiran mangsa “Desta” dalam hal perjodohan, bekerjsama termasuk gampang.
Cepat Kawin, walaupun begitu tentunya telah cukup umur. Mereka telah Dewasa dan sudah siap lahir dan bathin dalam berumah tangga. Walaupun demikian perlu pula diperhatikan faktor harmonisasi dalam perkawinan dan beumah tangga.

Menurut pakar Astrolog Jawa, bagi orang “Desta” yang paling serasi yakni dengan orang “Katelu”, sanggup juga dengan kelahiran “Kapitu” atau dengan sesama kelahiran mangsa “Desta”. Telah disebutkan yang paling serasi dengan orang “Katelu” artinya dalam kehidupan berumah tangga itu saling menghormati, memiliki rasa kasih saying, menyerah dan mau saling menjaga.

L. Batu Permata .

Batu Permata yang cocok bagi orang “Desta” sanggup dilihat dibawah ini. Selain cocok untuk aksesories jug cocok khasiatnya, sebagai berikut :

Emerald (jamrud Hijau)
Batu permata yang warna hijau ini cocok untuk kerikil cincin atau sebagai permata giwang, anting atau liontin serta bros.
Khasiatnya sanggup melindungi dari Sakit Kepala.

Blue Sapphire (Saffir Biru)
Batu permata ini baik juga untuk permata aksesories, cincin, giwng, liontin, bros dan lain-lain.
Khasiatnya yakni menolak racun, keracunan, sakit panas, melindungi mata dari gangguan cacar.

Blue Turquoise (Pirus Biru)
Batu permata ini sangat bagus, lebih-lebih yang berurat emas. Umumnya yang menggemari yakni kaum pria, untuk btu cincin.

Khasiatnya yakni untuk mencegah ancaman gaib, mendatangkan dampak keabadian.


M. Warna Yang Serasi .

Bagi orang “Desta” memiliki selera wacana warna untuk busana dan interior rumahnya mupun untuk ganjal lantai. Warna yang cocok baginya yakni warna:

Merah Anggur

Jingga

Biru Tua

Coklat

Tetapi warna pilihan yang ideal yakni Biru Tua, warna tersebut memiliki dampak dampak rasa Bahagia dan Tentram.

N. Bunga .

Ada beberapa jenis Bunga yang cocok dan mendatangkan rasa tenteram bahkan menunjukkan semangat juang bagi orang “Desta”, diantaranya yakni Bunga :

Mawar Jingga
Anyelir
Suflir
Gradiol Merah Anggur

Demikian beberapa jenis Bunga dengan warna-warna tertentu yang memiliki dampak Gaib terhadap kehidupan orang “Desta”.

Data-data kelahiran, baik penghidupan dan kehidupan orang yang terlahir pada mangsa “Desta” dalam keberadaannya mangsa tersebut di langit pecahan Timur Laut memasuki kedudukan Wuku Sinta (1), Taurus, Wuku Maktal (21) dan Wuku Galungan (11). Maka terjadilah proses alam dan menjadikan peristiwa-peristiwa, baik di Bawana Ageng maupun Bawana Alit. Pada ketika itu yakni musim Kemarau dan Candranya “Permata Hati”.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor