Mitos Warna Kucing

Berikut beberapa mitos, kisah dan kepercayaan yang berafiliasi dengan kucing berdasarkan kepercayaan Orang/masyarakat Jawa.

Sanggabuana
Berbulu putih dan pada bab dada hingga punggung ada warna hitam (tembong) tidak baik, yang memelihara selalu menderita sakit.

Putrakajantaka
Berbulu hitam mulus dan panjang ekornya , tidak baik, berwatak selalu menumpahkan darah si pemelihara, sering memperoleh final hayat dan kesusahan yang bermacam-macam.

Bramapati
Berbulu kembang asem, panjang ekornya/budel, tidak baik, yang memelihara sering kehilangan dan boros. Akan tetapi jikalau bundle ekor tersebut berwarna bule ada juga baiknya, walau yang memelihara boros , berwatak menuntut pada kebaikan.

Candramawa
Kucing yang berbulu apa saja, tetapi jikalau dibagian kepala, dada serta punggungnya ada usar-usarnya,  amat baik, si pemelihara akan memperoleh laba serta kemuliaan.

Wisnutapa
Kucing yang bisu, berwarna apa saja . Baik, yang memeliharanya akan tercapai segala yang diinginkannya dan menerima keselamatan.
 
Winataba
Kucing yang ke empat buah kakinya berwarna hitam, Baik, yang memelihara memperoleh keselamatan.

Kusumawibawa
Kucing yang telapak kakinya sanggup hingga ke kepala, Baik, yang memelihara banyak memperoleh rejeki.

Wulantumanggal
Kucing yang berwarna hitam, lambung kiri tembong putih, Baik, se pemelihara akan memperoleh apa yang diinginkan dan memperoleh keselamatan.

Janggamengku
Putih warnanya, kepala hingga dada daler hitam, Baik, si pemelihara akan memperoleh banyak laba dan akan memberi keselamatan.

Lalu Bagaimana dengan kucing pembaca di rumah...?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mitos Warna Kucing"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel