opo tegese obah ngarep kobet mburi

 Obah Ngarep Kobet Mburi

opo tegese obah ngarep kobet mburi

Artinya: Bersusah dahulu, bersenang kemudian.

Apa yang telah menjadi janji hidup untuk mencapai kesejatian diri sudah terperinci bahwa semua kembali kepada diri sendiri. Pepatah bau tanah mengatakan, sebelum mengalahkan apapun maka harus mengalahkan diri sendiri.
Memanjakan diri dengan suguhan keringanan yang sering diberikan dengan mantra ajaib: “gimana entar saja” akan menciptakan insan semakin tidak peka dan tidak “sadar diri”.
Jika seseorang tidak mau mengakhiri secara sungguh-sungguh kemanjaan diri yang memabukan, maka sungguh tragis nanti kehidupan yang sesungguhnya.

Kesusahan yang dirasa bagi suatu kesungguh untuk mencapai kesejatian diri yaitu kesusahan fisik semata (materi). Jika seseorang berani mempertaruhkan diri, itu ibaratnya ia sedang menyusun kerikil demi kerikil untuk jalannya sendiri biar menjadi mulus.

Dalam kehidupan berumah tangga, “Obah Ngarep Kobet Mburi”, kata-kata saya akan selalu setia dalam untung dan malang, sehat dan sakit, hingga maut memisahkan kita.. Suatu pernyataan hidup yang menyatakan diri untuk senantiasa siap dalam kesusahan apapun untuk mencapai keluarga yang berkwalitas.
Masing-masing harus siap untuk suatu kesusahan yang semu, demi untuk saling membangun diri yang sejati.

Dalam korelasi orang bau tanah dan anak (Guru dan Murid), senantiasa akan mengajarkan kedisplinan bagi anak/murid, dan hal ini tentunya dapat dianggap sebaga suatu kesusahan yang membatasi semua “semau gue-nya” anak/murid. Maka kadang larangan bukanlah ditujukan untuk sebagai ajaran, tapi lebih menandakan bahwa anak/siswa belum bertumbuh atau belum mengerti.

Dalam korelasi keluarga dengan keluarga lain (bermasyarakat), kondisi susah dalam hal ini jangan dianggap bahwa kita berbuat menyusahkan orang lain itu benar adanya, hal itu sama sekali tidak sama.
Sesama penghuni kehidupan ini, hendaknya kita saling support untuk mencapai biar lebih baik dalam bermasyarakat. Mari kita tetap saling bergandeng tangan dalam menapaki kehidupan ini. Berat sama dipikul, bila ringan kita jangan bebankan/beratkan yang lain.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "opo tegese obah ngarep kobet mburi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel