Epiphenomenalism adalah

Banyak orang yang menciptakan teori bermacam2 mengenai kesadaran atau consciousness.


Ada yang mengatakan andai kita menyadari apa yang anda lakukan, maka itulah yang dinamakan dengan kesadaran. Padahal pengakuan tersebut dapat terbantahkan lumayan dengan melulu satu kalimat tanya, "Jika si A membunuh orang beda dengan kesadaran penuh sebab membutuhkan imbalan dari jasa pembunuhan itu, apakah tersebut juga dinamakan kesadaran?"


Ada lagi yang menuliskan bahwa kesadaran itu ialah menyadari adanya kaitan antara anda dengan higher inteligence atau The Source, sebenarnya kaitan2 tersebut hanyalah sebatas khayalan yang tidak pernah dapat dibuktikan.


Jadi sebenarnya apakah yang dinamakan dengan kesadaran itu? Tidak terdapat jawaban yang tentu atas pertanyaan tersebut. Baik semua ilmuwan ataupun dukun2 digdaya mandraguna hanya dapat mengira2 pengertian apakah yang sangat tepat guna kata kesadaran itu.


Eksperimen dari Benyamin Libet memperlihatkan bahwa "sebuah keputusan dalam benak kita sudah dibuat sejumlah saat sebelum anda sendiri menyadari keputusan tersebut".


Inilah yang dinamakan dengan Epiphenomenalism, yaitu suatu teori dari filosofi benak yang mengaku bahwa kegiatan mental dalam pikiran tersebut terjadi sebab adanya kegiatan fisik dalam otak. Anggapan sekitar ini bahwa pikiran, rasa atau sensasi tersebut dapat menyerahkan reaksi secara jasmani sebetulnya hanyalah suatu ilusi belaka pada kasus2 tertentu. Sebagai contoh, rasa fobia atau rasa cinta bukanlah yang mengakibatkan jantung berdenyut semakin cepat sebab dua2nya hanyalah simptom fisiologis yang umum, tetapi diperkirakan besar bisa jadi ada faktor2 luar yang turut mempengaruhinya.
                       

0 Response to "Epiphenomenalism adalah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel