Belajarlah Hidup Menyerupai Ini



Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar dan tidak tahu isi dalamnya...
Kita hanya melihat, wah.... pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya senang sekali...

Padahal ia sedang stress dan hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank.

Huaaa... pasangan bagus yang hadir di program reuni itu begitu serasi dan mempesona, mereka niscaya hidup serasi dan bahagia....
Padahal hidup mrk penuh dengan kebencian, saling menuduh, mengkhianati dan menyakiti, bahkan sudah dalam proses perceraian dan bagi harta...

Lihat cowok itu, lulusan Harvard dengan nilai cumlaude, niscaya gampang sanggup kerja, honor besar, hidupnya niscaya bahagia...
Padahal ia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum sanggup job baru...

Woww... Ibu muda itu, selalu ke pub clubbing dan diskotik, ia punya banyak waktu, tak perlu memusingkan kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, ia niscaya bahagia....
Padahal batinnya hampa dan kesepian, jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargai dan mengasihinya...

Lihat tetangga kita anaknya sudah besar2 semua, bapak ibunya sudah boleh santai dan tenang, mereka niscaya bahagia,
Namun kenyataannya orang bau tanah itu tak pernah sanggup tidur nyenyak, anak-anaknya tak berbakti, suka judi dan narkoba.

Sahabatku,
Seringkali kita selalu tertipu oleh keindahan di luar dan tidak tahu realita yang di dalam. Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua orang punya kisah duka. Begitulah hakekat hidup.

Janganlah bergosip perihal problem orang lain, sebetulnya siapapun tidak mau mengalami problem tp insan tak luput dr masalah.

Jangan mengeluh alasannya yaitu masalah. Hayatilah makna dibalik semua problem maka semua problem akan menciptakan hidup menjadi bermakna!

Jangan membandingkan hidupmu dengan orang lain, alasannya yaitu orang lain belum tentu lebih senang dari kita.

Jadi nikmatilah apa yang kita miliki ketika ini.


SUMBER


0 Response to "Belajarlah Hidup Menyerupai Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel