Manfaat dan doa dzikir nabi musa ketika dikejar firaun

Manfaat doa dzikir  nabi musa ketika dikejar firaun

Manfaat dan doa dzikir nabi musa ketika dikejar firaun


Doa Nabi Musa - Dalam komputasi sejarah pengejaran duniawi Firaun dan pasukannya melawan nabi Musa akan berhasil. Karena kekuatan yang sangat besar, Firaun memiliki nabi Musa miskin. Di bagian belakang ada sejumlah Firaun sementara di hadapannya adalah lautan luas dan mendalam. Tidak perlu berlari lagi.

BACA JUGA : Bacaan Doa Agar Cepat Terkabul Permintaannya

Tapi apa yang tampak mustahil. Bagilah laut di depannya dan Nabi Musa dan pengikutnya bisa menyeberanh. Suatu peristiwa yang sulit untuk masuk akal, tapi untuk seorang Muslim sejati siap menerima. Karena segala sesuatu tidak berarti jika dikembalikan ke kekuatan Allah dan kehendak-Nya, itu semua masuk akal. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu karena.

Dalam sejarah para Nabi kita tahu bahwa ada suatu insiden yang sulit diterima akal, namun bagi seorang muslim sejati akan gampang menerimanya. Karena sesuatu apapun yang tidak masuk akal, kalau dikembalikan kepada kekuasaan Allah SWT dan kehendakNya, maka semua jadi masuk akal. Karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Karena itu dalam keadaan  sesulit apapun, mohonlah pemberian kepada Allah SWT. Jika Allah berkehendak, maka semua niscaya akan terjadi. Itulah yang terjadi dikala Nabi Musa di kejar-kejar tentara Fir’aun dan hingga pada lautan, beliaumemohon pemberian kepada Allah SWT dengan doa yang sangat mustajab yang juga diajarkan oleh Nabi kita Muhammad SAW. Dengan doa itu Allah berkenan membelah lautan sebagai jalan bagi Nabi Musa untuk berlari.

Allah berfirman kepada Musa AS untuk memukul tongkatnya ke air laut. Namun sesudah tiga kali, Nabi Musa memukulkan tongkatnya ke bahari ternyata tidak ada reaksi sama sekali. Nabi Musa pun berseru “Maha suci Engkau ya Allah….sesungguhnya fir’aun telah erat untuk membunuh kami” Dan tiba tiba Malaikat Jibril tiba dan berkata : ‘Wahai Musa sebelum engkau memukulkan tongkat itu ke laut, maka berdo’a lah engkau dengan kalimat :

الّلهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَإِلَيْكَ الْمُشْتَكَى وَأَنْتَ الْمُسْتَعَاُن وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

”ALLAHUMMA LAKAL HAMDU WA ILAIKAL MUSYTAKAA WA ANTAL MUSTA’AN WA LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADHIIM”
ALLAHUMMA LAKALHAMDU …. “Ya Allah, segala puji bagi-Mu”.

WA ILAIKAL MUSYTAKA …. “Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah”.

WA ANTAL MUSTA’AAN…. “Engkaulah daerah meminta pertolongan”

WA LAA HAWLA WALAA QUWWATA ‘ILLAA BILLAHIL’ALIYYIL’ADZHIM ……. “Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pemberian Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung”

Nabi Musa pun mengucapkan doa itu dan memukulkan tongkatnya kembali ke bahari merah, dan tiba tiba dasar bahari meninggi menjadi dangkal dari air bahari dan angin bertiup kencang sehingga membelah lautan merah.

Dalam sebuah riwayat yang  disampaikan Abdullah bin Mas’ud, ia berkata: ”Rasulullah saw bersabda: ”maukah kalian saya ajarkan beberapa kalimat yang telah diucapkan oleh Nabi Musa as dikala ia mengarungi lautan bersama Bani Isroil?”

Lalu kami berkata: ”tentu ya Rasulullah”

Nabi bersabda: ”ucapkanlah oleh kalian, ”ALLAHUMMA LAKAL HAMDU WA ILAIKAL MUSYTAKAA WA ANTAL MUSTA’AN WA LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADHIIM”

Syekh Al-A’masy berkata: ” maka saya tidak pernah meninggalkan kalimat do’a itu sejak saya mendengarnya dari saudara kandungku, ialah Al-Asadiy Al-kufiy, dan ia mendapatkan dari Sayyidina Abdullah ra.”

Syekh Al-A’masy berkata: ”telah tiba kepadaku AAt —sebangsa malaikat— ia berkata: ”wahai sulaiman tambahkan pada do’a tersebut dengan kalimat ini:

وَنَسْتَعِيْنُكَ عَلَى فَسَادٍ فِيْنَا وَنَسْأَلُكَ صَلاَحَ أَمْرِنَا كُلِّهِ

WA NASTA’INUKA ‘ALA FASAADI FIINA WA NAS’ALUKA SOLAAHA AMRINAA KULLIHI”

(dan kami memohon pertolongan-Mu atas kerusakan yang ada pada kami, dan kami memohon kepada-Mu kebaikan urusan kami seluruhnya).


Itulah doa dikala kepepet untuk menghadapi duduk kasus yang besar yang rasanya kita sendiri tidak mamapu meneyelesaikannnya. Semoga bermanfaat.   

0 Response to "Manfaat dan doa dzikir nabi musa ketika dikejar firaun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel