Menyimak Perjalanan Sejarah Tari Piring

Tarian unik yang satu ini sudah populer hampir di seluruh penjuru nusantara bahkan mungkin di mancanegara juga. Tari Piring atau yang dalam Bahasa Minangkabau dieja dengan sebutan Tari Piriang merupakan tarian tradisional yang berasal dari Solok, Sumatera Barat. Tarian apik ini memakai piring sebagai atraksi utama. Gerakan yang mengayun piring secara teratur akan memunculkan harmoni yang indah. Kelenturan penari yang membawa piring tanpa terjatuh tersebut merupakan keunikan sendiri yang ditawarkan tarian manis ini. Banyak di antara peminat yang bertanya-tanya mengapa piring. Jawabannya tentu harus dimulai dengan membedah sejarah Tari Piring itu sendiri.

Awal Mula Tari Piring

Konon kabarnya Tari Piring ini sudah ada semenjak ratusan tahun yang lalu. Bahkan ia berkembang pesat dikala Kerajaan Sriwijaya berkuasa di Sumatera. Setelah Sriwijaya lengser, Tarian Piring kemudian ikut dibawa hijrah rakyat Sriwijaya yang pindah ke daerah lain. Oleh lantaran itu, jangan heran jikalau di Malaysia maupun Brunei Darussalam, terdapat juga tarian piring meski dalam gerakan yang sedikit berbeda.

Jika dikaji, sejarah Tari Piring tak sanggup lepas dari watak orang-orang jaman dahulu yang gemar mengadakan persembahan kepada roh-roh atas keberhasilan panen yang mereka dapatkan. Sesaji yang hendak dipersembahkan ditaruh di atas piring yang melambangkan kemakmuran. Namun sehabis kerajaan Islam berkuasa di Minangkabau, tarian persembahan ini kemudian dirubah menjadi tarian untuk menghibur majelis termasuk pernikahan.

Dahulu tari ini memakai piring yang berisi makanan sebagai sesaji. Namun seiring perkembangannya, sekarang tari piring lebih sering dipentaskan dengan memakai piring yang kosong. Namun ada pula aneka macam variasi untuk mempercantik tarian dengan menambahkan lilin yang sedang menyala pada piring yang diayunkan dalam gerakan tari.

Varian lainnya ialah penari yang melaksanakan gerakan tarian di atas bab piring-piring yang telah pecah. Ajaib alasannya ialah penari tersebut menari dengan luwesnya tanpa terluka oleh tabrakan penggalan piring. Atraksi ini kemudian menjadi salah satu daya tarik si Tari Piring ini.

Musik Pengiring

Masih merunut pada sejarah tari piring, kita tak sanggup juga lepas dari perkembangan alat musik yang mengiringi tarian tersebut. Musik pengiring ini bukan sekedar penambah nilai estetika tarian tetapi juga sebagai penentu atau panduan bagi para penari dalam memilih gerak juga langkah tari piring yang ia bawakan. Dahulu, alat musik pengiring Tari Piring hanyalah rebana ataupun gong. Namun semakin berkembangnya waktu, sekarang Tari piring juga lazim diiringi dengan talempong, gendang, saluang dan masih banyak lagi lainnya.

0 Response to "Menyimak Perjalanan Sejarah Tari Piring"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel