Mangsa Kasanga (2 Maret – 26 Maret)


Mangsa Kasanga (2 Maret – 26 Maret).

Mangsa Kasanga (2 Maret – 26 Maret).
Secara Umum– Mangsa “Kasanga”

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kasanga” pada ketika itu bertepatan pada animo hujan. Candranya “Tersiar Berita Bahagia”, secara umum mempunyai sifat mirip angin, orang “Kasanga” mempunyai kesenangan berpergian jauh. Seolah angin yang meniupnya hingga kemana-mana.

Dia sangat menyenangi pemandangan alam yang indah. Juga mengagumi hal-hal yang penuh misteri, khususnya alam gaib. Sering pula angan-angannya terhembus angin jauh entah kemana.

Hidupnya antara alam faktual dan alam khayal. Sehingga memerlukan ada yang memacu dirinya untuk berbuat secara nyata. Dia sering menolong kawan-kawannya yang sedang bertengkar, tetapi suatu ketika beliau sendiri jika diganggu orang , pilih mengalah. 


Dengan perilaku yang lemah lembut, kebaikan-kebaikannya untuk menolong sesama itu menjadikan beliau sangat disenangi dalam pergaulan. Begitu besar sayangnya, hingga kawan-kawannya pun bersedia melindungi.
Kuran berani mengutarakan pendapatnya, hal itu disebabkan beliau khawatir jika apa yang diutarakan itu menjadi bertambah runyam. Itulah kebiasaanya berkhayal berdasarkan imajinasinya, padahal kenyataannya mungkin tidak demikian. Sehingga orang “Kasanga” kelihatan mirip orang pendiam. Padahal yang bahu-membahu tidak demikian, beliau ingin banyak bercerita dan membagi pendapat. Pengaruh angin yang sangat besar lengan berkuasa menguasai dirinya, sehingga beliau seolah terombang-ambing.
Orang “Kasanga” mempunyi dasaar kebaikan hati “Membela kebenaran dan kebaikan”. Sifat dasar yang baik itu akan hilang jika tidak ada yang membibingnya. 


Karena ada pula sifat bimbang dalam segala hal. Sifat bimbang itu akan berkepanjangan jika beliau hidup di lingkungan yang tidak menentu, artinya kalangan yang bermacam-macam keadaan penghuninya, contohnya ditempat-tempat yang kumuh dan berjubal dengan aneka macam tingkat latar belakang sosialnya, pendidikan dan karakter.

Sejak masih dini orang bau tanah memegang tugas penting atas sifat anaknya yang “Kasanga” tersebut. Harus dibimbing dengan penuh bijaksana. Karena anak “Kasanga” juga tidak sanggup dengan praktis mendapatkan teguran dan perintah. Kalau beliau menerima kekerasan , maka kekerasan itulah yang akan tersimpan dalam memori bawah sadarnya. Bisa saja beliau juga akan menjadi orang yang keras dan brutal.


 A. Keadaan Fisik .

Orang kelahiran Mangsa “Kasanga” mempunyai keistemewaan dalam bentuk tubuhnya gemuk dan tidak begitu tinggi mirip umumnya orang dewasa. Walaupun oang “Kasanga” berbadan gemuk, tetapi tidak kelihatan berotot, jadi mulus saja. Walaupun ada pula yang normal postur tubuhnya mirip pada umumnya orang cukup umur dan berotot. Tetapi hal itu hanya berjumlah sedikit, artinya terkecualikan.

Penampilan orang “Kasanga” tenang dan beribawa. Wajahnya tampak sendu. Kakinya juga tidak begitu kuat, maka dianjurkan untuk melatih diri biar besar lengan berkuasa untuk berjalan jauh. Senam, lari pagi maupun olah raga bersepeda santai sanggup melatih kekuatan kakinya. Juga selalu memperhatikan kesehatannya dengan minum jamu daun pepaya unutk menjaga kesehatan perutnya.
Bagi perempuan “Kasanga”, mempunyai keistimewaan pada payudara. Bentuk payudaranya lebih besar dari umumnya, bahkan pinggulnya istimewa pula besarnya.

B. Keadaan Masa Kanak-kanak .

Anak-anak kelahiran Mangsa “Kasanga” pada umumnya senang merenung atau melamun, hatinya praktis tersinggung. Sering kali berbuat sesuatu yang bertentangan dengan apa yang diucapkannya. Anak “Kasanga” senang kepada kedamaian, selalu mengalah. Walaupun dalam hatinya tertekan. Dia praktis sekali terpengaruh keadaan di sekelilingnya.

Bila semua perbuatannya dihentikan secara keras, pada masa dewasanya beliau menjadi perjaka minder.
Anak “Kasanga” mempunyai kesenangan dalam bidang sosial, senang menolong orang lain, hatinya sangat perasa dan mulia. Tidak hingga hati jika melihat orang lain menderita. Tetapi sifat yang demikian mulia itu harus diarahkan, sehingga sanggup menyalurkan sifatnya itu untuk hal-hal yang benar-benar mulia. Jangan hingga disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
 

Karena sanggup juga dengan memanfaatkan sifat yang lemah-lembut dan sosial itu untuk kepentingan orang lain. Dia sanggup masuk kedalam jerat manipulasi terselubung suatu gerakan sosial. Oleh lantaran sifat orang “Kasanga” itu tidak menaruh curig keapda nalar licik orang lain. Semua orang dianggap sejujur dan semulia dia. Yang perlu diketahui benr ialah sifat anak “Kasanga”, dalam memutuskan sesuatu tidak bisa mantap, lantaran selalu bimbang. Maka kelemahan ini harus disadari, sehingga sanggup menghadapi kenyataan hidup penuh semangat dan optimis, harus berani menghadapi kenyataan hidup apa pun resikonya. Tetapi perkembangan jiwanya akan berubah, semua tingkah dan sifat yang tanpa pehitungan dengan bertambahnya usia.

Tinngkat kejiwaan itulah yang akan pertanda kiat kehidupan, romantika hidup. Harus menentukan lingkungan hidup yang baik, kawn bekerja yang bijak dan arif, maka orang “Kasanga” pun akan terpengaruh olehnya. Tetapi jika lingkungan mitra sekerja yang bermalas-malas, maka begitu pulalah orang “Kasanga” keadaannya.

C. Keadaan Masa Remaja .

Bagi orang “Kasanga”, pada tingkat kehidupannya masa remaja. Tiada hal-hal yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Hanya saja pada masa remaja, nalar dan fikirannya sudah muali berfungsi. Segala langkah dan perbuatan banyak digerakan oleh aktivitas bawah sadar.

Tetapi sifat berangan-angan yang negatif dan otak-atik fikirannyayng pesimis, selalu masih bermunculan dan mengganggu kehidupannya. Rasa khawatir masa depan yang suram dan kemiskinan, ialah fikiran khayalannya yang paling utama. Oleh karenanya perjaka “Kasanga” tampak selalu sedih dan takut menghadapi masa depan.


Senang menolong orang lain , meyenangkan hati orang, berani berkorban, senang mengalah dan ramah kepada siapapun dengan penampilan yang tampan, menarik serta tutur kata lembut. Itulah remaja “Kasanga” dalam pergauulan sehari-hari dikancah kehidupan yang penuh keganasan. Maka disarankan bagi remaja “Kasanga” untuk mengerti jati dirinya, biar sepak terjang dan langkahnya sanggup terkontrol biar tak terkena dampak pergaulan bebas.



D. Ciri Khas Yang Mencolok .

Anak-anak maupun Remaja kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai ciri khas yang sangat menonjol ialah sikapnya yang pembimbang seolah terhembus angin. Tetapi sifat yang baik khas orang “Kasanga” ialah senang menolong seseorang diluar batas dan berlebih-lebihan.

Memberikan dukungan biaya pengobatan untuk kawannya yang sakit, hingga benar-benar si penderita itu sembuh. Itulah ciri khas orang “Kasanga” yang menginginkan semua yang dikerjakannya harus tuntas.
Adapun cirri khas orang “Kasanga” yang kurang baik, ialah sifat ragu-ragu, dualism dan praktis terpengaruh oleh keadaan lingkungannya. Tidak sanggup mengontrol diri dan tidak berani menghadapi kenyataan yang pahit, seolah lesu darah dan menyerah.
Padahal jika beliau sadar, bahwa dirinya mempunyai efek Angin, maka beliau harus optimis lantaran mempunyi kemampuan untuk menyapu higienis apa saja yang menghalangi dan tidak disukainya. Membela kebenaran ialah topiknya.

E. Ikatan Persahabatan .

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” pada umumnya banyak mempunyai sahabat. Sahabat-sahabat orang “Kasanga” sangat setia dan sifatnya melindungi.

Karena mereka menganggap orang “Kasanga” memerlukan perlindungan. Mereka sayang, lantaran sifat lemah lembut, ramah, pengalah dan wajah yang syahdu.
Namun begitu sobat yang benar-benar cocok bagi orang kelahiran “Kasanga” ialah orang kelahiran mangsa “Kaso” kemudian dengan orang kelahiran mangsa “Kalima”.
Dalam pergaulan orang “Kasanga” sanggup dikatakan tidak pernah berkelahi, beliau lebih baik mengalah. Kalau beliau terpojok oleh lawan yang benar-benar memusuhi dan akan mencelakainya, tanpa terduga beliau sanggup mengatasi kasusnya itu dengan sempurna. Sehingga lawannya membatalkan niatnya bahkan sanggup berbaik-baik.

F. Keadaan Kesehatan .

Adapun keadaan kesehatan orang mangsa “Kasanga” ini mempuyai kondisi tubuh yang lumyan. Hanya saja baginya kemungkinan sanggup terjangkit penyakit paru-paru basah. Karena sifatnya yang pemurung, ngeluyur malam atau merenung berkepanjangan, bahkan kondisi tubuh tidak diperhatikan. Kelemahannya ialah pada alat pernafasan dan paru-paru.

Selain itu ada pula beberapa penyakit sakit kulit, Gatal-gatal, Bisul bahkan kelamin, penyakit tulang atau reumatik. Khususnya kelemahan sendi-sendi kaki. Bahkan pada usia diatas 30 tahun sanggup terjangkit kelumpuhan.
Tentu saja dalam bidang kesehatan, lebih utamamencegahnya daripada mengobati. Pencegahan untuk sakit paru-paru ialah berfikir positif jangan banyak berangan-angan yang bukan-bukan. Gizi dan Vitamin, dengan makan teratur dan jangan meninggalkan sayur serta buah yang mengandung Vit-C. Keteraturan hidup dan juga rileks, tidur teratur pula. Tentu saja semua ini sulit dilakukan bagi orang “Kasanga”, tetapi dengan kesungguhan dan tekad yang besar lengan berkuasa untuk masa depan, niscaya akan berhasil.
Selain itu dibutuhkan pula senam, atau berolahraga dengan teratur. Dapat menentukan olahraga yang cocok, khususnya untuk pemeliharaan urat kaki dan pinggul.

G. Pekerjaan Yang Cocok/Karier .

Para Pakar Astrolog Jawa telah membagi 3 (Tiga) Kelompok dari kelahiran Mangsa “Kasanga” dalam kelompok hari kelahiran –nya. Mereka itu ialah sebagai berikut.
“EKA” - Kelompok I : Mereka yang terlahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir pada hari tersebut ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya.

Sebagai Karyawan/Pegawai bidang Humas, menjadi pengarang, Kolomnis atau Wartawan, sanggup juga profesi sebagai Paragnos/Paragnosa. Tetapi pekerjaan yang sesuai dengan jiwa dan hobi senang bergerak dan berpergian ialah sebagai Wartawan atau Koresponden dari Mass media maupun electronik. Maka bidang pekerjaan Wartawanlah yang akan mengantarkan anda dalam kesuksesan karier.


“DWI” – Kelompok II : Mereka yang terlahir pada Hari Senin. Bidang pekerjaan yang cocok dan akan mengantarkan sukses karier dalam profesi jago Kejiwaan (Psikologi). Profesi jago Kejiwaan itulah pekerjaan yang paling cocok. Tetapi selain dari pekerjaan itu, ada pula beberapa bidang pekerjaan yang cocok : Travel Biro dan Parawisata, bekerja pada Apotik, Toko Obat, Jamu, Night Club, Pub, Tempat hiburan lainnya, Hotel.


“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka ini cocok dalam bidang pekerjaan di Perkapalan. Tetapi ada beberapa pula pekerjaan yang cocok ialah sebagai Karyawan pada Galangan kapal, diperusahaan apa saja, sanggup juga sebagai Mandor maupun potongan Gudang. Namun yang paling cocok ialah pekerjaan dalam bidang Perkapalan, pekerjaan itulah yang akan meningkatkan kariernya.


Demikian pendataan pekerjaan yang cocok yang akan mengantarkan orang “Kasanga” kepuncak kariernya. Semoga diteliti dan dipertimbangkan dengan benar dan baik-baik.


H. Gambaran wacana Rejeki .

Pendapatan berikut ini ialah untuk orang “Kasanga”, hal-hal yang menyangkut dengan penghidupannya. Tetapi Astrologi Jawa dalam menentukan keadaan penghidupan orang “Kasanga”, mengadakan penelitian dengan mendata lewat hari kelahiran dalam 3 (Tiga) kelompok kelahiran, sebagai berikut :

“EKA” - Kelompok I : Mereka ini ialah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Kelompok pertama ini keadaan Rejeki dan Penghidupannya yang cukup baik, rejekinya banyak. Tetapi sayangnya mempunyai jiwa social yang berlebihan menjurus pemborosan. Walaupun begitu, orang “Kasanga” kelompok ini, selalu ada saja yang mentransfer uang padanya. Tetapi jika hingga umur 30 tahun keatas tidak mau koreksi diri dan mengubah cara hidup, maka pada hari tuanya akan mengalami kemelaratan tanpa ada yang mempedulikan.

“DWI” – Kelompok II : Mereka ialah yang dilahirkan pada Hari Senin. Kelompok ini, ialah orang “Kasanga” yang bernasib kurang baik. Bila telah mencapai rejeki lumayan, ada-ada saja gangguan dan pemborosan yang harus dilakukannya. Nasibnya itu akan terus berlangsung hingga berumur 36 tahun. Barulah pada usia 42 tahun keatas sanggup memperbaiki jenjang ekonominya, untuk bekal hari bau tanah dan keturunannya. Walaupun dalam bidang ekonomi mungkin membaik, tetapi ganti mengalami kerepotan dalam rumah tangga (Keluarga). Kurang senang dalam keharmonisan berkeluarga. Anak dan istrinya seolah memusuhinya. Kembali kepada sifat orang “Kasanga”, walaupun beliau menderita tetapi sanggup tersungging senyuman di bibir.

“TRI” – Kelompok III : Mereka yang terlahir pada Hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Mereka yang terlahir pada hari tersebut, mempunyai keberuntungan sosialny sangat baik. Adalah tergolong kelompok orang “Kasanga” yang selalu menerima keberuntungan. Segala usahanya selalu berhasil. Tidak pernah kekurangan uang. Lebih-lebih sesudah menikah, rejekinya lebih baik, bahkan sanggup diibaratkan “Selalu diberkahi Tuhan” artinya segala usahanya mendatangkan uang yang berlimpah-limpah.

Pada usianya yang telah lanjut 40 tahun keatas, rejekinya terus menumpuk bahkan dihari bau tanah sanggup menjadi orang kaya dan sosiawan. Bahkan ada yang mendirikan Rumah Yatim Piatu untuk menyalurkan desakan jiwa sosialnya.

I. Saat Yang Tepat Untuk mengerjakan Sesuatu .

Mangsa “Kasanga” mempunyai saat-saat yang baik untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang besar atau utama bagi kepentingan orang “Kasanga”.
Saat terbaik dalam setiap tahunnya, jatuh pada tanggal 12 Mei hingga dengan 9 Juni.

Pada saat-saat itu seolah “Cipta Jadi”, apa yang direncanakan
dan dikerjakan selalu berhasil. Lebih-lebih jika dalam tanggal-taggal tersebut, mempergunakan hari Kamis, Selasa dan MInggu. Tetapi yang terbaik ialah pada hari Kamis, untuk memulai pekerjaan yang terpenting maka akan berhasil.

j. Hobi .

Hobi kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai beberapa hobi antara lain sebagai berikut :

Barang-barang seni, khususnya Melukis
Makanan yummy
Perjalanan/Bertamasya dan Berbelanja
Membaca buku apa saja, khususnya Spiritual
Bergaul dengan siapa saja.

K. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat) .

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai calon pasangan hidup yang sesuai dan cocok ialah dengan kelahiran mangsa “Kaso”. Dalam kehidupan berumah tangga sanggup mencapai keharmonisan, kedua belah pihak saling sanggup menyesuaikan diri. Tidak ada pertengkaran yang berarti, hingga mencapai hari tua.

Tetapi ada pula beberapa calon yang sanggup menjadi jodohnya, mereka itu ialah orang-orang yang terlahir pada mangsa “Kalima” atau kelahiran mangsa “Desta”, baik pula dengan sesama kelahiran mangsa “Kasanga”.
Apa yang telah diutarakan oleh para Pakar Asrtrologi Jawa tersebut, tidak menutup kemungkinan terjadinya ijab kabul dengan Mangsa/Zodiak lain. Hanya saja pernikahannya akan mengalami keretakan-keretakan, sehingga mengurangi keharmonisan suatu pernikahan. Walaupun orang “Kasanga” akan tersenyum menghadapi kegetiran ijab kabul atau rumah tangganya itu.
Orang “Kasanga” dalam menentukan jodoh tidak melalui perkenalan langsung. Dia akan mengalami kesulitan dalam perkenalan pertama dengan lain jenisnya. Maka pada umumnya, perkenalannya dengan calon pasangan hidup, melalui mediator orang lain.

Orang “Kasanga” dalam hal permainan ranjang cukup baik dan bervariasi. Hal itu sanggup terjadi lantaran orang “Kasanga” mempunyai daya khayal yang tinggi. Tetapi bahu-membahu tidak menggemari permainan ranjang. Lebih senang bercumbu, hal itu akan menentramkan hatinya.
Orang “Kasanga” mempunyai rasa bertanggung jawab yang sangat besar lengan berkuasa terhadap keluarganya. Begitu pula pria “Kasanga” mempunyai andil yang sangat besar dalam mendidik anak-anaknya, dan sabar. Sehingga anak-anaknya pun menerima bimbingan yang cukup.

L. Batu Permata .

Ada beberapa jenis kerikil permata yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Kasanga”. Selain sebagai permata aksesoris kerikil permata mempunyai khasiat yang sangat berguna bagi si pemeilik yang mempercayainya.
Adapun kerikil permata yang cocok bagi orang “Kasanga” sebagai berikut :

Blue Sapphire (Saffir Biru)
Selain indah untuk aksesoris, berguna juga sebagai menolak racun, penyakit menular, sakit kulit, sakit panas dan melindungi mata dari kerusakan penyakit cacar.

Amethyst (Kecubung Kasihan)
Batu permata ini indah, warna ungu, ungu muda atau ungu bau tanah kemerahan, lebih tampak indah kilaunya jika digosok faset berlian. Sebagai tambahan sangat indah dan mempunyai perbawa lembut dan mendatangkan rasa kasih. Selain itu juga mempunyai khasiat untuk mencegah mabuk minuman keras, menolak ancaman racun, keracunan dan mencegah sakit jantung.

Emerald (Batu Jamrud Hijau)
Batu aji Jamrud hijau ini yang anggun sanggup mencapai Puluhan Juta Rupiah dalam ukuran sebesar biji asem. Bagi yang percaya Jamrud mempunyai khasiat mencegah sakit kepala.


M. Warna Yang Serasi .

Bagi orang Mangsa “Kasanga” ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal baginya, antara lain :
Hijau, Merah Tua, Hitam, Putih, Biru Tua dan Abu-abu.
Adapun warna yang paling cocok ialah Abu-abu. Warna yang ideal di sini, ialah warna yang paling tepat dan apik digunakan oleh orang kelahiran mangsa “Kasanga”. Termasuk juga warna untuk interior rumahnya.

N. Bunga .

Ada beberapa jenis bunga yang sanggup membangkitkan semangat bahkan sanggup mendatangkan ide bagi orang “Kasanga” ialah bunga :

Melati

Lily Putih

Gradiul, Suflir, Anggrek Scorpio

Mawar Merah Tua, Mawar Margareta

Gardena atau Ceplok Piring.

Demikian data-data mangsa “Kasanga” baik kehidupan dan penghidupan secara umum. Mangsa “Kasanga” berorbit 25 hari lamanya. Dalam orbitnya menempati langit disebelah Barat Laut. Akan bertemu dengan Wuku Tolu (5), Piesces, Wuku Bala (25), dan Wuku Julungpujud (15). Dalam perjalanan 25 hari itu, ditandai dngn candra “Tersiarnya Berita Bahagia”.

Pada mangsa itu ialah animo Buah-buahan dan Bulir-bulir Padi pun telah berisi bahkan ada yang telah menguning. Merupakan informasi senang bagi orang “Kasanga” pada sekitar tanggal 12 Mei – 9 Juni ialah pemberkahan agung.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor