Lima Cerita Faktual Bertemu Orang Yang Telah Meninggal

Lima Kisah Nyata Bertemu Orang yang Telah Meninggal Lima Kisah Nyata Bertemu Orang yang Telah Meninggal

MyMisteri Leony Li - Dalam kehidupan ini memang kebahagiaan selalu berafiliasi erat dengan kesedihan, bahkan juga dengan pertemuan yang niscaya akan berujung pada perpisahan sementara maupun selamanya. Ketika seseorang yang Anda cintai pergi untuk selamanya, apakah Anda pernah mencicipi sesekali waktu menyerupai mereka hadir di dekat Anda Sahabat MyMisteri?

Lima kisah ini akan mendorong Anda percaya serta menawarkan bertapa misterinya dunia ini. Berikut ini yakni beberapa orang yang menceritakan kisah hidupnya bertemu kembali dengan orang yang dicintainya yang telah meninggal, selain itu mereka juga mengalami bencana yang tak terlupakan ketika bersama dengan saudaranya pada ketika terakhir sebelum saudaranya meninggal.

01. Deanna Mottershead

Kisah pertama yakni dialami oleh seorang perempuan yang berjulukan Deanna Mottershead. Deanna yakni pensiunan manajer sebuah hotel dan sekarang tinggal dengan suaminya Alan yang berusia 83 tahun dan tinggal di Llandudno, North Wales.

Deanna menceritakan kejadian pada bulan Januari 1962 yang tak pernah dilupakannya ketika tunangannya Tony mengalami kecelakaan motor dan koma selama seminggu. Saat itu memang benar-benar meremukkan hati Deanna menjelang hari pernikahannya, beliau terus berada di samping daerah tidur Tony dan berharap tunangannya segera pulih.

Setelah beberapa hari kemudian ketika Deanna menggenggam tangannya, beliau mencicipi Tony meremas tangan Deanna dan seketika itu beliau yakin bahwa Tony akan sembuh. Deanna pun segera meninggalkan rumah sakit ingin segera mengabarkan kepada orang renta Tony.

Ketika berada di rumah orang renta Tony, telepon berdering pada pukul 15:15 waktu setempat dan itu yakni kabar dari rumah sakit yang menyampaikan bahwa Tony meninggal 15 menit yang lalu. Deanna pun menangis dengan sangat rapuh, demikian juga orang renta Tony.

Namun ada hal yang gila terjadi, jam dinding berhenti pada pukul 15:00, sempurna 15 menit yang kemudian ketika Tony menghembuskan nafas terakhirnya. Apakah ini kebetulan semata?

Ketika ayah Deanna terkena serangan jantung, suatu malam kesehatannya mulai stabil dan Deanna bersama ibunya pulang ke rumah. Beberapa ketika kemudian rumah sakit menelepon bila ayahnya telah tiada pada pukul 13:20, pada ketika itu juga, jam dinding di rumahnya berhenti pada jam yang sama.

Saat ibu Deanna meninggal di sebuah panti jompo, buru-buru perempuan ini melihat jam dinding di rumahnya, dan yang mengejutkan jam tersebut ternyata meledak, berhenti sempurna 18:00 ketika ibunya dikabarkan telah tiada.

02. Jan Hunter

Jan Hunter yakni pensiunan sebuah perusahaan di bidang IT dan sekarang menetap di Wareside. Wanita ini mempunyai pengalaman yang tak pernah terlupakan. Ketika besar di London, Jan mempunyai tetangga dengan panggilan dekat yakni Mr dan Mrs Strictly, mereka selalu menarik perhatian Jan alasannya yakni pakaian yang digunakan oleh Mr. Strictly.

Mereka yakni sepasang suami istri yang sudah menua dan selalu berpakain rapi, lebih tepatnya selalu formal. Bahkan Jan tidak pernah sekalipun melihat Mr Strictly berpakaian tanpa topi, apapun cuacanya laki-laki renta ini selalu menggunakan rompi, jaket, dan kemeja berkerah.

Suatu pagi ketika Jan sudah berusia 24 tahun, dirinya bergegas keluar dari mobilnya alasannya yakni melihat Mr. Strictly bangun di dekat gerbang, di tengah larinya Jan terhenti alasannya yakni yang dilihatnya dari Mr. Strictly tampak tak biasa.

Pria renta itu tidak lagi menggunakan topi dan rambut putihnya berkilau diterpa sinar matahari. Dengan menggunakan kemeja berlengan panjang yang digulung serta kerah yang terbuka kancingnya, Mr.Strictly tampak sangat bahagia.

Jan berpikir apa yang sudah dilakukan istrinya sehingga laki-laki tersebut berubah penampilan. Ketika Mr. Strictly akan berlalu, beliau sempat berbalik dan tersenyum sangat bahagia. Tiada pernah Jan melihat senyum menyerupai ini.

Esoknya Jan menceritakan apa yang gres dilihatnya ini kepada sahabatnya, kemudian terhenyak ketika disodori sebuah koran yang memuat isu bahwa Mr. Strictly telah meninggal 10 hari yang lalu.

03. Dorothy Moose

Dorothy Moose yakni pensiunan manajer pemasaran yang tinggal di Lancaster ini sekarang tinggal dengan dua anak dan cucunya, namun kenangan akan suami yang sangat dicintainya tak pernah usang.

Suaminya selalu merangkul Moose dengan lengannya setiap perempuan ini pulang dari perjalanan jauh, kemudian menyiapkan air hangat untuknya. Pernikahan yang senang dilaluinya bersama Ted selama kurang lebih 50 tahun. Namun Ted harus pergi untuk selamanya ketika kanker ginjal menutup usianya di ulang tahun ke-72.

Dua tahun sesudah Ted tiada, ketika Moose tidur sendirian, beliau merasa daerah tidurnya bergerak dan mencicipi seperti Ted merangkak tidur di sampingnya.

Dengan bunyi bergetar Moose bertanya, "Apakah kau Ted? Jika kau tiba lagi besok, saya berjanji tidak akan pergi" Beberapa hari Moose melalui malam-malam seolah Ted ada bersamanya, bahkan bisa mencicipi genggaman tangan Ted yang hangat, pernah juga Moose mendengar ada bunyi batuk di belakangnya menyerupai bagaimana Ted batuk.

Moose juga pernah mendapati Ted tidur di atas ranjangnya sambil tersenyum, terlihat sehat menyerupai ketika usianya masih 30 tahun. Kini Ted sudah berhenti tidak mengunjunginya lagi sesudah Moose merasa sudah hening dan nrimo atas kepergian Ted.

04. Penny Daniel

Penny Daniel yakni seorang konsultan administrasi dan sekarang menetap di Hassocks, Wes Sussex. Pada tahun 2001, masa-masa sulit menerpa kehidupan Penny, ayahnya meninggal sehari sesudah mengalami serangan jantung di usia 81 tahun.

Penny sangat merindukan ayahnya. Ketika usianya menginjak 43 tahun, Penny merasa pada titik terendah kehidupannya dan berbaring tidur dengan gelisah. Tiba-tiba telepon berdering, Penny segera berlari dan mengangkat telpon, ingin tau siapa yang menelponnya sepagi ini.

Dan Penny semakin heran, bunyi di ujung sana menyerupai sekali dengan ayahnya, George. "Penny, halo?" seolah bunyi itu memastikan apakah benar Penny yang mengangkat telponnya.

Penny begitu terguncang, lemas, dan sekuat tenaga membalas bunyi di seberang, namun telepon sudah ditutup. Penny kemudian tersadar bahwa hari ini yakni hari ulang tahunnya dan mungkin ayahnya tiba untuk memastikan bahwa Penny tak merasa sendirian. Perasaan takut kemudian berkembang menjadi perasaan hening yang menciptakan Penny tidur nyenyak.

05. Simon Bonner

Simon Bonner pernah bekerja sebagai seorang perawat dan sekarang tinggal bersama dengan dua anak perempuannya di Berkshire. Pada bulan Januari 1983, ayah Bonner meninggal. Beberapa ketika sesudah mendengar kabar tersebut anak Bonner tiba-tiba turun dari tangga, kebetulan anaknya ini sangat dekat dengan kakeknya.

Si kecil menyampaikan bahwa kakeknya gres saja tiba dan menyampaikan bahwa beliau akan pergi untuk waktu yang lama, maka dari itu si kakek meminta anak Bonner untuk menjaga ibunya.

Nicola, putri sulung Bonner, kemudian memeluk ibunya dan menghibur sang ibu menyerupai apa yang dikatakan kakeknya. Bonner tak bisa berkata-kata, hanya air mata yang menetes mengiringi banyak karangan bunga tiba sebagai bela sungkawa.

Bonner masih karam dalam murung dan suatu hari ketika beliau tidur dan memikirkan bagaimana beliau akan melewati hari tanpa ayahnya. Bonner tersentak ketika melihat ayahnya duduk di dekat kakinya, mengenakan setelan cokelat yang dulu dipakainya ketika Bonner menikah.

Kemudian beberapa ketika ketika Bonner masih termangu, sosok ayahnya memudar. Bonner yakin, ayahnya akan selalu mencintainya tanpa batas waktu.

Demikian kisah-kisah orang yang pernah berjumpa kembali dengan saudara atau orang tercinta yang telah meninggal. Walau terkadang sebuah kisah tidak sanggup dicernakan oleh nalar sehat, tapi apapun itu niscaya ada misteri dibaliknya Sahabat MyMisteri.

Sumber: dailymail.co.uk

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lima Cerita Faktual Bertemu Orang Yang Telah Meninggal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel