Mangsa Kapat (19 September – 13 Oktober)

Mangsa Kapat (19 September – 13 Oktober).

Mangsa Kapat (19 September – 13 Oktober).
Secara Umum– Mangsa “Kapat”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapat”, mempunyai tabiat lembut dan halus serta ramah. Tidak menginginkan suatu bentuk kekerasan, contohnya perkelahian, sangat menginginkan persahabatan dengan siapa saja. Segala tingkah lakunya, perbuatannya, semuanya mengakibatkan rasa kagum dan simpati.

Kalau ia menjadi Pemimpin, ia tidak akan berat sebelah dalam tetapkan segala sesuatunya. Perbuatannya adil dan bijak. Bahwa semenjak masih anak-anak, remaja, maupun sesudah tua, selalu saja menjadi penasehat bagi orang-orang yang sedang mengalami kesulitan. Bukan saja mereka yang tiba mita nasehat itu usianya lebih muda dari padanya, tetapi orang-orang yang lebih bau tanah pun minta pertolongan dan petunjuk kasus padanya.

Disamping kesibukan sehari-hari, orang “Kapat” ini masih sanggup menyempatkan diri mengagumi keindahan Alam dan Kesenian. Sedangkan di dalam pergaulannya sangat baik, sopan dan sanggup membawa diri. Benar-benar mengagumkan dan disenangi di dalam pergaulan.

Seumur hidupnya orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini selalu dalam kesenangan dan rejekinya melimpah, simpel mencari uang. Maka tidaklah mengherankan bila sepertinya selalu bangga dan banyak senyumnya. Banyak kawan, banyak pengagum, tetapi banyak pula yang ingin mencelakainya, walaupun balasannya orang-orang yang memusuhinya itu berbalik menjadi orang iktikad atau berbalik padanya.

A. Keadaan Fisik .

Kelahiran Mangsa “Kapat” pada umumnya mempunyai bentuk badan yang atletis, ramping berisi. Sedangkan wajahnya lingkaran bagaikan bulan. Dengan bola mata yang berbinar-binar, bibirnya tipis bagaikan pinang terbelah, dan berlesung pipit, murah senyum dan tawanya berderai.

Suaranya sangat merdu, maka cocok sekali bila menjadi penyanyi. Disamping itu orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini bentuk tangan dan kakinya sangat indah dengan jemari lentik, maka juga cocok bila menjadi seorang penari balet atau tradisional.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak.

Di dalam kehidupan sehari-hari anak kelahiran Mangsa “Kapat” ini sering sekali sangat menonjol diantara teman-temannya. Karena anak Mangsa “Kapat” ini pada umumnya sangat cerdas dan lincah. Lagi pula senang menolong sesama teman.

Dalam berpakaian mereka menentukan pakaiannya sendiri dan walaupun masih kanak-kanak tetapi sudah sanggup membedakan pakaian yang elok dan harmonis untuk dirinya. Begitu pula perihal makanan, semenjak kecil sudah sanggup menentukan kuliner yang enak. Maka nafsu makanannya agak kurang bila masakan yang dihidangkan tidak menjadi seleranya.

Keadaan badan anak Mangsa “Kapat” pada umumnya besar lengan berkuasa dan sehat. Tetapi sering tampak merenung seolah sedang sedih, walaupun sebelumnya tampak bergembira. Memang menjadi sifat anak “Kapat” simpel sekali hanyut terbawa sedih dan tiba-tiba terbawa pula oleh kegembiraan. Sedangkan suasana lingkungan yang paling disukainya yaitu yang hening katimbang suasana hiruk-pikuk.
Banyak juga belum dewasa dari Mangsa “Kapat” ini yang genius. Karena banyak belum dewasa ini yang sanggup membuat permainannya sendiri. Atau telah sanggup membuat permainan yang aneh-aneh, yang tidak sanggup dilakukan oleh belum dewasa sebayanya. Mereka sangat menggemari bacaan, alasannya yaitu impian tahunya mengakibatkan belum dewasa Mangsa “Kapat” menelaah buku-buku pengetahuan hingga mereka mempunyai ilmu pengetahuan banyak.

Pada umumnya belum dewasa Mangsa “Kapat” ini tidak mau mendapat perlakuan keras. Karena ia sendiri tidak pernah berbuat keras. Dia lebih senang mendapat tutur kata yang lemah lembut dan akan mematuhinya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Seperti anak-anak, maka sesudah menginjak usia remaja pun sangat menarik dan disenangi dalam pergaulan. Kawan-kawannya terutama lain jenis sangat menyukainya. Maksudnya bila itu laki-laki maka sangat disukai oleh kawan-kawan yang wanita. Begitu sebaliknya bila anak itu wanita, ia akan mendapat banyak simpati dari kalangan pria, sehingga suasana pergaulan itu semarak.

Remaja Mangsa “Kapat” banyak yang berbakat dalam dunia theater. Memang mereka yaitu pemain tabiat yang baik. Karena talenta ini dibawanya semenjak lahir. Mereka simpel sekali tampak sedih, sedangkan sebelumnya tampak bergembira. Sedih dan bangga sanggup dilakukan dengan tiba-tiba. Maka didalam pergaulan, kawan-kawannya terkadang sempat dibentuk kebingungan.

Dalam pada itu juga mempunyai kegemaran menyendiri, bila tempatnya berkumpul itu terlalu bising atau hangar-bingar. Walaupun ia senang bergaul tetapi tidak senang hal-hal yang ribut dan keras. Pada umumnya remaja “Kapat” yaitu sahabat yang menyenangkan. Karena sifatnya yang cerdik dan cara berfikirnya lebih bau tanah dari keadaan usianya, maka banyaklah mitra sebayanya yang minta petunjuk.

Dalam pekerjaan, ia sangat terampil dan sanggup menuntaskan semua pekerjaannya dengan baik. Terhadap mitra sekerja pun ia senang memperlihatkan pertolongan. Sehingga ia sanggup terpilih menjadi ketua serikat kerja, atau kelompok para pekerja. Karena ia sanggup memperjuangkan kepentingan kawan-kawannya.

Sebagai pelajarpun ia berhasil, Karena gemar membaca sehingga banyaklah ilmu pengetahuan yang diserapnya. Cerdik, pintar dan bijaksana. Patuh dan disiplin menjalankan segala perintah gurunya. Sehingga guru-gurunya pun menaruh perhatian dan iktikad padanya.

Banyak keberuntungan yang dicapainya, sehingga seolah tidak pernha mengalami kesulitan. Semua itu sanggup terjadi, alasannya yaitu ia sngat pintar mengamati lingkungan, mempelajari apa-pun yang sedang dihadapinya. Bakat alam itu sudah begitu menonjol semenjak masih anak-anak. Segala keputusannya telah diperhitungkan dengan masak-masak.

D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Untuk mengetahui cirri khas yang mencolok anak, remaja atau orang kelahiran Mangsa “Kapat” ialah dengan menyaksikan cara berpakaian dan mengenakan aksesori. Kalau kita menyaksikan seseorang dalam penampilannya tampak necis, trendy, dengan pakaian yang elok bahkan perhiasan yang glamor serta dandanan yang berlebihan, maka dapatlah dipastikan bahwa orang itu yaitu kelahiran Mangsa “Kapat”.

Selain dari itu tanda fisik yang mencolok yaitu lesung pipitnya atau detik pipinya yang membawa wajahnya bertambah manis.

Selain daripada itu tanda lain yaitu penampilan wataknya yang khas, ialah cepat berubah dari suasana riang ke sedih dan dari sedih ke riang. Atau dari tertawa ke menangis dan kebalikannya dari menangis ke tertawa.

E. Ikatan Persahabatan .

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” tidak semua orang sanggup cocok padanya. Seperti Mangsa-mangsa lainnya, maka orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini mempunyai sahabat-sahabat yang cocok dan yang paling cocok. Artinya sahabat yang sanggup menyebarkan rasa, suka maupun duka.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kapat” tentu saja dengan simpel untuk mendapat teman. Tetapi yang paling cocok yaitu kelahiran Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret).
Selain itu ada pula beberapa sahabat yang erat padanya, mereka itu yaitu kelahiran Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni), kelahiran Mangsa “Kalima” (14 Oktober – 9 Nopember), juga kelahiran Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus), kelahiran Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April) dan kelahiran Mangsa “Kapat” itu sendiri.

Walau sebetulnya banyak orang-orang yang senang bergaul dan menjadi kawan-kawan yang baik padanya. Tetapi belum tentu mereka semua sanggup se-Ia se-Kata atau sehati. Maka mitra itu belum tentu sahabat. Karena sahabat itu yaitu mitra di waktu suka dan duka.

F. Keadaan Kesehatan .

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini pada umumnya ada penyakit yang kerap kali menyerang dirinya, semenjak orang “Kapat’ ini masih belum dewasa yaitu Panas Dalam, untuk itu dibutuhkan kepada orang bau tanah yang mempunyai anak “Kapat” semacam ini untuk sanggup selalu mewaspadai, jangan sampai

‘Panas Dalam’ menjadi tinggi atau parah, yang sudah terang akan tidak baik untuk diri dan kesehatanya. Ada beberapa orang “Kapat” terjangkit ‘Panas Dalam’ ini kerap tiba hingga orang “Kapat” ini cukup umur nanti. Walaupun demikian ada beberapa juga orang Mangsa “Kapat” menyerupai ini, seiring menanjak Dewasanya nanti, penyakit ‘Panas Dalam’ itu hilang dengan sendirinya.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier.

Mereka yang terlahir pada Mangsa “Kapat”, sebetulnya tidak sulit mencari pekerjaan. Tetapi dengan mempermudahkan suatu pekerjaan belum tentu akan membawa kebahagian dan kecocokan. Maka harus dikaji terlebih dahulu dengan teliti.

Mengkajinya dengan cara mengetahui Hari Kelahiran terlebih dahulu, ternyata hari kelahiran itu juga mempunyai karakter. Maka haruslah dikelompok-kelompokkan, balasannya ditemukan 3 (Tiga) kelompok yang masing-masing mempunyai karakter yang sama. Pembagian hari berdasarkan karakter hari itu yaitu sebagai berikut :

“EKA” - Kelompok I : Mereka yang telahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Pekerjaan yang paling cocok yaitu pekerjaan yang bekerjasama dengan keindahan yang disebut Tata Ruang.
Tetapi juga ada bidang lainnya yang sanggup digeluti sebagai profesi ialah : Kapsalon, Arsitek dan Sekretaris. Hampir semua pekerjaan yang bekerjasama dengan keindahaan dan kerapian. Karena orang kelahiran Mangsa “Kapat” itu bersifat senang kepada hal-hal yang indah dan rapi, yang mendatangkan ketentraman hati. Adapun yang sanggup mengangkat kariernya yaitu sebagai Ahli Tata Ruang atau Dekorasi, Interior.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Mereka cocok bekerja di bidang Tarik Suara atau Penyanyi, Pengarang, Wartawan, Aktor-Aktris, Pekerjaan dibidang Seni Theater.
Tetapi pekerjaan yang mengangkat kariernya yaitu bila ia berkecimpung dalam dunia Karang-Mengarang.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pekerjaan yang sesuai dan cocok bagi kelompok ini ada beberapa kesempatan kerja, diantaranya yaitu profesi bidang Bangunan Rumah, bekerja di Lembaga Bahasa, Pentrjemah, Kepolisian atau Biro Jasa Angkutan, Ahli Tata Pertamanan, dan kemungkinan sanggup juga sebagai penerbang. Tetapi pekerjaan yang paling cocok dan kariernya akan baik, yaitu bidang pekerjaan yang sesuai dengan jiwa dan tabiat Mangsa “Kapat”, yaitu Menangani Kejahatan dan Penegak Hukum khususnya Polisi.
Demikian 3 (Tiga) kelompok kemungkinan yang sanggup dipersiapkan semenjak dini, alasannya yaitu pekerjaan itu yang akan mengantar kea rah kebahagian dan kesuksesan di kemudian hari. Bila pekerjaan yang digelutinya sesuai artinya cocok, maka pekerjaan itu tidak menjadi beban. Bahkan sanggup mendatangkan gairah dan kegembiraan bekerja.

Sedangkan orang bau tanah sebetulnya sudah sanggup mengamati semenjak masih kanak-kanak. Bukan memaksakan, tetapi mengarahkan ke porsi yang sebenarnya. Karena pada umumnya selama masa kanak-kanak, hingga masa remaja yaitu ketika mencari jati diri, mencari bakat.

H. Gambaran perihal Rejeki.

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” pada umumnya semenjak kecil sudah hidup mewah. Tidaklah mengalami kesulitan dalam mencari nafkah. Karena seperti dialah keberuntungan itu, keberuntungan itu selalu bersamanya. Walaupun begitu, bagi kelahirn Mangsa “Kapat” itu tidaklah berarti akan sama semuanya dalam segi keberuntungan dan keuangan. Seperti yang terjadi pada bidang pekerjaan dan karier, maka dalam segi Rejeki dan Penghidupan, juga di data dan ditentukan oleh Hari ketika dilahirkan.

Dikelompokkan menjadi 3 (Tiga) kelompok juga.
“EKA” - Kelompok I : Mereka ini yaitu kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini mempunyai rejeki yang baik, tetapi lebih mengutamakan kedudukan tinggi daripada uang. Apalagi ia sangat menggemari ilmu pengetahuan, dan hidup dalam ketenangan. Apa yang didapat dari pekerjaannya dirasa sudah cukup. Tidak terlalu mengejar materi. Tetapi nasibnya memang baik, maka di hari tuanya serba kecukupan dan bahagia.

“DWI” – Kelompok II : Mereka yaitu orang kelahiran Mangsa “Katelu” yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini yaitu orang yang banyak keberuntungannya. Selain harta dan pekerjaan yang simpel didapat, ia sendiri mempunyai kelebihan-kelebihan keterampilan. Semua itu alasannya yaitu ia gemar berguru dan selalu berguru. Artinya mengikuti kursus-kursus, disamping sanggup menuntaskan sekolah dengan baik. Keberuntungan selalu beserta padanya, sehingga semenjak masih muda sudah mendapat fasilitas mencari uang, maka hingga hari tuanya nanti, ia selalu dalam hidup senang dan bahagia.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka ini yaitu orang-orang yang senang bekerja keras. Berdasarkan pendataan Horoskop Jawa, Pranata Mangsa, maka kelahiran Hari Selasa, Kamis dan Sabtu yaitu orang yang paling bahagia. Seumur hidupnya tidak pernah mengalami kekurangan uang, rejekinya melimpah rauh. Begitu pula kariernya sangat baik. Tetapi tidak menjadikan orang kelahiran ini menjadi pongah dan sombong, alasannya yaitu memang itu bukan sifat orang “Kapat”. Justru ia lebih cenderung mendermakansebagian hartanya untuk kepentingan umat. Tidak menentukan golongan, bangsa dan agama.

I. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu .

Dalam kehidupan ini ada hari jaya dan hari terburuk bagi seseorang. Maka Horoskop Jawa telah memperlihatkan suatu data perhitungan sebagai fatwa untuk mengetahui saat-saat yang baik untuk sesuatu pekerjaan yang dianggapnya besar.

Mangsa “Kapat” bulan Mei – Agustus yaitu bulan terbaik baginya untuk mengerjakan sesuatu yang besar. Lebih tepatnya yaitu sekitar tanggal 30 Mei – 2 Agustus memasuki Wuku Wugu, Gumbreg dan Pahang, mendapat anugrah paling besar. Kalau di antara tanggal-tanggal tersebut terdapat Hari Minggu, Selasa dan Jumat, yaitu hari-hari yang paling baik bagi kelahiran Mangsa “Kapat” utamanya yaitu Hari Jumat.
Hati Jumat yaitu Hari Jaya baginya, walaupun pada bulan apa saja.

J. Hobi .

Kelahiran Mangsa “Kapat” mempunyai beberapa macam Hobi yang sanggup di komersialkan, maka akan berlimpah ruah juga hartanya.

Dekorasi, Tata Ruang, Keindahan Taman.
Bertamasya ke tempat-tempat Wisata yang berhawa hirau taacuh dan sejuk.
Seni Tari dan Seni Busana.
Barang-barang Antik, termasuk Lukisan dan Patung.
Berdiskusi, Berlayar dan Safari Sosial.
Demikian beberapa Honi orang kelahirn Mangsa “Kapat” yang sangat menonjol, tetapi hampir semua hal yang berbau Seni sangat disenanginya.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Jodoh telah ditentukan oleh ALLAH Yang Maha Esa, tetapi insan mencoba mencari-cari yang mana jodohnya yang sebenarnya.

Ilmu Horoskop Jawa berusaha mendeteksi hingga sejauh ini perihal kebenaran adanya kepastian jodoh seseorang.

Seperti juga dalam pergaulan dan persahabatan, maka kecocokan seseorang terhadap orang lain itu berbeda-beda. Disinilah kelahiran Mangsa “Kapat” yang cocok bila calon jodohnya kelahiran Mangsa “Kawolu” (4/5 Pebruari – 1 Maret). Tetapi ada pula beberapa calon yang termasuk baik baginya ialah kelahiran Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni), Mangsa “Kalima” (14 Oktober – 9 Nopember), Mangsa “Karo” (3 Agustus – 25 Agustus), Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April) dan baik juga sesama kelahiran Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober).

L. Batu Permata .

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kapat” ada beberapa kerikil permata yang cocok baginya. Selain indah dan serasi, berdasarkan yang percaya kerikil permata itu mempunyai khasiat.
Batu Opal : Batu permata ini juga disebut Kalimaya, khasiatnya menyembuhkan sakit impotent, sakit mata dan kekuatan pikiran.

Berlian : Berlian ini termasuk kerikil mulia, harganya sangat mahal. Khasiatnya sanggup menjadi protector dari serangan Black Magic (Ilmu Hitam), menguatkan badan dan menentramkan pikiran.
Batu Merjan : Batu mulia merjan ini juga disebut Coraal, mempunyai khasiat melindungi diri dari serangan flu, batuk-pilek dan sariawan. Juga sanggup melindungi anak dari gangguan penyakit, serta mempercepat tumbuhnya gigi.

Batu Mirah : Batu Mirah ini dalam istilah perbatuan disebut Robijn atau Ruby. Berkhasiat untuk menolak lemah syahwat dan infeksi.
Batu-batu mulia dan kerikil permata itu yaitu suplemen sebagai kerikil permata cincin, liontin, giwang dan bros. Pasti saja harganya sangat mahal, tetapi bagi orang kelahiran Mangsa “Kapat” hal itu tidak menjadi masalah.

M. Warna Yang Serasi .

Bukan hanya harmonis saja, tetapi mempunyai imbas bagi dirinya yaitu Warna segala Warna Biru. Kemudian Warna Merah Anggur.

N. Bunga .

Bunga-bunga yang harmonis dan disukainya yaitu Bunga Mawar. Kemudian Bunga Kenanga Kuning, Bunga Wijaya Kusuma dan Gradiol.

Demikian data-data yang diketengahkan oleh Ilmu Horoskop Jawa. Tentu saja pendataan itu lebih lengkap bila disertakan dengan jam lahir, weton, wuku dan sesudah cukup umur hingga hari bau tanah mengenal penelitian dengan dwaca abjad pula.

Semua itu yaitu merupakan upaya untuk mendekatkan sedekat mungkin dengan misi kita atau tujuan kita hidup di Bumi ALLAH ini. Denga pendataan Horoskop Jawa ini kita akan mengetahui secara rinci keadaan diri kita lahir dan bathin.


Kalau kita dalam menjalani hidup ini meleset dan sesat, maka ada kesempatan untuk segera memperbaikinya semasa kita masih hidup.


Mangsa “Kapat” berada di Selatan dalam orbitnya yang 25 hari itu akan bertemu dengan Wuku-wuku Gumbreg (6), Wuku Pahang (16), Razi Libra dan Wugu (26). Yang akan terlihat di bulan September – Oktober.



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor