Nabi Yusuf As

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku sungguh saya bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan, kulihat semuanya sujud kepadaku." (QS. 12/Yusuf: 4)

Yusuf teramat tampan, dan berbudi luhur. Selain itu ia dan Benyamin ialah anak yatim, sehingga Nabi Ya'qub lebih mengasihi keduanya. Kasih sayang Nabi Ya'qub yang berlebihan menciptakan anak-anaknya yang lain iri hati. Akibatnya sepakatlah mereka membuang Yusuf ke telaga Jub yang ibarat sumur.

Yusuf hasilnya ditemukan oleh Musafir yang singgah di sana dan diperjualbelikan di pasar budak Mesir. Lalu ia dibeli oleh seorang Raja Mesir dikala itu dan dibawa pulang ke istana. Melihat gejala kemuliaan pada diri Yusuf, Raja berpesan kepada permaisurinya, Zulaiha, biar memperlakukannya sebagai keluarga sendiri meski ia dibeli di pasar budak.

Menginjak dewasa, Yusuf kian gagah dan tampan. Segala gerak-geriknya mempesona. Zulaiha, ibu angkatnya, terpikat padanya. Kasih sayangnya yang semula berupa kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya, bermetamorfosis kasih sayang seorang perempuan terhadap dambaan hatinya. Zulaiha pun selalu berusaha biar Yusuf bersedia melayani nafsu birahinya, namun tidak pernah berhasil.

Luapan harapan Zulaiha mencumbu Yusuf yang tidak terpenuhi, membuatnya sangat tersiksa. Maka memohonlah Zulaiha kepada Raja biar memenjarakan Yusuf. Permintaannya dikabulkan, dan Yusuf pun tidak keberatan. Yusuf berkata, "Wahai Tuhanku, penjara lebih saya sukai daripada memenuhi undangan mereka. Jika saya tidak Engkau hindarkan dari tipu-daya mereka, pasti saya akan cenderung untuk (memenuhi harapan mereka) dan tentu saya termasuk orang yang bodoh." (QS. 12/Yusuf: 33)

Suatu malam Raja bermimpi melihat 7 ekor sapi gemuk-gemuk, dimakan oleh 7 ekor sapi kurus-kurus serta melihat 7 batang gandum hijau dan 7 ekor batang gandum kering. Tidak seorang pun yang sanggup menafsirkan makna mimpi tersebut, selain Yusuf.

Dia (Yusuf) berkata, "Agar kau bercocok-tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa, kemudian apa yang kau tuai hendaklah kau biarkan di tangkainya (disimpan), kecuali sedikit untuk kau makan." (QS. 12/Yusuf: 47) Ayat ini mengemukakan kode untuk berhemat dan menyimpan yang baik untuk menghadapi masa sulit yang akan datang. "Kemudian sehabis itu akan tiba tujuh (tahun) yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kau simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari apa (bibit gandum) yang kau simpan." (QS. 12/Yusuf: 48) Maksudnya tujuh tahun masa amat sulit ialah kemarau panjang yang menghabiskan seluruh simpanan makanan yang ada, kecuali sedikit untuk bibit gandum.

Akhirnya Yusuf dibebaskan dari penjara. Kemudian ia diberi jabatan. Dia (raja) berkata, "Sesungguhnya kau (mulai) hari ini menjadi seorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami dan dipercaya." Dia (Yusuf) berkata, "Jadikanlah saya bendaharawan negeri (Mesir) alasannya ialah bekerjsama saya orang yang cendekia menjaga dan berpengetahuan." Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri ini (Mesir), untuk tinggal di mana saja yang ia kehendaki. (QS. 12/Yusuf: 54-56).

Nabi Yusuf as hasilnya sanggup membawa Mesir mengatasi masa-masa sulit dengan baik. Bahkan penduduk dari negeri sekitarnya dikala itu, termasuk saudara-saudaranya, juga meminta proteksi materi pangan kepadanya. Dari situlah Nabi Yusuf as. oleh Allah SWT dipertemukan kembali dengan orang-tuanya dan saudaranya sekandung, Benyamin. Dan ia (Yusuf) berkata, "Wahai ayahku, inilah takwil mimpiku yang dulu itu Dan Tuhanku telah menjadikannya kenyataan. Sungguh Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskanku dari penjara dan ketika membawa kau dari dusun, setelah setan merusak (hubungan) antara saya dan saudara-saudaraku." (QS. 12/Yusuf: 100).
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Recent Posts

Entri yang Diunggulkan

Jasa Pelet Mahar Setelah Berhasil

Pesan kata

Jasa pelet Murah Ampuh Terbukti ini dikhususkan hanya untuk pemesan yang MEMBUTUHKAN dalam berpikir dan bertindak dengan baik.
Sadar akan semua syarat yang ada dalam memaharkan jasa pelet Mbah Gewor.
Bukan bersikap seperti anak kecil, labil, dan berharap jasa pelet mahar setelah berhasil dari Mbah Gewor