Bener Ketenger, Becik Ketitik, Ala Ketara

Bener Ketenger, Becik Ketitik, Ala Ketara

Artinya, bener ketenger (benar ditandai), becik ketitik (baik terbukti), ala ketara (buruk kelihatan sendiri). Peribahasa ini menjadi tawaran biar siapa saja tidak takut untuk berbuat baik. Meskipun awalnya belum tampak, pada saatnya nanti niscaya akan menemukan maknanya dan dihargai. Dan, manakala berbuat buruk, sepandai-pandainya menutupi, akibatnya akan tertangkap lembap juga.

Peribahasa ini mengingatkan bahwa semua perbuatan – baik yang benar, baik, mau pun buruk – akan memperoleh ganjaran yang setimpal. Misalnya, berbuat baik kepada orang lain dan telah usang ia tidak membalasnya, maka jangan sekali-kali mengeluh atau merasa kecewa. Sebab, tanggapan tersebut sanggup tiba dari mana saja. Bisa jadi tiba dari orang lain. Atau, jatuh kepada anak cucu kita.

Siapa pun yang memiliki niat jelek, sebaiknya mengurungkan niat tersebut. Artinya, jangan simpel melaksanakan perbuatan buruk, tercela, atau merugikan pihak lain. Di samping hanya akan menghasilkan dosa, kalau perbuatan buruk tersebut ketahuan, tentu akan menjadikan rasa aib yang tak terkira bagi pelakunya. Salah-salah, beliau pun selamanya akan dicap sebagai pencuri, tidak lagi dipercaya, dan setiap tindak tanduknya selalu dicurigai oleh masyarakat di lingkungannya.

0 Response to "Bener Ketenger, Becik Ketitik, Ala Ketara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel