Mangsa Kanem (10 Nopember – 22 Desember)

Mangsa Kanem (10 Nopember – 22 Desember).

Mangsa Kanem (10 Nopember – 22 Desember).

Secara Umum–Mangsa “Kanem”.

Orang yang terlahir pada tanggal 10 Nopember – 22 Desember, termasuk di dalam kedudukan Mangsa “Kanem” yang lamanya orbit 43 hari dan di beri kiasan “Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Perbuatan Baik”. Keududukan Mangsa tersebut di Barat Daya dan dikala itu Musim Hujan.

Pada orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” secara umum sifatnya terkadang timbul suatu rasa gembira diri. Kemudian menyingkirkan jauh-jauh perasaan gembira diri itu diganti dengan perbuatan untuk kebaikan orang lain. Orang Mangsa “Kanem” bila diharapkan beliau rela untuk berkorban.
Penampilannya sangat simpati dan optimis, di dalam pergaulan sangat disenangi oleh kawan-kawannya. Pandai bergaul dan beliau sangat membenci kepalsuan.

Ada pula yang sangat ditakuti oleh orang Mangsa “Kanem” yaitu Kesepian. Orang Mangsa “Kanem” sangat menyukai pergaulan, senang dekat dan berorganisasi. Karena sikapnya yang tegas dan jujur, maka orang Mangsa “Kanem” sering sanggup menduduki daerah yang teratas. Begitu pula dalam pekerjaan.

Tercapainya karier yang teratas da dihormati orang berlebihan sesudah dalam usia diatas 30 thn (Tiga Puluh Tahun).
Pada umumnya kehidupan maupun nasib orang kelahiran Mangsa “Kanem” pada masa kanak-kanak kurang layak. Keluarganya mendapat ujian yang sangat berat. Ada-ada saja derita yang menimpa, kegagalan orang renta dalam usaha, dagang, maupun pekerjaan lain hingga menganggur. Kemelaratan, mungkin juga orang tuanya bercerai dan keluarga itu berantakan. Hingga kehidupan orang Mangsa “Kanem” itu menjadi sulit. Bahkan tidak jarang pula orang Mangsa “Kanem” ditinggal mati oleh kedua orang renta pada usianya yang masih kanak-kanak.

Penderitaan itulah yang mendewasakan dirinya. Kemudian usaha dan ketabahan, serta kemauan yang keras untuk mau memperbaiki sifat-sifatnya yang kurang baik. Begitulah orang kelahiran Mangsa “Kanem”, derita yang diterimanya ketika masih kanak-kanak. Barulah sesudah cukup umur dan kebijaksanaan pekertinya mancapai kesadaran. Kejujuran, senang membela yang lemah, bahkan mau berkorban demi orang lain, pada saat-saat itulah keberuntungan mulai menghampirinya.
Dapat juga terjadi bahwa beliau mendapat pertolongan dari orang lain yang bersimpati padanya. Ataupun beliau akan mendapat jodoh dari orang yang kaya, sehingga beliau akan mendapat kedudukan yang tinggi dan kaya raya serta banyak sahabat dan handai taulannya.

 A. Keadaan Fisik  .

Keadaan dan bentuk tubuh orang kelahiran Mangsa “Kanem” pada umumnya yaitu harmonis dan menarik. Tubuhnya tinggi, tidak gemuk tetapi sedang, wajahnya terperinci berseri berbentuk lingkaran telur, rambut hitam tebal. Matanya lingkaran dan bersinar terang, mulutnya lebar dengan bibir sedang, giginya bagaikan mutiara diatur, hidungnya mancung.

Tetapi dibalik itu semua yang indah dan harmonis itu, orang Mangsa “Kanem” memiliki kelemahan tulang, baik tulang kaki kiri maupun pada tulang belakang, sehingga ada kemungkinan sanggup lumpuh maupun membongkok pada usia diatas 30 thn (Tiga Puluh Tahun).
Dengan diketahui kelemahan ini maka lebih utama menjaganya, dari pada mengobati sesudah terlanjur. Berolah-raga dan keteraturan makan sayur-sayuran terutama yang mengandung zat kapur, contohnya kol.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” mengalami penderitaan semenjak masih kanak-kanak. Baik itu derita lantaran kemelaratan orang tuanya, derita lantaran pereraian orang tuanya, derita lantaran simpulan hidup orang tuanya, maupun disebabkan oleh yang lain.

Kalau wacana kemelaratan beliau tidak peduli, yang dipedulikannya yaitu wacana keadilan dan kejujuran. Walaupun dalam hidup gulung tikar beliau tetap tegar dan rapi. Hanya saja ada kesan seolah anak Mangsa “Kanem” itu sombong dan takabur, hal itu sanggup terjadi lantaran sifatnya yang sering membanggakan diri setiap berhasil menuntaskan suatu pekerjaan yang sulit dikerjakan oleh orang lain, secara bergurau beliau akan memuji diri sendiri “Aku Kok” sambil tertawa. Itulah menyebabkan kesan kesombongan.
Dalam bidang studi, anak kelahiran Mangsa “Kanem” sangat rajin. Pada umumnya sanggup mencapai yang diinginkannya. Bahkan tidak sedikit orang-orang jenius yang terlahir pada Mangsa “Kanem”. Lagi pula anak kelahiran Mangsa “Kanem”, sangat bergaul, walaupun tidak banyak berbicara tetapi banyak pula sahabatnya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Kejujuran yaitu pegangan hidupnya. Walaupun remaja-remaja kelahiran Mangsa “Kanem” ini hidupnya melarat, tetapi hatinya optimis menghadapi masa depan. Setia kepada prinsip, cita-cita, serta pekerjaannya.

Remaja Mangsa “Kanem” yang telah bekerja, beliau akan tetap setia dengan pekerjaannya itu. Walaupun ada orang yang membujuknya dengan bayaran yang lebih tinggi, beliau akan lebih setia dengan pekerjaan yang telah ditekuninya walaupun gajinya rendah.
Untuk mencapai kariernya yang lebih baik, orang kelahiran mangsa “Kanem” cenderung untuk mempelajarinya, baik dengan membaca, maupun kursus atau sekolah kejuruan.
Orang kelahiran Mangsa “Kanem”, suka mengerjakan sesuatu untuk kepentingan orang lain tanpa memikirkan imbalan. Karena beliau akan mengerjakan pekerjaan itu dengan rasa nrimo dan penuh tanggung jawab.
Pada umumnya remaja kelahiran Mangsa “Kanem” sangat menarik di dalam pergaulan. Bahkan dalam percintaan sering digandrungi lain jenisnya, baik lantaran keadaan fisik yang rupawan, maupun penampilannya.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Ada beberapa ciri khas orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang sangat mencolok ialah senang menyendiri membaca dan berguru aneka macam ilmu pengetahuan.

Disamping itu, beliau memiliki kebiasaan Menggurui walaupun kawannya itu gres saja dikenalnya.
Maka bila kita bertemu dengan orang yang memiliki sifat : senang menyepi, gemar membaca dan belajar, senang menggurui siapa saja walaupun gres dikenalnya. Maka besar kemungkinan bahwa dialah orang kelahiran Mangsa “Kanem”.

E. Ikatan Persahabatan .

Di dalam pergaulan masyarakat, orang Mangsa “Kanem” mendapat daerah yang baik. Karena beliau memegang teguh prinsip, jujur dan cerdas. Sehingga bila ada yang menghadapi kesulitan, beliau tampil sebagai sukarelawan, membantu dan menuntaskan dilema tanpa pamrih.

Kalau terjadi perselisihan dan kesalahpahaman maka beliau pun bersedia memaafkan maupun minta maaf jika memang beliau yang bersalah.

Orang yang terlahir dalam Mangsa “Kanem” sanggup menjadi sahabat yang baik, setia dan bersedia berkorban demi sahabatnya. Maka dengan demikian, darinyalah sanggup diharapkan suatu santunan tanpa pamrih dengan kesadaran tanpa maksud tertentu. Pekerjaan yang bagaimanapun beratnya, akan dikerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan selesai dengan baik.
Maka di dalam kariernya beliau akan cepat menonjol dan menanjak. Tidak ada orang lain yang iri padanya. Karena mereka beropini bahwa itu layak diterimanya.
Bergaul dengan orang kelahiran Mangsa “Kanem” memang menyenangkan dan menambah wawasan. Kebiasaan orang kelahiran Mangsa “Kanem” senang membicarakan hal-hal yang berguna dan berwawasan luas.

Sahabat karibnya yaitu orang yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April). Tetapi tidak tertutup pula yang terlahir pada Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober), juga kelahiran Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus), begitu pula dengan kelahiran Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret). Dan orang kelahiran Mangsa “Kasadasa”-lah sahabatnya yang kekal sanggup diistilahkan “Sahabat bagaikan saudara” yang sudah saling terbuka tak ada lagi diam-diam diantara keduanya.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” memiliki kelemahan fisik, gampang terjangkit penyakit. Di antara potongan tubuhnya yang rawan penyakit, yaitu potongan tenggorokan, paru-paru, telinga, perut dan tulang punggungnya.

Bahwa orang kelahiran Mangsa “Kanem” bukannya orang yang gampang terkena penyakit, bahkan pada umumnya kesehatannya cukup baik semenjak masih kanak-kanak. Hanya jika kurang penjagaan pada tempat-tempat yang telah disebutkan tadi, maka beliau akan sering terkena benjol di saluran pernafasan, sakit gigi dan reumatik.
Tetapi jika semenjak masih remaja telah dibiasakan berolah-raga, senam, erobik, maupun olah raga lainnya. Maka kesehatannya akan lebih baik bahkan kepekaan-kepekaan terhadap penyakit tadi sanggup lenyap. Selain itu juga makanan yang mengandung gizi tinggi dari alam menyerupai tumbuh-tumbuhan.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Untuk mengetahui pekerjaan yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” dalam penelitian Horoskop Jawa menurut kedudukan Mangsa pada Weton dan Wuku.

Astrologi Jawa menjabarkan pekerjaan yang cocok menurut Horoskop Jawa dalam 3 (Tiga) Kelompok kelahiran atau Weton sbb ;

“EKA” - Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini yaitu orang yang berbakat di dalam pekerjaan sebagai Pengarang, Atlit, Pengusaha Percetakan dan Penerbit, serta sanggup pula sebagai Mubaliq. Tetapi yang paling cocok dan mengantarkan ke arah sukses yang gemilang yaitu pada profesi Penerbitan. Kariernya pun akan meningkat dengan gemilang, khususnya dalam bidang Media Cetak tersebut.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Pekerjaan yang paling cocok untuk kelompok ini dan mengantarkan kearah keberhasilan baik karier maupun ekonominya yaitu profesi di bidang Kemiliteran. Baik itu Perwira, Bintara maupun Tamtama. Dapat juga sebagai Pegawai pada bidang Litbang (Semacam LIPI) dan juga Dunia Seni sanggup ditekuninya, khususnya Musik dan Seni Lukis. Tetapi yang akan menghasilkan uang banyak dan kegemilangan kariernya yaitu dalam bidang Seni Lukis, lantaran beliau memiliki ketekunan, kesabaran dan daya imajinasi yang kuat. Coretan-coretan kuas maupun paletnya diatas kanvas sangat hidup dan berkesan mistis.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pada kelompok ini cocok bekerja pada bidang Kesehatan, Poliklinik, Rumah Bersalin, juga sebagai Dokter dan Dokter Hewan. Dunia pembangunan sebagai Kontraktor maupun sebagai Insinyur Perancang, juga sanggup menjadi Guru atau memiliki sebuah Biro Kursus yang besar, jadi Pedagang dalam Perdagangan Umum dan menjadi Pembela Perkara. Namun sesuai dengan jiwanya yang tidak komerisal demi kepentingan orang lain, pekerjaan yang paling cocok yaitu Pembela Perkara, mendirikan Biro Pengacara atau LBH.

 H. Gambaran wacana Rejeki .

Seperti juga yang tertera pada potongan pekerjaan, bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” wacana rejeki dan penghidupannya bergantung pada hari kelahiran.

Berdasarkan Ilmu Horoskop Jawa yang menentukan kedudukan Weton dan Wuku pada Mangsa “Kanem” maka Astrologi Jawa menjabarkan menjadi 3 (Tiga) Kelompok pula sbb ;

“EKA” - Kelompok I : Mereka ini yaitu kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka itu yaitu orang yang akan berhasil pada usia tua. Ketika umurnya masih muda maka hidupnya menderita, kekurangan dan susah. Tetapi sesudah usia mencapai 24 thn (Dua Puluh Empat Tahun) keatas rejeki dan penghidupannya akan terus meningkat. Bahkan pada usianya yang ke 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) beliau akan menjadi orang yang kaya dan sukses.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yaitu orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini yaitu orang yang memiliki keberuntungan yang lebih baik. Karena sesudah berusia 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) rejekinya bagaikan air mengalir tak henti-hentinya. Seolah-olah segala yang dikerjakannya mendatangkan laba yang melimpah. Sehingga layaklah jika di hari tuanya orang kelahirn Mangsa “Kanem” hari Senin, ini hidup dalam senang di samping harta yang melimpah ruah.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang termasuk kelompok 3 (Tiga) ini, sebelum berumur 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) hidupnya dalam derita, ada-ada saja penyebabnya hingga pula pada bidang keuangan. Tetapi sesudah berusia 29 thn (Dua Puluh Sembilan Tahun) nasibnya mulai berubah baik. Bahkan pada perkembangan selanjutnya terus maju dan kaya raya. Tetapi menyerupai pada umumnya orang kelahiran Mangsa “Kanem”, walaupun telah menjadi orang yang berhasil dan kaya raya namun tidak angkuh. Bahkan pintunya selalu terbuka bagi siapa saja, artinya sebagian hartanya untuk disumbangkan kepada badan-badan social dan untuk menolong orang lain yang membutuhkan.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Saat yang baik bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem”, untuk mengerjakan segala sesuatu yang penting yaitu pada bulan Juli hingga bulan Oktober. Mangsa “Kanem” menempati pada Galaksi “Bima Sakti”.

Tepatnya pekerjaan itu sanggup dilakukan pada hari Kamis dan hari Minggu. Tetapi yang paling sempurna yaitu menentukan hari Kamis. Karena pada hari itu suatu kekuatan keberanian atau semangat yang suci yang dipancarkan Mangsa “Kanem” padanya. Segala pekerjaan akan berhasil dengan gemilang.

J. Hobi .

Kesenangan yang terpelihara semenjak masih kanak-kanak bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang kemudian sanggup juga di komersialkan yaitu kesenangan atau hobinya “Mengajari” orang lain. Hobinya ini dikemudian hari sanggup di manfaatkan sebagai “Guru” sekolah, Dosen bahkan Guru Besar. Hobi itu secara terperinci sebagai berikut ;

Membaca buku ilmu pengetahuan.
Pergi ketempat penyepian/menyepi untuk belajar.
Melukis.
Mendengarkan musik lembut.
Berpakaian rapi.
Menata ruang tamu dan kerapian di dalam rumah.
Berternak ikan dan sapi.
Kalau kita teliti jenis-jenis hobinya terbukti bahwa orang Mangsa “Kanem” memiliki jiwa sabar dan jiwa seni.


K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kanem” menyerupai juga dalam menentukan sahabat dan sahabat karib, maka jodohnya pun tidak jauh menyerupai menentukan sahabat. Kecocokan yang menjadi pilihan utamanya. Harta dan Pangkat yaitu faktor kedua.

Tetapi walaupun demikian banyaklah orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang mendapat jodoh orang kaya raya. Sehingga dengan demikian beliau pun akan terangkat dari penderitaan dan kemiskinan menuju ke kaya raya. Karena sesudah menikah itulah kekayaan akan datang.
Jodoh bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” yaitu kelahiran pada Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April).
Tetapi juga tidak mengurangi kemungkinan yang cukup baik dan kecocokan yaitu kelahiran pada Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober), pada Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus) dan kelahiran pada Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret).
Berdasarkan perhitungan Ilmu Horoskop jawa itu, maka Astrologi Jawa meramalkan bahwa perjodohan dengan selain tersebut diatas itu akan menyebabkan kerugian dan sia-sia bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” itu sendiri. Bahkan akan menjadikan penderitaan lahir dan bathin.

Batu Topaz (Toopas) : Batu mulia Topaz, kilau cahaya kekuning-kuningan lebih-lebih jika diasah paset kilauannya sangat cemrlang. Di samping itu mengandung khasiat juga untuk menyembuhkan penyakit reumatik dan penyakit dada.

L. Batu Permata .

Ada beberapa jenis watu permata atau watu mulia yang cocok untuk tambahan orang kelahiran Mangsa “Kanem”. Batu mulia itu yaitu watu yang dimuliakan, baik lantaran keindahan kilauannya maupun harganya yang mahal.
Di samping itu semua, watu mulia juga memiliki khasiat yang luar biasa dan terpilihlah yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” sbb ;

Berlian/Intan : Batu mulia ini selain indah juga termahal harganya. Di samping itu juga memiliki khasiat ; menolak segala daya gaib, menguatkan tubuh dan menentramkan pikiran.
Batu Nilam (Carbuncle) : Selain indah kilauannya, juga berguna untuk menyembuhkan sakit yang menular dan mengurangi rangsangan seks.

Batu Pirus (Turkoois) : Batu permata ini selain indah gambarnya, juga sanggup bermanfaat sebagai pencegah segala macam ancaman atau sihir yang datangnya dari atas.

M. Warna Yang Serasi .

Dalam segi kecocokan, keserasian dan kewibawaan seseorang dalam menentukan jenis warna yang cocok dan menyebabkan kesan manis yaitu ketepatan menentukan jenis warna.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” ada beberapa jenis warna yang cocok. Adapun warna yang paling cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” yaitu warna Hijau. Kemudian sanggup juga dengan warna Merah Jingga dan Kuning Terang.


N. Bunga .

Bunga yang cocok dan akan membangkitkan semangat dan inspirasinya adalah

- Bunga Melati.

- kembang-kembang Sufir

- LIly
- Mawar yang berwarna merah.

Demikianlah data-data bagi mereka yang terlahir dalam Mangsa “Kanem” menurut pendataan Horoskop Jawa yang terwujud dalam Pranata Mangsa, Weton, Wuku dan Wangsit, yang merupakan Astrologi Jawa lengkap / Ilmu Horoskop Jawa.

Mangsa “Kanem” berorbit selama 43 (Empat Puluh Tiga) hari, Mangsa “Kanem” berada di langit sebelah Barat Daya. Dalam formasi Wuku Julungwangi (9), Tambir (19), Sagitarius dan Dukut (29). Keberadaannya sanggup terlihat di bulan Nopember – Desember. Ditandai dengan kiasan “Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Berbuat Baik” dan itulah pegangan luhur bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem”. Berbuat untuk kebaikan, lantaran kebaikan itu yaitu dirinya.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor